Cute Rocking Baby Monkey

Ikutin program dibawah ini, gak bakalan rugi,...

DbClix

Yuk,... Klik dibawah ini

Tampilkan postingan dengan label Dunia cowok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia cowok. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Januari 2012

Ironi seorang Pria

Seringkali kita mendengar pria lebih memilih untuk melajang lebih lama dengan alasan - alasan ekonomi. lebih spesifiknya mungkin punya rumah pribadi dulu, mobil mewah gaji puluhan juta, dan juga mengeluarkan uang ratusan juta hanya untuk sebuah pesta married. Picture Karenanya sebelum menikah para pria bekerja extra keras untuk mengumpulkan uang demi kemapanan ini tidak salah. Sudah selayaknya untuk punya kehidupan yang aman secara finansial saat berumah tangga dan memberikan kenyamanan bagi istri. Tapi pada saat kemapanan itu sudah dimiliki, ada situasi yang menjebak para pria saat seorang pria sudah begitu kaya, maka semua jenis wanita akan datang kepada dia menawarkan cinta. Tapi pada akhirnya semua menjadi buram, apakah mereka datang karena cinta ???????? ataukah mereka mencintai uang kita ???????? sampai akhirnya sesuatu yang buruk terjadi, hingga kita menyesal kenapa kita bisa menjadi begitu kaya. Picture Wanita mana yang tidak akan datang bila kamu begitu tampan, cerdas, kaya dan muda ? semua ingin merasakan new jaguar mu, tidur di atas tempur pedic mu, tinggal di pent house mu, dan juga berdampingan dengan pria berjas cavalli itu semua merupakan gambaran bahwa uang bisa memanipulasi perasaan dan parahnya itu adalah uangmu. Bila saat ini kamu memiliki mobil dan seorang pacar, kamu tidak akan pernah tahu. Apakah wanita ini masih mencintaimu kalo suatu saat kamu hanya naik sepeda motor butut ?? Bagaimana kalau kamu tak lagi mempunyai rumah pribadi dan hanya ada tempe di atas meja makan ?? Karena dia datang pada saat kamu bisa memberikan kenyamanan - kenyamanan finansial yang dia idam - idamkan . Cintakah yang kamu punya ??? TENTU SAJA BUKAN.... Kamu hanya memiliki wanita yang mencintai kenyamanan yang bisa kamu sediakan. Beruntunglah bagi pasangan yang telah menikah & mereka ber dua memulainya dari bawah. Mensyukuri mobil mereka, karena mereka berdua pernah merasakan panas hujan dengan sepeda motor. Menyenangi spring bed baru mereka karena mereka pernah berdua pernah tidur bersama di atas sebuah kasur busa kecil. Terharu dengan rumah pribadi mereka karena dulu mereka pernah tinggal hanya di sebuah kost Beruntunglah para pria yang memiliki wanita yang begitu mencintai mereka dan mendampingi di saat berjuang menuju kehidupan yang lebih baik Mulai hari ini belajarlah untuk menghargai wanita yang mencintai kamu apa adanya Kebanyakan pria malah meninggalkan wanita yang sudah menemani mereka sewaktu susah dan mencari istri yang lebih cantik dan lebih muda ketika sudah senang ataupun kaya bukalah mata kalian ... Jika kalian berpasangan sejak kalian masih muda, misalnya sejak SMA dan ketika sudah berjalan 5 - 6 tahun, wanita anda selalu menargetkan umur married yang mereka maksudkan harus sudah mapan dan selalu menanyakan kemampuan finansial anda untuk membelikan mereka tas hermes, mobil - mobil mewah, baju - baju mahal untuk masa yang akan datang. Pikirlah lagi. Sehingga hidup anda hanya penuh dengan obsesi untuk memenuhi tuntutan wanita anda tanpa memikirkan apakah dengan itu anda akan menjadi lebih baik di kemudian harinya, sehingga anda merasa harus memenuhi tuntutan itu karena wanita itu segala - segalanya buat anda, dan dunia rasanya runtuh kalau anda ditinggalkan olehnya. Apakah mereka itu hanya melihat kemampuan yang kita memberikan kenyamanan, atau usaha kita dalam berkerja untuk memberikan kepada mereka kenyamanan. Sebaiknya anda boleh berpikir ulang atas hubungan anda dengan wanita tersebut Nikahilah wanita yang ada di sisimu sekarang jika kalian merasa cocok dan tidak perlu menunda2 karena mengejar kekayaan dan kemapanan karena rejeki akan muncul sendiri jika kita berusaha dengan tekun dan keras. Kalau wanita itu menerima kamu apa adanya, walau dirimu belum mapan atau baru mulai maka hargailah dan dekaplah wanita itu, hingga maut memisahkan kalian berdua. Tambahan dari gua : Memang ga salah kalau pepatah bilang, "Kesetiaan tersulit seorang pria diuji ketika ia berada di titik puncak kehidupannya, sedangkan kesetiaan seorang wanita akan paling sahih diuji ketika kemapanan suaminya berada di titik nadir."

Jumat, 23 April 2010

Pria Lebih Menderita Karena Putus Cinta

Hubungan cinta tidak selamanya berjalan mulus. Ada yang sukses hingga ke jenjang pernikahan dan kemudian membuahkan anak. Namun lebih banyak Hubungan cinta yang berakhir prematur dengan kedua pihak kembali menjalankan kehidupan lajangnya masing-masing. Ada yang berakhir baik-baik dengan keduanya saling mengucapkan terima kasih dan masih menjadi teman dekat. Ada pula yang berakhir tidak baik dengan keduanya saling mengucapkan sumpah serapah dan berurai air mata. Bagaimanapun juga, hubungan cinta yang kandas pasti sedikit banyak menimbulkan penderitaan bagi pihak-pihak yang terlibat di dalamnya. Pihak mana sebenarnya yang
paling menderita akibat putus cinta?

Prialah yang sebenarnya paling menderita, menurut David Zinczenko, kolumnis majalah Men’s Health. Ia menolak anggapan umum bahwa Pria lebih tegar daripada wanita dalam menghadapi putusnya hubungan percintaan. Apa saja alasannya? Pria Menyembunyikan Perasaannya. Ketika seorang pria diputuskan oleh pasangannya, biasanya ia akan sesumbar: Biar saja, life still goes on. Caranya? 26% pria yang mengisi survei online Men’s Health melakukannya dengan minum-minum bersama teman-temannya. 36% pria akan menatap mantan pacarnya, tersenyum, dan mengucapkan terimakasih. Faktanya, kedua hal tersebut dilakukan pria untuk menutup-nutupi perasaannya. Ini adalah reaksi yang alamiah; gender pria dikondisikan masyarakat untuk tidak gampang menunjukkan perasaan, apalagi perasaan yang membuatnya terlihat lebih lemah. Namun represi ini juga berakibat sulitnya menghilangkan perasaan terluka, marah, atau sedih dari dirinya. Sebaliknya, wanita yang putus cinta biasanya langsung menangis (atau mengekspresikan emosinya) saat itu juga, dan wanita juga cenderung lebih to-the-point ketika mengakhiri hubungan cinta. Akhirnya mereka akan lebih cepat
menghilangkan perasaan-perasaan negatif itu dibandingkan pria.
Pria Punya Lebih Sedikit Teman Curhat. Salah satu alasan mengapa wanita lebih cepat pulih dari penderitaan pasca putus cinta daripada pria adalah karena wanita memiliki lebih banyak teman yang bisa diandalkan untuk bercerita. Penelitian menunjukkan bahwa pria mengandalkan hubungan cinta untuk mendapatkan kedekatan emosional dan dukungan sosial, sementara wanita bisa mendapatkan hal yang sama dengan keluarga dan teman sesama wanita. Begitu wanita mengalami putus cinta, ia akan bercerita kepada siapa saja, kalau perlu kepada orang yang tidak dikenal yang duduk di sebelahnya di bis umum, agar perasaannya bisa lebih enak. Pria, di sisi lain, cenderung lebih enggan membuka diri untuk soal ini. Mungkin baru beberapa bulan kemudian, ketika dalam keadaan setengah teler, baru ia berani bercerita kepada teman-teman prianya mengenai betapa inginnya ia kembali lagi dengan si mantan.

Pria Tidak Suka Memulai Dari Awal Lagi.
Setelah putus cinta, pada awalnya pria mungkin akan merasa semangat
membayangkan wanita-wanita yang akan ia kencani di masa depan. Namun
setelah kencan yang keempat, kesembilan, atau ketigabelas kalinya,
barulah ia sadar kalau dibutuhkan usaha keras dan waktu yang panjang
untuk sampai pada tingkat keintiman yang pernah ia alami bersama mantannya. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita lebih mampu menyesuaikan diri ketika hubungan berakhir karena sebelumnya mereka sudah memikirkan adanya kemungkinan itu, sementara pria biasanya lebih tidak siap dengan putus cinta. Perasaan nyaman secara emosional membuat pria merasa beruntung bisa memiliki seseorang seperti dia. Sayangnya, hal ini seringkali baru disadari ketika si dia sudah berubah status menjadi mantan pacar.

Gambaran Pacaran Pria Yang (Terlalu) Ideal.
Banyak kasus putus cinta merupakan reaksi sesaat atas apa yang dirasa sebagai kebosanan; bosan dengan aktivitas, pembicaraan, dan pertengkaran yang itu-itu saja. Kalau kembali melajang, pria mungkin merasa ia akan menjalani hidup yang lebih menarik; tanpa komitmen, bebas pergi ke mana saja, dan bebas bergaul dengan wanita-wanita yang bisa dijadikan pacar baru. Barulah ketika benar-benar melajang ia sadar bahwa hidupnya tidak menjadi seperti itu, bahkan sekarang waktunya tersita oleh pekerjaan. Ia pun kembali merindukan keintiman yang dia alami pada masa pacaran dulu. Penelitian menunjukkan bahwa wanita lebih tinggi skornya daripada pria dalam hal keintiman sosial, seksual, dan intelektual. Dan biasanya wanita juga lebih cepat menyadari bahwa keintiman adalah dasar dari hubungan yang tahan lama, dan bukannya sekedar variasi aktivitas.

Menurut Zinczenko pula, beberapa penelitian menunjukkan bahwa pria lebih rentan mengalami stres, depresi, dan kecemasan ketika putus cinta dibandingkan dengan wanita. Itu menurut dia. Bagaimana pendapat anda? Apakah anda memiliki pengalaman yang membenarkan atau menyangkal pendapat ini?

Posisi Tidur Ungkap Kepribadian Pria

TAK ada yang bisa diperhatikan lebih jauh posisi tidur seseorang. Sampai para peneliti aktivitas tidur mendapatkan petunjuk bagaimana posisi tidur tertentu mewakili kepribadian seorang pria.

Posisi tidur pasangan pria Anda dapat mengungkapkan petunjuk mengejutkan tentang kepribadiannya. Fakta ini seperti diungkap Cosmopolitan.

Tengkurap


Pria yang senang tidur dalam keadaan tengkurap adalah pria yang suka berada dalam kendali. "Kebutuhan itu tidak berhenti hanya karena dia tidur," kata Samuel Dunkell MD, penulis “Sleep Positions: The Night Language of the Body”. "Menutup ranjang dengan sebagian tubuhnya adalah cara dia untuk mengontrol wilayah tidurnya."

Untuk alasan yang sama, kebiasaan posisi tidur ini menunjukkan bahwa dia berkemauan keras. "Orang-orang ini biasanya terfokus dan berorientasi pada tujuan," kata Patti Wood, penulis “Success Signals: A Guide to Reading Body Language”.

Telentang

Tidur dalam posisi telentang menunjukkan bahwa dia merasa aman dan optimis. "Dia mengungkapkan zona rentan tubuhnya, sinyal bawah sadar bahwa ia sangat percaya diri," kata Wood.

Perhatikan posisi lengan dan tangannya. Jika ia meletakkannya di belakang kepala, kemungkinan ia memiliki rasa percaya diri tinggi. "Secara umum, orang yang tidur telentang memiliki pribadi yang sangat sosial dan suka menjadi pusat perhatian," kata Dr Dunkell. "Ketika mereka tidur, sifat ini ditunjukkannya karena mereka benar-benar ingin menonjolkan diri."

Tidur gelisah

Meskipun umum menggeser posisi tidur sepanjang malam—kebanyakan orang melakukannya sekira 35 kali—gerakan konstan menunjukkan pasangan Anda mengalami stres. Cari tahu apa yang harus dilakukan ketika stres membuatnya terjaga di malam hari.

"Ketika Anda berada di bawah tekanan, otak melepaskan hormon yang memicu respons perjuangan atau lari (dari masalah) dalam tidur Anda," kata Dr Dunkell. Biasanya masalah ini mereda dengan sendirinya, tetapi jika dia melaluinya dalam waktu cukup lama, kegiatan seperti olahraga dapat membantu mengatasi gejala dengan membantu tubuh melawan stres dan rileks.

Miring

Posisi tidur miring adalah posisi yang paling umum, dan pria yang tidur dengan cara ini cenderung santai dan cepat untuk berkompromi. "Itu pose yang paling fleksibel," papar Dr Dunkell.

Jika Anda melihat ia menarik lututnya, itu menunjukkan dia sensitif dan sangat membutuhkan kenyamanan. "Posisi tidur ini mengirimkan sinyal menenangkan ke seluruh tubuh," kata Dr Dunkell