<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895</id><updated>2012-02-07T11:17:57.755+07:00</updated><category term='Untuk Bumiku'/><category term='Dunia cowok'/><category term='all about love'/><category term='Dunia cewek'/><title type='text'>Ellis Maulana</title><subtitle type='html'>Hidup adalah  pilihan.
Dan setiap pilihan mengandung konsekwensi.
Kesanggupan kita terhadap konsekwensi itulah yang seharusnya 
menjadi pertimbangan saat hendak menentukan pilihan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>87</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-9156807028927178783</id><published>2012-02-07T11:17:00.002+07:00</published><updated>2012-02-07T11:17:57.766+07:00</updated><title type='text'>Dimana letak kebahagiaan ????</title><content type='html'>Konon pada suatu waktu, Tuhan memanggil tiga malaikatnya. Sambil memperlihatkan sesuatu Tuhan berkata, “Ini namanya Kebahagiaan. Ini sangat bernilai sekali. Ini dicari dan diperlukan oleh manusia. Simpanlah di suatu tempat supaya manusia sendiri yang menemukannya. Jangan ditempat yang terlalu mudah sebab nanti kebahagiaan ini disia-siakan. Tetapi jangan pula di tempat yang terlalu susah sehingga tidak bisa ditemukan oleh manusia. Dan yang penting, letakkan kebahagiaan itu di tempat yang bersih”.Setelah mendapat perintah tersebut, turunlah ketiga malaikat itu langsung ke bumi untuk meletakkan kebahagiaan tersebut. Tetapi dimana meletakkannya?Malaikat pertama mengusulkan, “Letakan dipuncak gunung yang tinggi”.Tetapi para malaikat yang lain kurang setuju.Lalu malaikat kedua berkata, “Latakkan di dasar samudera”.Usul itupun kurang disepakati.Akhirnya malaikat ketiga membisikkan usulnya. Ketiga malaikat langsung sepakat. Malam itu juga ketika semua orang sedang tidur, ketiga malaikat itu meletakkan kebahagiaan di tempat yang dibisikkan tadi.Sejak hari itu kebahagiaan untuk manusia tersimpan rapi di tempat itu. Rupanya tempat itu cukup susah ditemukan. Dari hari ke hari, tahun ke tahun, kita terus mencari kebahagiaan. Kita semua ingin menemukan kebahagiaan.Kita ingin merasa bahagia. Tapi dimana mencarinya?Ada yang mencari kebahagiaan sambil berwisata ke gunung, ada yang mencari di pantai, Ada yang mencari ditempat yang sunyi, ada yang mencari ditempat yang ramai. Kita mencari rasa bahagia di sana-sini: di pertokoan, di restoran, ditempat ibadah, di kolam renang, di lapangan olah raga, di bioskop, di layar televisi, di kantor, dan lainnya. Ada pula yang mencari kebahagiaan dengan kerja keras, sebaliknya ada pula yang bermalas-malasan. Ada yang ingin merasa bahagia dengan mencari pacar, ada yang mencari gelar, ada yang menciptakan lagu, ada yang mengarang buku, dll.Pokoknya semua orang ingin menemukan kebahagiaan. Pernikahan misalnya, selalu dihubungkan dengan kebahagiaan. Orang seakan-akan beranggapan bahwa jika belum menikah berarti belum bahagia. Padahal semua orang juga tahu bahwa menikah tidaklah identik dengan bahagia.Juga kekayaan sering dihubungkan dengan kebahagiaan. Alangkah bahagianya kalu aku punya ini atau itu, pikir kita. Tetapi kemudian ketika kita sudah memilikinya, kita tahu bahwa benda tersebut tidak memberi kebahagiaan.Kita ingin menemukan kebahagiaan. Kebahagiaan itu diletakkan oleh tiga malaikat secara rapi. Dimana mereka meletakkannya? Bukan dipuncak gunung seperti diusulkan oleh malaikat pertama. Bukan  didasar samudera seperti usulan malaikat kedua. Melainkan di tempat yang dibisikkan oleh malaikat ketiga.Dimanakah tempatnya?Saya menuliskan sepenggal kisah perjalanan hidup saya untuk berbagi rasa dengan teman-teman semua, bahwa untuk mendapatkan kesuksesan dan kebahagiaan itu tidaklah mudah. Perlu perjuangan. Ibarat sebuah berlian, dimana untuk mendapatkan kilauan yang cemerlang, harus terus diasah dan ditempa sehingga kemilauan yang dihasilkan terpancar dari dalamnya.Begitu juga hidup ini.Kita harus rendah hati.Seringkali kita merasa minder dengan keberadaan diri kita.Sering kali kita berkata, ach… gue mah belum jadi orang.Tinggal aja masih ama ortu, ngontrak, TMI dll.Kita harus ingat, bahwa yang menentukan masa depan kita adalah Tuhan.Dan kita harus menyadari bahwa jalan Tuhan bukan jalan kita.Tuhan akan membuat semuanya INDAH pada waktunya.Jika menurut buku ada 7 faktor (mental, spiritual, pribadi, keluarga, karir, keuangan dan fisik) yang menentukan sukses seseorang, mengapa tidak kita coba untuk mencapainya semua itu?Setelah kita mencapainya, bagaimana kita membuat ke-7 faktor tersebut menjadi seimbang?Yang penting disini adalah hikmat.Barangsiapa yang bijaksana dapat mencapai kebahagiaan dan kesuksesan di dalam hidup ini.Oh ya…, dimanakah para malaikat menyimpan kebahagiaan itu?DI HATI YANG BERSIH.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-9156807028927178783?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/9156807028927178783/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/02/dimana-letak-kebahagiaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/9156807028927178783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/9156807028927178783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/02/dimana-letak-kebahagiaan.html' title='Dimana letak kebahagiaan ????'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-3839089865643066885</id><published>2012-02-07T10:34:00.000+07:00</published><updated>2012-02-07T10:34:13.596+07:00</updated><title type='text'>Hidup adalah Pilihan</title><content type='html'>Sebuah kisah yg Indah.. Jerry adalah seorang manager restoran di Amerika. Dia selalu dalam semangat yang baik dan selalu punya hal positif untuk dikatakan. Jika seseorang bertanya kepadanya tentang apa yang sedang dia kerjakan, dia akan selalu menjawab, ” Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar!”  Banyak pelayan di restorannya keluar jika Jerry pindah kerja, sehingga mereka dapat tetap mengikutinya dari satu restoran ke restoran yang lain.Alasan mengapa para pelayan restoran tersebut keluar mengikuti Jerry adalah karena sikapnya.  Jerry adalah seorang motivator alami. jika karyawannya sedang mengalami hari yang buruk, dia selalu ada di sana , memberitahu karyawan tersebut bagaimana melihat sisi positif dari situasi yang tengah dialamai.  Melihat gaya tersebut benar-benar membuat aku penasaran, jadi suatu hari aku temui Jerry dan bertanya padanya, “Aku tidak mengerti! Tidak mungkin seseorang menjadi orang yang berpikiran positif sepanjang waktu.  Bagaimana kamu dapat melakukannya? ” Jerry menjawab, “Tiap pagi aku bangun dan berkata pada diriku, aku punya dua pilihan hari ini. Aku dapat memilih untuk ada di dalam suasana yang baik atau memilih dalam suasana yang jelek. Aku selalu memilih dalam suasana yang baik.Tiap kali sesuatu terjadi, aku dapat memilih untuk menjadi korban atau aku belajar dari kejadian itu. Aku selalu memilih belajar dari hal itu. Setiap ada sesorang menyampaikan keluhan, aku dapat memilih untuk menerima keluhan mereka atau aku dapat mengambil sisi positifnya.. Aku selalu memilih sisi positifnya.”  “Tetapi tidak selalu semudah itu,” protesku. “Ya, memang begitu,” kata Jerry, “Hidup adalah sebuah pilihan. Saat kamu membuang seluruh masalah, setiap keadaan adalah sebuah pilihan. Kamu memilih bagaimana bereaksi terhadap semua keadaan. Kamu memilih bagaimana orang-orang disekelilingmu terpengaruh oleh keadaanmu. Kamu memilih untuk ada dalam keadaan yang baik atau buruk. Itu adalah pilihanmu, bagaimana kamu hidup.”Beberapa tahun kemudian, aku dengar Jerry mengalami musibah yang tak pernah terpikirkan terjadi dalam bisnis restoran: membiarkan pintu belakang tidak terkunci pada suatu pagi dan dirampok oleh tiga orang bersenjata. Saat mencoba membuka brankas, tangannya gemetaran karena gugup dan salah memutar nomor kombinasi. Para perampok panik dan menembaknya. Untungnya, Jerry cepat ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit.Setelah menjalani operasi selama 18 jam dan seminggu perawatan intensif, Jerry dapat meninggalkan rumah sakit dengan beberapa bagian peluru masih berada di dalam tubuhnya. Aku melihat Jerry enam bulan setelah musibah tersebut.  Saat aku tanya Jerry bagaimana keadaannya, dia menjawab, “Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar. Mau melihat bekas luka-lukaku? ” Aku menunduk untuk melihat luka-lukanya, tetapi aku masih juga bertanya apa yang dia pikirkan saat terjadinya perampokan.  “Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah bahwa aku harus mengunci pintu belakang,” jawab Jerry.“Kemudian setelah mereka menembak dan aku tergeletak di lantai, aku ingat bahwa aku punya dua pilihan: aku dapat memilih untuk hidup atau mati. Aku memilih untuk hidup.”  “Apakah kamu tidak takut?” tanyaku. Jerry melanjutkan, ” Para ahli medisnya hebat. Mereka terus berkata bahwa aku akan sembuh.Tapi saat mereka mendorongku ke ruang gawat darurat dan melihat ekspresi wajah para dokter dan suster aku jadi takut. Mata mereka berkata ‘Orang ini akan mati’. Aku tahu aku harus mengambil tindakan.”  “Apa yang kamu lakukan?” tanya saya. “Disana ada suster gemuk yang bertanya padaku,” kata Jerry. “Dia bertanya apakah aku punya alergi. ‘Ya’ jawabku..Para dokter dan suster berhenti bekerja dan mereka menunggu jawabanku. Aku menarik nafas dalam-dalam dan berteriak, ‘Peluru!’ Ditengah tertawa mereka aku katakan, ‘ Aku memilih untuk hidup. Tolong aku dioperasi sebagai orang hidup, bukan orang mati’.”  Jerry dapat hidup karena keahlian para dokter, tetapi juga karena sikap hidupnya yang mengagumkan.Aku belajar dari dia bahwa tiap hari kamu dapat memilih apakah kamu akan menikmati hidupmu atau membencinya.  Satu hal yang benar-benar milikmu yang tidak bisa dikontrol oleh orang lain adalah sikap hidupmu, sehingga jika kamu bisa mengendalikannya dan segala hal dalam hidup akan jadi lebih mudah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-3839089865643066885?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/3839089865643066885/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/02/hiup-adalah-pilihan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/3839089865643066885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/3839089865643066885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/02/hiup-adalah-pilihan.html' title='Hidup adalah Pilihan'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-1496188695991465844</id><published>2012-02-07T10:30:00.002+07:00</published><updated>2012-02-07T10:30:15.082+07:00</updated><title type='text'>Duri Bunga Mawar</title><content type='html'>Suatu ketika, ada seseorang pemuda yang mempunyai sebuah bibit mawar. Ia ingin sekali menanam mawar itu di kebun belakang rumahnya. Pupuk dan sekop kecil telah disiapkan. Bergegas, disiapkannya pula pot kecil tempat mawar itu akan tumbuh berkembang. Dipilihnya pot yang terbaik, dan diletakkan pot itu di sudut yang cukup mendapat sinar matahari. Ia berharap, bibit ini dapat tumbuh dengan sempurna.Disiraminya bibit mawar itu setiap hari. Dengan tekun, dirawatnya pohon itu. Tak lupa, jika ada rumput yang menganggu, segera disianginya agar terhindar dari kekurangan makanan. Beberapa waktu kemudian, mulailah tumbuh kuncup bunga itu. Kelopaknya tampak mulai merekah, walau warnanya belum terlihat sempurna. Pemuda ini pun senang, kerja kerasnya mulai membuahkan hasil. Diselidikinya bunga itu dengan hati-hati. Ia tampak heran, sebab tumbuh pula duri-duri kecil yang menutupi tangkai-tangkainya. Ia menyesalkan mengapa duri-duri tajam itu muncul bersamaan dengan merekahnya bunga yang indah ini. Tentu, duri-duri itu akan menganggu keindahan mawar-mawar miliknya.Sang pemuda tampak bergumam dalam hati, “Mengapa dari bunga seindah ini, tumbuh banyak sekali duri yang tajam? Tentu hal ini akan menyulitkanku untuk merawatnya nanti. Setiap kali kurapihkan, selalu saja tanganku terluka. Selalu saja ada ada bagian dari kulitku yang tergores. Ah pekerjaan ini hanya membuatku sakit. Aku tak akan membiarkan tanganku berdarah karena duri-duri penganggu ini.”Lama kelamaan, pemuda ini tampak enggan untuk memperhatikan mawar miliknya. Ia mulai tak peduli. Mawar itu tak pernah disirami lagi setiap pagi dan petang. Dibiarkannya rumput-rumput yang menganggu pertumbuhan mawar itu. Kelopaknya yang dahulu mulai merekah, kini tampak merona sayu. Daun-daun yang tumbuh di setiap tangkai pun mulai jatuh satu-persatu. Akhirnya, sebelum berkembang dengan sempurna, bunga itu pun meranggas dan layu.Jiwa manusia, adalah juga seperti kisah tadi. Di dalam setiap jiwa, selalu ada ‘mawar’ yang tertanam. Tuhan yang menitipkannya kepada kita untuk dirawat. Tuhan lah yang meletakkan kemuliaan itu di setiap kalbu kita. Layaknya taman-taman berbunga, sesungguhnya di dalam jiwa kita, juga ada tunas mawar dan duri yang akan merekah.Namun sayang, banyak dari kita yang hanya melihat “duri” yang tumbuh. Banyak dari kita yang hanya melihat sisi buruk dari kita yang akan berkembang. Kita sering menolak keberadaan kita sendiri. Kita kerap kecewa dengan diri kita dan tak mau menerimanya. Kita berpikir bahwa hanya hal-hal yang melukai yang akan tumbuh dari kita. Kita menolak untuk menyirami” hal-hal baik yang sebenarnya telah ada. Dan akhirnya, kita kembali kecewa, kita tak pernah memahami potensi yang kita miliki.Banyak orang yang tak menyangka, mereka juga sebenarnya memiliki mawar yang indah di dalam jiwa. Banyak orang yang tak menyadari, adanya mawar itu. Kita, kerap disibukkan dengan duri-duri kelemahan diri dan onak-onak kepesimisan dalam hati ini. Orang lain lah yang kadang harus menunjukannya.Jika kita bisa menemukan “mawar-mawar” indah yang tumbuh dalam jiwa itu, kita akan dapat mengabaikan duri-duri yang muncul. Kita, akan terpacu untuk membuatnya akan membuatnya merekah, dan terus merekah hingga berpuluh-puluh tunas baru akan muncul. Pada setiap tunas itu, akan berbuah tunas-tunas kebahagiaan, ketenangan, kedamaian, yang akan memenuhi taman-taman jiwa kita. Kenikmatan yang terindah adalah saat kita berhasil untuk menunjukkan diri kita tentang mawar-mawar itu, dan mengabaikan duri-duri yang muncul.Semerbak harumnya akan menghiasi hari-hari kita. Aroma keindahan yang ditawarkannya, adalah layaknya ketenangan air telaga yang menenangkan keruwetan hati. Mari, kita temukan “mawar-mawar” ketenangan, kebahagiaan, kedamaian itu dalam jiwa-jiwa kita. Mungkin, ya, mungkin, kita akan juga berjumpa dengan onak dan duri, tapi janganlah itu membuat kita berputus asa. Mungkin, tangan-tangan kita akan tergores dan terluka, tapi janganlah itu membuat kita bersedih nestapa.Biarkan mawar-mawar indah itu merekah dalam hatimu. Biarkan kelopaknya memancarkan cahaya kemuliaan-Nya. Biarkan tangkai-tangkainya memegang teguh harapan dan impianmu. Biarkan putik-putik yang dikandungnya menjadi bibit dan benih kebahagiaan baru bagimu. Sebarkan tunas-tunas itu kepada setiap orang yang kita temui, dan biarkan mereka juga menemukan keindahan mawar-mawar lain dalam jiwa mereka. Sampaikan salam-salam itu, agar kita dapat menuai bibit-bibit mawar cinta itu kepada setiap orang, dan menumbuh-kembangkannya di dalam taman-taman hati kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-1496188695991465844?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/1496188695991465844/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/02/duri-bunga-mawar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/1496188695991465844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/1496188695991465844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/02/duri-bunga-mawar.html' title='Duri Bunga Mawar'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-5958913285312975481</id><published>2012-02-07T10:23:00.001+07:00</published><updated>2012-02-07T10:23:55.301+07:00</updated><title type='text'>Mari Motivasi diri</title><content type='html'>Cita-cita atau tujuan hidup ini hanya bisa diraih jika anda memiliki motivasi yang kuat dalam diri anda. Tanpa motivasi apapun, sulit sekali anda menggapai apa yang anda cita-citakan. Tapi tak dapat dipungkiri, memang cukup sulit membangun motivasi di dalam diri sendiri. Bahkan mungkin anda tidak tahu pasti bagaimana cara membangun motivasi di dalam diri sendiri. Padahal sesungguhnya banyak hal yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan motivasi tersebut.Caranya? coba simak tips berikut ini:1. Ciptakan sensasiCiptakan sesuatu yang dapat “membangunkan” dan membangkitkan gairah anda saat pagi menjelang. Misalnya, anda berpikir esok hari harus mendapatkan keuntungan 1 milyar rupiah. Walau kedengarannya mustahil, tapi sensasi ini kadang memacu semangat anda untuk berkarya lebih baik lagi melebihi apa yang sudah anda lakukan kemarin.2. Kembangkan terus tujuan andaJangan pernah terpaku pada satu tujuan yang sederhana. Tujuan hidup yang terlalu sederhana membuat anda tidak memiliki kekuatan lebih. Padahal untuk meraih sesuatu anda memerlukan tantangan yang lebih besar, untuk mengerahkan kekuatan anda yang sebenarnya. Tujuan hidup yang besar akan membangkitkan motivasi dan kekuatan tersendiri dalam hidup anda.3. Tetapkan saat kematianAnda perlu memikirkan saat kematian meskipun gejala ke arah itu tidak dapat diprediksikan. Membayangkan saat-saat terakhir dalam hidup ini sesungguhnya merupakan saat-saat yang sangat sensasional. Anda dapat membayangkan ‘flash back’ dalam kehidupan anda. Sejak anda menjalani masa kanak-kanak, remaja, hingga tampil sebagai pribadi yang dewasa dan mandiri. Jika anda membayangkan ‘ajal’ anda sudah dekat, akan memotivasi anda untuk berbuat lebih banyak lagi selama hidup anda.4. Tinggalkan teman yang tidak perluJangan ragu untuk meninggalkan teman-teman yang tidak dapat mendorong anda mencapai tujuan. Sebab, siapapun teman anda, seharusnya mampu membawa anda pada perubahan yang lebih baik. Ketahuilah bergaul dengan orang-orang yang optimis akan membuat anda berpikir optimis pula. Bersama mereka hidup ini terasa lebih menyenangkan dan penuh motivasi.5. Hampiri bayangan ketakutanSaat anda dibayang-bayangi kecemasan dan ketakutan, jangan melarikan diri dari bayangan tersebut. Misalnya selama ini anda takut akan menghadapi masa depan yang buruk. Datang dan nikmati rasa takut anda dengan mencoba mengatasinya. Saat anda berhasil mengatasi rasa takut, saat itu anda telah berhasil meningkatkan keyakinan diri bahwa anda mampu mencapai hidup yang lebih baik.6. Ucapkan “selamat datang” pada setiap masalahJalan untuk mencapai tujuan tidak selamanya semulus jalan tol. Suatu saat anda akan menghadapi jalan terjal, menanjak dan penuh bebatuan. Jangan memutar arah untuk mengambil jalan pintas. Hadapi terus jalan tersebut dan pikirkan cara terbaik untuk bisa melewatinya. Jika anda memandang masalah sebagai sesuatu yang mengerikan, anda akan semakin sulit termotivasi. Sebaliknya bila anda selalu siap menghadapi setiap masalah, anda seakan memiliki energi dan semangat berlebih untuk mencapai tujuan anda.7. Mulailah dengan rasa senangJangan pernah merasa terbebani dengan tujuan hidup anda. Coba nikmati hidup dan jalan yang anda tempuh. Jika sejak awal anda sudah merasa ‘tidak suka’ rasanya motivasi hidup tidak akan pernah anda miliki.8. Berlatih dengan kerasTidak bisa tidak, anda harus berlatih terus bila ingin mendapatkan hasil terbaik. Pada dasarnya tidak ada yang tidak dapat anda raih jika anda terus berusaha keras. Semakin giat berlatih semakin mudah pula mengatasi setiap kesulitan.Kesimpulan:Motivasi dapat menumbuhkan semangat dalam mencapai tujuan. Motivasi yang kuat di dalam diri, kita akan memiliki apresiasi dan penghargaan yang tinggi terhadap diri dan hidup ini. Sehingga kita tidak akan ragu untuk melangkah ke depan, yaitu mencapai visi hidup kita.Salam Sukses !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-5958913285312975481?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/5958913285312975481/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/02/mari-motivasi-diri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/5958913285312975481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/5958913285312975481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/02/mari-motivasi-diri.html' title='Mari Motivasi diri'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-2889532689470319650</id><published>2012-01-06T14:19:00.002+07:00</published><updated>2012-01-06T14:19:59.176+07:00</updated><title type='text'>Sukses Berkat Kekuatan Imajinasi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pembaca, jangan meremehkan imajinasi. Imajinasi bukanlah gambaran kosong atau angan-angan tanpa isi. Sejarah telah membuktikan banyak tokoh terkenal menjadi besar berkat imajinasinya yang luar biasa. Imajinasi ternyata mempunyai kekuatan. Albert Einstein pernah mengatakan, “Energi mengikuti imajinasi”. Tentu saja, Einstein serius dengan ucapannya. Apalagi Einstein mengamini hukum kekekalan energi. Dia sendiri mengaku telah membuktikannya saat dia ditanya bagaimana dia mampu menghasilkan begitu banyak teori spektakuler, dia menjawab imajinasinyalah yang menjadi salah satu bahan bakar dari idenya itu. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lantas, bagaimanakah imajinasi yang dihasilkan pikiran kita bekerja?Pada prinsipnya, perlu Anda sadari, pikiran kita adalah sebuah&lt;br /&gt;magnet yang luar biasa. Pikiran kita mampu menjadi otopilot atas apa yang ingin kita wujudkan, yang kita cita-citakan bahkan yang sekadar kita imajinasikan. &lt;span id="more-59"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap orang boleh mempunyai mimpi akan masa depan. Mimpi menjadi seorang penulis hebat, misalnya, atau menjadi sastrawan, insinyur, dokter, dan sebagainya. Dalam perwujudan mimpi inilah kekuatan imajinasi berperan. Sekali kita merencanakan dan mematrikan imajinasi dalam pikiran kita, fisik kita pun mulai mencari jalan bagaimana merealisasikan apa yang sudah kita pikirkan.&lt;br /&gt;Untuk mudahnya, pembaca, ada dua kisah tentang kekuatan imajinasi yang ingin saya ceritakan di sini. Pertama, kisah hidup Mayor James Nesmeth, seorang tentara yang doyan main golf. Dia begitu tergila-gila dengan golf. Tapi sayang sekali, sebelum menikmati kesempatan itu, dia ditugaskan ke Vietnam Utara. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sungguh sial, saat di Vietnam dia ditangkap oleh tentara musuh dan dijebloskan ke penjara yang pengap dan sempit. Dia tidak diberi kesempatan untuk berinteraksi dengan siapa pun. Situasi pengap, kosong, dan beku itu sungguh menjadi siksaan fisik dan mental yang meletihkan baginya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untungnya, Nesmeth sadar dirinya harus menjaga pikirannya agar tidak sinting. Dia mulai berlatih mental. Setiap hari, dengan&lt;br /&gt;imajinasinya, dia membayangkan dirinya berada di padang golf yang indah dan memainkan golf 18 hole. Dia berimajinasi secara detail. Dia melakukannya rata-rata empat jam sehari selama tujuh tahun. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lantas, tujuh tahun kemudian, dia pun dibebaskan dari penjara. Namun, ada yang menarik saat dia mulai bermain golf kembali untuk&lt;br /&gt;pertama kalinya. Ternyata, Mayor James Nesmeth mampu mengurangi rata-rata 20 pukulan dari permainannya dulu. Orang-orang pun bertanya kepada siapa dia berlatih. Tentu saja, tidak dengan siapa pun. Yang jelas, dia hanya bermain dengan imajinasinya. Tetapi, ternyata itu berdampak pada hasil kemampuannya. Nah, inilah kekuatan imajinasi itu. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kisah kedua adalah cerita tentang Tara Holland, seorang gadis yang bermimpi menjadi Miss America sejak kecil. Pada 1994, dia berusaha menjajaki menjadi Miss Florida. Sayangnya, dia hanya menyabet runner-up pertama. Tahun berikutnya dia mencoba, tapi lagi-lagi hanya di posisi yang sama. Hati kecilnya mulai membisikkan dirinya untuk berhenti. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bulatkan tekad &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi, dia bangkit dan membulatkan tekadnya lagi. Dia pindah ke negara bagian lain, Kansas. Pada 1997, dia terpilih menjadi Miss&lt;br /&gt;Kansas. Dan di tahun yang sama, dia berhasil menjadi Miss America! Yang menarik, adalah saat Tara diwawancarai setelah kemenangannya, Tara menceritakan bagaimana dia sudah ingin menyerah setelah dua kali kalah di Florida. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi, tekadnya sudah bulat. Selama beberapa tahun kemudian, dia membeli video dan semua bahan yang bisa dipelajari tentang Miss Pagent, Miss Universe, Miss America, dan sebagainya. Dia melihatnya berkali-kali. Setiap kali melihat para diva meraih penghargaan tertinggi, Tara membayangkan dirinyalah yang menjadi pemenangnya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Satu lagi yang menarik dari wawancaranya adalah saat dia ditanya apakah dia merasa canggung saat berjalan di atas karpet merah. Dengan mantap, Tara Holland menjawab, “Tidak sama sekali. Anda mesti tahu saya sudah ribuan kali berjalan di atas panggung itu.” &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang reporter menyela dan bertanya bagaimana mungkin dia sudah berjalan ribuan kali di panggung, sementara dia baru pertama kalinya mengikuti kontes. Tara menjawab, “Saya sudah berjalan ribuan kali di panggung itu…dalam pikiran saya.” &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pembaca, dua kisah nyata di atas menceritakan tentang kekuatan imajinasi. Kita memujudkan apa yang kita lihat dalam pikiran kita.&lt;br /&gt;Imajinasi adalah energi. Energi yang kalau diolah terus-menerus akan mewujud dalam apa yang kita imajinasikan itu. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kekuasaan boleh memenjarakan fisik, membungkam mulut, tetapi sama sekali tidak bisa memasung imajinasi kita. Dengan kekuatan&lt;br /&gt;imajinasi, masa depan akan menjadi milik kita sesuai yang kita cita-citakan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan imajinasi, kita bisa menjadi tuan atas takdir kita, I am the master of my fate. Stephen Covey dalam 7 Habits mengatakan kita membuat kreasi mental lebih dulu sebelum kreasi fisiknya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semakin kuat gambaran mental yang kita miliki, semakin besar energi yang kita miliki untuk mewujudkannya. Sebaliknya, jika kita terlalu banyak membayangkan yang buruk dan negatif, kita menarik energi negatif dan kita semakin ter-demotivasi untuk meraihnya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pepatah Latin mengatakan, Fortis imaginatio generat casum, artinya imajinasi yang jelas menghasilkan kenyataan. Dengan demikian, jangan sia-siakan kekuatan imajinasi dalam diri kita. Imajinasi mampu menjadi kendaraan kita menuju apa saja yang kita mimpi dan cita-citakan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Imajinasi akan mengumpulkan seluruh energi kita untuk mewujudkannya. Dalam aplikasi sehari-hari, dengan imajinasi, kita membayangkan hal-hal positif yang akan kita lakukan dan membayangkan hal-hal positif yang akan terjadi. Betapa kita akan melihat langkah dan tindakan kita mulai mengarah pada apa yang kita bayangkan. Dan…the dreams will come true! &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-2889532689470319650?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/2889532689470319650/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/sukses-berkat-kekuatan-imajinasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/2889532689470319650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/2889532689470319650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/sukses-berkat-kekuatan-imajinasi.html' title='Sukses Berkat Kekuatan Imajinasi'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-6155914169157082372</id><published>2012-01-06T14:00:00.000+07:00</published><updated>2012-01-06T14:00:05.867+07:00</updated><title type='text'>Kebiasaan yang Diulang</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt;&lt;a href="http://ceritayangmemotivasi.blogspot.com/2009/10/kebiasaan-yang-diulang.html"&gt;Kebiasaan yang Diulang&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di Tiongkok pada zaman dahulu kala, hidup seorang panglima perang yang terkenal karena memiliki keahlian memanah yang tiada tandingannya. Suatu hari, sang panglima ingin memperlihatkan keahliannya memanah kepada rakyat. Lalu diperintahkan kepada prajurit bawahannya agar menyiapkan papan sasaran serta 100 buah anak panah. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah semuanya siap, kemudian Sang Panglima memasuki lapangan dengan penuh percaya diri, lengkap dengan perangkat memanah di tangannya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Panglima mulai menarik busur dan melepas satu persatu anak panah itu ke arah sasaran. Rakyat bersorak sorai menyaksikan kehebatan anak panah yang melesat! Sungguh luar biasa! Seratus kali anak panah dilepas, 100 anak panah tepat mengenai sasaran. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Dengan wajah berseri-seri penuh kebanggaan, panglima berucap, "Rakyatku, lihatlah panglimamu! Saat ini, keahlian memanahku tidak ada tandingannya. Bagaimana pendapat kalian?" &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di antara kata-kata pujian yang diucapkan oleh banyak orang, tiba-tiba seorang tua penjual minyak menyelutuk, "Panglima memang hebat ! Tetapi, itu hanya keahlian yang didapat dari kebiasaan yang terlatih." &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sontak panglima dan seluruh yang hadir memandang dengan tercengang dan bertanya-tanya, apa maksud perkataan orang tua penjual minyak itu. Tukang minyak menjawab, "Tunggu sebentar!" Sambil beranjak dari tempatnya, dia mengambil sebuah uang koin Tiongkok kuno yang berlubang di tengahnya. Koin itu diletakkan di atas mulut botol guci minyak yang kosong. Dengan penuh keyakinan, si penjual minyak mengambil gayung penuh berisi minyak, dan kemudian menuangkan dari atas melalui lubang kecil di tengah koin tadi sampai botol guci terisi penuh. Hebatnya, tidak ada setetes pun minyak yang mengenai permukaan koin tersebut! &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Panglima dan rakyat tercengang. Merela bersorak sorai menyaksikan demonstrasi keahlian si penjual minyak. Dengan penuh kerendahan hati, tukang minyak membungkukkan badan menghormat di hadapan panglima sambil mengucapkan kalimat bijaknya, "Itu hanya keahlian yang didapat dari kebiasaan yang terlatih! Kebiasaan yang diulang terus menerus akan melahirkan keahlian." &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;strong&gt;=============================================================,&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Dari cerita tadi, kita bisa mengambil satu hikmah yaitu: betapa luar biasanya kekuatan kebiasaan. &lt;strong&gt;Habit is power! &lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Hasil dari kebiasaan yang terlatih dapat membuat sesuatu yang sulit menjadi mudah dan apa yang tidak mungkin menjadi mungkin.  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Demikian pula, untuk memperoleh kesuksesan dalam kehidupan, kita membutuhkan karakter sukses. Dan &lt;strong&gt;karakter sukses hanya bisa dibentuk melalui kebiasaan-kebiasaan seperti berpikir positif, antusias, optimis, disiplin, integritas, tanggung jawab, &amp;amp; lain sebagainya&lt;/strong&gt;. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Mari kita siap melatih, memelihara, dan mengembangkan kebiasaan berpikir sukses dan bermental sukses secara berkesinambungan. Sehingga, karakter sukses yang telah terbentuk akan membawa kita pada puncak kesuksesan di setiap perjuangan kehidupan kita. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Sekali lagi: &lt;strong&gt;Kebiasaan yang diulang terus menerus, akan melahirkan keahlian!&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-6155914169157082372?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/6155914169157082372/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/kebiasaan-yang-diulang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/6155914169157082372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/6155914169157082372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/kebiasaan-yang-diulang.html' title='Kebiasaan yang Diulang'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-6827583262110618517</id><published>2012-01-02T03:40:00.001+07:00</published><updated>2012-01-02T03:40:38.661+07:00</updated><title type='text'>Hati hati dengan Prasangka kita..</title><content type='html'>Hati-hati dengan Prasangka kita..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DI RUANG TUNGGU SEBUAH BANDARA, SEORANG IBU MUDA TERLIHAT TENGAH MENUNGGU PESAWAT YANG AKAN MENERBANGKAN DIRINYA.&lt;br /&gt;KARENA HARUS MENUNGGU CUKUP LAMA, IA MEMUTUSKAN UNTUK MEMBELI BUKU UNTUK DIBACA.&lt;br /&gt;IA JUGA MEMBELI SEBUNGKUS BISKUIT, SEKADAR UNTUK CAMILAN DIRINYA DISAAT MENUNGGU PESAWAT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IA KEMUDIAN DUDUK DI SALAH SATU KURSI DI RUANG TUNGGU VIP.&lt;br /&gt;SAMBIL BERSANDAR, IA MULAI MEMBUKA DAN MEMBACA BUKU YANG DIPEGANGNYA.&lt;br /&gt;DI KURSI SEBELAH, YANG HANYA DIPISAHKAN OLEH SEBUAH MEJA KECIL YANG DIATASNYA TERSAJI SEBUNGKUS BISKUIT, DUDUKLAH SEORANG PRIA.&lt;br /&gt;PRIA TSB TERLIHAT MULAI MEMBACA MAJALAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KETIKA IBU MUDA MENGAMBIL SEPOTONG BISKUIT DARI BUNGKUSAN YANG TERLETAK DI ATAS MEJA, PRIA TSB MENGAMBIL SEPOTONG JUGA.&lt;br /&gt;SI IBU MUDA MERASA TERGANGGU DENGAN PERBUATAN PRIA TSB, NAMUN IA DIAM SAJA.&lt;br /&gt;IA HANYA BERGUMAM:&lt;br /&gt;? HUH ....MENYEBALKAN! INGIN RASANYA KUTAMPAR SAJA MUKANYA !?&lt;br /&gt;SETIAP IBU MUDA TSB MENGAMBIL SEPOTONG BISKUIT, PRIA TSB JUGA MELAKUKAN HAL YANG SAMA, SAMBIL TERSENYUM KEPADA SI IBU MUDA.&lt;br /&gt;PERBUATAN PRIA TSB BENAR-BENAR MENGUNDANG GERAM SI IBU MUDA ...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NAMUN SI IBU MUDA TIDAK BEREAKSI APA-APA, IA HANYA MENYIMPAN KEDONGKOLAN DIDALAM DADA.&lt;br /&gt;KETIKA BISKUIT TERSISA SATU POTONG, SI IBU MUDA BERGUMAM: ? COBA SAYA INGIN LIHAT APA YANG AKAN DILAKUKANNYA. ..!?&lt;br /&gt;KEMUDIAN SI PRIA MEMBELAH BISKUIT TSB. IA MENGAMBIL SEPAROH DAN MEMPERSILAKAN SI IBU MUDA UNTUK MENIKMATI YANG SEPAROHNYA LAGI...&lt;br /&gt;BENAR-BENAR KETERLALUAN .....!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KINI, KEKESALAN SI IBU MUDA BENAR-BENAR MEMUNCAK!&lt;br /&gt;IA SEGERA MENGEMASI BARANG-BARANGNYA DAN MENINGGALKAN TEMPAT DUDUK TSB, PINDAH KE RUANG KEBERANGKATAN ( BOARDING ROOM ).&lt;br /&gt;KETIKA IBU MUDA DUDUK DIDALAM PESAWAT, IA MEMBUKA TAS JINJINGNYA UNTUK MENGAMBIL KACAMATA.&lt;br /&gt;BETAPA TERKEJUTNYA DIA ...... TERNYATA BUNGKUSAN BISKUIT MILIKNYA ADA DI DALAM TAS JINJING, MASIH UTUH ...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IA KINI MENYESAL, ... DAN BENAR-BENAR MERASA MALU!&lt;br /&gt;IA MERASA BERSALAH.&lt;br /&gt;IA MENGIRA BAHWA BISKUIT YANG DIMAKAN TADI ADALAH MILIKNYA&lt;br /&gt;.... TERNYATA BUKAN!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PRIA TADI MEMBAGI BISKUIT ANTARA DIRINYA DAN SI IBU MUDA TANPA MERASA MARAH, TENGANGGU ATAU PUN MERASA RUGI ...&lt;br /&gt;.... SEMENTARA SI IBU MUDA MERASAKAN SEBALIKNYA.&lt;br /&gt;IA MERASA BAHWA BISKUIT TSB ADALAH MILIKNYA YANG TELAH DISEROBOT OLEH PRIA TSB, DAN MENYANGKA BETAPA SI PRIA TSB TELAH BERBUAT KURANG AJAR KEPADA DIRINYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAWAN,&lt;br /&gt;ADA TIGA HAL YANG TIDAK DAPAT DIRAIH KEMBALI ...&lt;br /&gt;1. Kata-kata... ...setelah diucapkan!&lt;br /&gt;2. Kesempatan.. . ... setelah berlalu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Waktu... ...setelah beranjak pergi!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-6827583262110618517?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/6827583262110618517/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/hati-hati-dengan-prasangka-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/6827583262110618517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/6827583262110618517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/hati-hati-dengan-prasangka-kita.html' title='Hati hati dengan Prasangka kita..'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-4784181743926129254</id><published>2012-01-02T03:32:00.001+07:00</published><updated>2012-01-02T03:32:00.250+07:00</updated><title type='text'>Jati diri yang sebenarnya...</title><content type='html'>Alkisah, di tengah samudra yang maha luas, tampaklah ombak besar sedang bergulung-gulung dengan suaranya yang menggelegar, tampak bersuka ria menikmati kedasyatan kekuatannya, seakan-akan menyatakan keberadaan dirinya yang besar dan gagah perkasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, jauh di belakang gelombang ombak besar, tampak sang ombak kecil bersusah payah mengikuti. Ia terlihat lemah, tertatih-tatih, tak berdaya, dan jauh tersisih di belakang. Akhirnya, ombak kecil hanya bisa menyerah dan mengekor ke mana pun ombak besar pergi. Tetapi, di benaknya selalu muncul pertanyaan, mengapa dirinya begitu lebih lemah dan tak berdaya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kali, ombak kecil bermaksud mengadu kepada ombak besar. Sambil tertaih-tatih ombak kecil berteriak: “Hai ombak besar. Tunggu!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayup-sayup suara ombak kecil didengar juga oleh ombak besar. Lalu sang ombak besar sedikit memperlambat gerakannya dan berputar-putar mendekati arah datangnya suara. “Ada apa sahabat?” Jawab ombak besar dengan suara menggelegar hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aih.pelankan suaramu. Dengarlah, mengapa engkau bisa begitu besar? Begitu kuat, gagah, dan perkasa? Sementara diriku. ah. begitu kecil, lemah dan tak berdaya. Apa sesungguhnya yang membuat kita begitu berbeda, wahai ombak besar?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ombak besar pun menjawab, “Sahabatku, kamu menganggap dirimu sendiri kecil dan tidak berdaya, sementara kamu menganggap aku begitu hebat dan luar biasa, anggapanmu itu muncul karena kamu belum sadar dan belum mengerti jati dirimu yang sebenarnya, hakikat dirimu snediri”. “Jati diri? Hakikat diri? Kalau jati diriku bukan ombak kecil, lalu aku ini apa?” Tanya ombak kecil, “Tolong jelaskan, aku semakin bingung dan tidak mengerti.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ombak besar meneruskan, “Memang di antara kita terasa berbeda tetapi sebenarnya jati diri kita adalah sama, kamu bukan ombak kecil, aku pun juga bukan ombak besar. Ombak besar dan ombak kecil adalah sifat kita yang sementara. Jati diri kita yang sejati sama, kita adalah air. Bila kamu menyadari bahwa kita sama-sama air, maka kamu tidak akan menderita lagi, kamu adalah air, setiap waktu kamu bisa menikmati menjadi ombak besar seperti aku, kuat gagah dan perkasa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar kata-kata bijak sang ombak besar, mendadak timbul kesadaran dalam diri ombak kecil. “Ya, benar, aku bukan ombak kecil. Jati diriku adalah air, tidak perlu aku berkecil hati dan menderita.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, sejak saat itu, si ombak kecil pun menyadari dan menemukan potensi dirinya yang maha dasyat. Dengan ketekunan dan keuletannya, ia berhasil menemukan cara-cara untuk menjadikan dirinya semakin besar, kuat, dan perkasa, sebagaimana sahabatnya yang dulu dianggapnya besar. Akhirnya, mereka hidup bersama dalam keharmonisan alam. Ada kalanya yang satu lebih besar dan yang lain kecil. Kadang yang satu lebih kuat dan yang lain lemah.&lt;br /&gt;Begitulah, mereka menikmati siklus kehidupan dengan penuh hikmat dan kesadaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai manusia, sering kali kita terjebak dalam kebimbangan akibat situasi sulit yang kita hadapi, yang sesungguhnya itu hanyalah pernak-pernik atau tahapan dalam perjalanan kehidupan. Sering kali kita memvonis keadaan itu sebagai suratan takdir, lalu muncullah mitos-mitos: aku tidak beruntung, nasibku jelek, aku orang gagal, dan lebih parah lagi menganggap kondisi tersebut sebagai bentuk “ketidakadilan” Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memahami bahwa jati diri kita adalah sama-sama manusia, tidak ada alasan untuk merasa kecil dan kerdil dibandingkan dengan orang lain. Karena sesungguhnya kesuksesan, kesejahteraan dan kebahagiaan bukan monopoli orang-orang tertentu, jika orang lain bisa sukses, kita pun juga bisa sukses! Kesadaran tentang jati diri bila telah mampu kita temukan, maka di dalam diri kita akan timbul daya dorong dan semangat hidup yang penuh gairah sedahsyat ombak besar di samudra nan luas. Siap menghadapi setiap tantangan dengan mental yang optimis aktif, dan siap mengembangkan potensi terbaik demi menapaki puncak tangga kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jati diri kita adalah sama-sama manusia! Tidak ada alasan untuk merasa kecil dan kerdil dibandingkan dengan orang lain. Jika orang lain bisa sukses, kita pun bisa sukses!” &lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-4784181743926129254?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/4784181743926129254/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/jati-diri-yang-sebenarnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/4784181743926129254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/4784181743926129254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/jati-diri-yang-sebenarnya.html' title='Jati diri yang sebenarnya...'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-7596791576135391651</id><published>2012-01-02T03:19:00.002+07:00</published><updated>2012-01-02T03:19:33.510+07:00</updated><title type='text'>Kisah Inspiratif - Jembatan kayu kedamaian</title><content type='html'>Alkisah ada dua orang kakak beradik yang hidup di sebuah desa. Entah&lt;br /&gt;karena apa mereka terjebak ke dalam suatu pertengkaran serius. Dan&lt;br /&gt;ini adalah kali pertama mereka bertengkar demikian hebatnya. Padahal&lt;br /&gt;selama 40 tahun mereka hidup rukun berdampingan. Saling meminjamkan&lt;br /&gt;peralatan pertanian. Dan bahu membahu dalam usaha perdagangan tanpa&lt;br /&gt;mengalami hambatan. Namun kerjasama yang akrab itu kini retak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimulai dari kesalahpahaman yang sepele saja. Kemudian berubah&lt;br /&gt;menjadi perbedaan pendapat yang besar. Dan akhirnya meledak dalam&lt;br /&gt;bentuk caci-maki.&lt;br /&gt;Beberapa minggu sudah berlalu, mereka saling berdiam diri tak&lt;br /&gt;bertegur-sapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu pagi, datanglah seseorang mengetuk pintu rumah sang kakak.&lt;br /&gt;Di depan pintu berdiri seorang pria membawa kotak perkakas tukang&lt;br /&gt;kayu.&lt;br /&gt;Maaf tuan, sebenarnya saya sedang mencari pekerjaan,? kata pria itu&lt;br /&gt;dengan ramah.? Barangkali tuan berkenan memberikan beberapa pekerjaan&lt;br /&gt;untuk saya selesaikan.?&lt;br /&gt;Oh ya !? jawab sang kakak.&lt;br /&gt;Saya punya sebuah pekerjaan untukmu.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau lihat ladang pertanian di seberang sungai sana. Itu adalah rumah&lt;br /&gt;tetanggaku, ah sebetulnya ia adalah adikku.&lt;br /&gt;Minggu lalu ia mengeruk bendungan dengan bulldozer lalu mengalirkan&lt;br /&gt;Airnya ke tengah padang rumput itu sehingga menjadi sungai yang&lt;br /&gt;Memisahkan tanah kami.&lt;br /&gt;Hmm, barangkali ia melakukan itu untuk mengejekku, Tapi aku akan&lt;br /&gt;membalasnya lebih setimpal. Di situ ada gundukan kayu. Aku ingin kau&lt;br /&gt;membuat pagar setinggi 10 meter untukku&lt;br /&gt;Sehingga aku tidak perlu lagi melihat rumahnya. Pokoknya, aku ingin&lt;br /&gt;melupakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata tukang kayu, Saya mengerti. Belikan saya paku dan peralatan.&lt;br /&gt;Akan saya kerjakan sesuatu yang bisa membuat tuan merasa senang.?&lt;br /&gt;Kemudian sang kakak pergi ke kota untuk berbelanja berbagai Kebutuhan&lt;br /&gt;dan menyiapkannya untuk si tukang kayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu ia meninggalkan tukang kayu bekerja sendirian. Sepanjang&lt;br /&gt;hari tukang kayu bekerja keras, mengukur, menggergaji dan memaku. Di&lt;br /&gt;sore hari, ketika sang kakak petani itu kembali, tukang kayu itu baru&lt;br /&gt;Saja menyelesaikan pekerjaannya. Betapa terbelalaknya ia begitu&lt;br /&gt;melihat hasil pekerjaan tukang kayu itu. Sama sekali tidak ada pagar&lt;br /&gt;kayu sebagaimana yang dimintanya. Namun, yang ada adalah jembatan&lt;br /&gt;Melintasi sungai yang menghubungkan ladang pertaniannya dengan ladang&lt;br /&gt;Pertanian adiknya. Jembatan itu begitu indah dengan undak-undakan&lt;br /&gt;yang tertata rapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari seberang sana, terlihat sang adik bergegas berjalan menaiki&lt;br /&gt;Jembatan itu dengan kedua tangannya terbuka lebar.&lt;br /&gt;Kakakku, kau sungguh baik hati mau membuatkan jembatan ini. Padahal&lt;br /&gt;sikap dan ucapanku telah menyakiti hatimu. Maafkan aku? kata sang&lt;br /&gt;adik pada kakaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua bersaudara itu pun bertemu di tengah-tengah jembatan, Saling&lt;br /&gt;berjabat tangan dan berpelukan. Melihat itu, tukang kayu pun&lt;br /&gt;membenahi perkakasnya dan bersiap-siap untuk pergi.&lt;br /&gt;"Hai, jangan pergi dulu. Tinggallah beberapa hari lagi. Kami&lt;br /&gt;mempunyai banyak pekerjaan untukmu", pinta sang kakak.&lt;br /&gt;"Sesungguhnya saya ingin sekali tinggal di sini, kata tukang kayu,&lt;br /&gt;tapi masih banyak jembatan lain yang harus saya selesaikan."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-7596791576135391651?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/7596791576135391651/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/kisah-inspiratif-jembatan-kayu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/7596791576135391651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/7596791576135391651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/kisah-inspiratif-jembatan-kayu.html' title='Kisah Inspiratif - Jembatan kayu kedamaian'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-6264870652257301473</id><published>2012-01-02T03:06:00.002+07:00</published><updated>2012-01-02T03:06:14.233+07:00</updated><title type='text'>cerita pendonor sumsum tulang</title><content type='html'>Di suatu Koran Itali, muncullah berita pencarian orang&lt;br /&gt;yang istimewa 17 Mei 1992 di parkiran mobil ke 5 Wayeli&lt;br /&gt;(nama kota, tak tahu aku bener engga nulisnya), seorang&lt;br /&gt;wanita kulit putih diperkosa oleh seorang kulit hitam. Tak&lt;br /&gt;lama kemudian,sang wanita melahirkan seorang bayi&lt;br /&gt;perempuan berkulit hitam. Ia dan suaminya tiba-tiba saja&lt;br /&gt;menanggung tanggung jawab untuk memelihara anak ini.&lt;br /&gt;Sayangnya,sang bayi kini menderita leukemia (kanker&lt;br /&gt;darah). Dan ia memerlukan transfer sumsum tulang belakang&lt;br /&gt;segera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah kandungnyamerupakan satu-satunya penyambung harapan&lt;br /&gt;hidupnya. Berharap agar pelaku pada waktu itu saat melihat&lt;br /&gt;berita ini, bersedia menghubungi Dr. Adely di RS&lt;br /&gt;Elisabeth.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita pencarian orang ini membuat seluruh masyarakat&lt;br /&gt;gempar.Setiap orang membicarakannya.Masalahnya adalah&lt;br /&gt;apakah orang hitam ini berani muncul Padahal jelas ia akan&lt;br /&gt;menghadapi kesulitan besar, Jika ia berani muncul,ia akan&lt;br /&gt;menghadapi masalah hukum, dan ada kemungkinan merusak&lt;br /&gt;kehidupan rumah tangganya sendiri. Jika iatetap bersikeras&lt;br /&gt;untuk diam, ia sekali lagi membuat dosa yang tak&lt;br /&gt;terampuni. Kisah ini akanberakhir bagaimanakah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak perempuan yang menderita leukimia ternyata&lt;br /&gt;menyimpan suatu kisah yang memalukan di suatu perkampungan&lt;br /&gt;Itali.Martha, 35 thn, adalah wanita yang menjadi&lt;br /&gt;pembicaraan semua orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia dan suaminya Peterson adalah warga kulit putih, tetapi&lt;br /&gt;diantara kedua anaknya, ternyata terdapat satu yang&lt;br /&gt;berkulit hitam. Hal ini menarik perhatian setiaporang&lt;br /&gt;disekitar mereka untuk bertanya, Martha hanya tersenyum&lt;br /&gt;kecil berkata pada mereka bahwa nenek berkulit hitam, dan&lt;br /&gt;kakeknya berkulit putih, maka anaknya Monika mendapat&lt;br /&gt;kemungkinan seperti ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musim gugur 2002, Monika yang berkulit hitam terus menerus&lt;br /&gt;mengalami demam tinggi. Terakhir ,Dr.Adely memvonis Monika&lt;br /&gt;menderita leukimia. Harapan satu-satunya hanyalah mencari&lt;br /&gt;pedonor sumsum tulang belakang yang paling cocok&lt;br /&gt;untuknya.Dokter menjelaskan lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara mereka yang ada hubungan darah dengan Monika&lt;br /&gt;merupakan cara yang paling mudah untuk menemukan pedonor&lt;br /&gt;tercocok. Harap seluruh anggota keluarga kalian berkumpul&lt;br /&gt;untuk menjalani pemeriksaan sumsum tulang belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raut wajah Martha berubah, tapi tetap saja seluruh&lt;br /&gt;keluarga menjalani pemeriksaan.Hasilnya tak satupun yang&lt;br /&gt;cocok.Dokter memberitahu mereka, dalamkasus seperti Monika&lt;br /&gt;ini, mencari pedonor yang cocok sangatlah kecil&lt;br /&gt;kemungkinannya. Sekarang hanya ada satu carayang paling&lt;br /&gt;manjur, yaitu Martha dan suaminya kembali mengandung anak&lt;br /&gt;lagi. Dan mendonorkan darah anak untuk Monika.Mendengar&lt;br /&gt;usul ini Martha tiba-tiba menjadi panik, dan berkata tanpa&lt;br /&gt;suara Tuhan..kenapa menjadi begini ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menatap suaminya, sinar matanya dipenuhi ketakutan dan&lt;br /&gt;putus asa. Peterson mengerutkan keningnya berpikir.Dr.&lt;br /&gt;Adely berusaha menjelaskan pada mereka, saat ini banyak&lt;br /&gt;orang yang menggunakan cara ini untuk menolong nyawa para&lt;br /&gt;penderita leukimia, lagi pula cara ini terhadap bayi yang&lt;br /&gt;baru dilahirkan sama sekali tak ada pengaruhnya. Hal ini&lt;br /&gt;hanya didengarkan oleh pasangan suami istri tersebut, dan&lt;br /&gt;termenung begitu lama. Terakhir mereka hanya berkata,&lt;br /&gt;Biarkan kami memikirkannya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam kedua, Dr. Adely tengah bergiliran tugas, tiba-tiba&lt;br /&gt;pintu ruang kerjanya terbuka, pasangan suami-istri&lt;br /&gt;tersebut.Martha menggigit bibirnya keras, suaminya&lt;br /&gt;Peterson, menggenggam tangannya, dan berkata serius pada&lt;br /&gt;dokter. Kami ada suatu hal yang perlu memberitahumu. Tapi&lt;br /&gt;harap Anda berjanji untuk menjaga kerahasiaan ini, karena&lt;br /&gt;ini merupakan rahasia kami suami-istri selama beberapa&lt;br /&gt;tahun.Dr.Adely menganggukkan kepalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu adalah 10 tahun lalu, bulan 5 1992.Waktu itu anak kami&lt;br /&gt;yang pertama, Eleana telah berusia 2 tahun. Martha bekerja&lt;br /&gt;di sebuah restoran fast food.Setiap hari pukul 10 malam&lt;br /&gt;baru pulang kerja. Malam itu, turun hujan lebat. Saat&lt;br /&gt;Martha pulang kerja, seluruh jalanan telah tiada orang&lt;br /&gt;satupun. Saat melalui suatu parkiran yang tak terpakai&lt;br /&gt;lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Martha mendengan suara langkah kaki, dengan ketakutan&lt;br /&gt;memutar kepala untuk melihat, seorang remaja berkulit&lt;br /&gt;hitam tengah berdiri di belakang tubuhnya.Orang tersebut&lt;br /&gt;menggunakan sepotong kayu, memukulnya hingga pingsan, dan&lt;br /&gt;memperkosanya. Saat Martha sadar, dan pulang ke rumah&lt;br /&gt;dengan tergesa-gesa, waktu telah menunjukkan pukul 1&lt;br /&gt;malam.Waktu itu aku bagaikan gila keluar rumah mencari&lt;br /&gt;orang hitam itu untuk membuat perhitungan.Tapi telah tak&lt;br /&gt;ada bayangan orang satupun. Malam itu kami hanya dapat&lt;br /&gt;memeluk kepala masing-masing menahan kepedihan.Sepertinya&lt;br /&gt;seluruh langit runtuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicara sampai sini, Peterson telah dibanjiri air mata, Ia&lt;br /&gt;melanjutkan kembali . Tak lama kemudian Martha mendapati&lt;br /&gt;dirinya hamil. Kami merasa sangat ketakutan, kuatir bila&lt;br /&gt;anak yang dikandungnya merupakan milik orang hitam&lt;br /&gt;tersebut. Martha berencana untuk menggugurkannya, tapi aku&lt;br /&gt;masih mengharapkan keberuntungan, mungkin anak yang&lt;br /&gt;dikandungnya adalah bayi kami.Begitulah, kami ketakutan&lt;br /&gt;menunggu beberapa bulan.Maret 1993, Martha melahirkan bayi&lt;br /&gt;perempuan, dan ia berkulit hitam. Kami begitu putus asa,&lt;br /&gt;pernah terpikir untuk mengirim sang anak ke panti asuhan.&lt;br /&gt;Tapi mendengar suara tangisnya, kami sungguh tak&lt;br /&gt;tega.Terlebih lagi bagaimanapun Martha telah&lt;br /&gt;mengandungnya, ia juga merupakan sebuah nyawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dan Martha merupakan warga Kristen yang taat, pada&lt;br /&gt;akhirnya kami memutuskan untuk memeliharanya, dan&lt;br /&gt;memberinya namaMonika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata Dr.Adely juga digenangi air mata, pada akhirnya&lt;br /&gt;iamemahami kenapa bagi kedua suami istri tersebut kembali&lt;br /&gt;mengandung anak merupakan hal yang sangat mengkuatirkan.&lt;br /&gt;Ia berpikir sambil mengangguk-anggukkan kepala berkata&lt;br /&gt;Memang jika demikian, kalian melahirkan 10 anak sekalipun&lt;br /&gt;akan sulit untuk mendapatkan donor yang cocok untuk&lt;br /&gt;Monika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa lama kemudian, ia memandang Martha dan berkata&lt;br /&gt;Kelihatannya, kalian harus mencari ayah kandung Monika.&lt;br /&gt;Barangkali sumsum tulangnya, atausumsum tulang belakang&lt;br /&gt;anaknya ada yang cocok untuk Monika.Tetapi, apakah kalian&lt;br /&gt;bersedia membiarkan ia kembali muncul dalam kehidupan&lt;br /&gt;kalian ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Martha berkata : "Demi anak, aku bersedia berlapang dada&lt;br /&gt;memaafkannya. Bila ia bersedia muncul menyelamatkannya.&lt;br /&gt;Aku tak akan memperkarakannya.&lt;br /&gt;Dr.Adely merasa terkejut akan kedalaman cinta sang ibu.&lt;br /&gt;Berita pencarian yang istimewa ini mengakibatkan banjir&lt;br /&gt;pedonor sumsum tulang belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlebih lagi lewat waktu begitu lama, mau mencari sang&lt;br /&gt;pemerkosa dimana Martha dan Peterson mempertimbangkannya&lt;br /&gt;baik-baik, sebelum akhirnya memutuskan memuat berita&lt;br /&gt;pencarian ini di koran dengan menggunakan nama samaran.&lt;br /&gt;November 2002, di koranWayeli termuat berita pencarian&lt;br /&gt;ini, Seperti yang digambarkan sebelumnya. Berita ini&lt;br /&gt;memohon sang pelaku pemerkosaan waktu itu berani muncul,&lt;br /&gt;demi untuk menolong sebuah nyawa seorang anak perempuan&lt;br /&gt;penderita leukimia !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu berita ini keluar, tanggapan masyarakat begitu&lt;br /&gt;menggemparkan. Kotak suratdan telepon Dr. Adely bagaikan&lt;br /&gt;meledak saja, kebanjiran suratmasuk dan telepon,&lt;br /&gt;orang-orang terus &amp;gt;bertanya siapakah wanita ini&lt;br /&gt;Merekaingin bertemu dengannya, berharap dapat &amp;gt;memberikan&lt;br /&gt;bantuan padanya. Tetapi Martha menolak semua perhatian&lt;br /&gt;mereka, iatak ingin mengungkapkan identitas sebenarnya,&lt;br /&gt;lebih tak ingin lagi identitas Monika sebagai anak hasil&lt;br /&gt;pemerkosaan terungkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini juga seluruh media penuh dengan diskusi tentang&lt;br /&gt;bagaimana cerita ini berakhir.(suratkabar Roma) Komentar&lt;br /&gt;dengan topik : Orang hitam itu akan munculkah ? Jika orang&lt;br /&gt;hitam ini berani muncul, akan bagaimanakah masyarakat kita&lt;br /&gt;sekarang menilainya Akankah menggunakan hukum yang berlaku&lt;br /&gt;untuk menghakiminya Haruskah ia menerima hukuman dan&lt;br /&gt;cacian untuk masa lalunya, ataukah ia harus menerima&lt;br /&gt;pujian karena keberaniannya hari ini ? (Surat kabar&lt;br /&gt;Wayeli) manulis topik Bila Anda orang berkulit hitam itu,&lt;br /&gt;apa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan yang Anda lakukan? sebagai bahan diskusi. Dan&lt;br /&gt;menarik berbagai pendapat akan sulitnya berada di dua&lt;br /&gt;pilihan ini. Bagian penjara setempat terus berupaya&lt;br /&gt;membantu Martha, memberikan laporan terpidana hukuman pada&lt;br /&gt;tahun 1992 pada RS.Dikarenakan jumlah orang berkulit hitam&lt;br /&gt;di kota ini hanya sedikit, maka dalam 10 tahun terakhir&lt;br /&gt;ini juga hanya sedikit jumlah terhukum berkulit&lt;br /&gt;hitam.Mereka berkata pada Martha :Sekalipun beberapa orang&lt;br /&gt;bukanlah terhukum karena tindak perkosaan, tapi mungkin&lt;br /&gt;beberapa juga menemui hal seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa orang ini juga sebagian telah keluar penjara,&lt;br /&gt;sebagian lainnya masih berada di dalam penjara.Martha dan&lt;br /&gt;Peterson menghubungi beberapa orang ini, begitu banyak&lt;br /&gt;terpidana waktu itu yang bersungguh-sungguh dan antusias&lt;br /&gt;untuk memberikan petunjuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sayangnya, mereka semua bukanlah orang hitam yang&lt;br /&gt;memperkosanya waktu itu.Tak lama kemudian, kisah Martha&lt;br /&gt;menyebar ke seluruh rumah tahanan, tak sedikit terpidana&lt;br /&gt;yang tergerak karena kasih ibu ini, tak peduli mereka&lt;br /&gt;berkulit hitam maupun berkulit putih, mereka semua&lt;br /&gt;bersukarela mendaftar untuk menjalani pemeriksaan sumsum&lt;br /&gt;tulang belakang, berharap dapat mendonorkannya untuk&lt;br /&gt;Monika. Tapi tak satupun pedonor yang memenuhi kriteria di&lt;br /&gt;antara mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita pencarian ini mengharukan banyak orang, tak sedikit&lt;br /&gt;orang yang bersukarela untuk menjalani pemeriksaan sumsum&lt;br /&gt;tulang belakang, untuk mengetahui apakah dirinya memenuhi&lt;br /&gt;kriteria.Para sukarelawan semakin lama semakin bertambah,&lt;br /&gt;di Wayeli timbullah wabah untuk mendonorkan sumsum tulang&lt;br /&gt;belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang mengejutkan adalah kesediaan para sukarelawan ini&lt;br /&gt;menyelamatkan banyak penderita leukimia lainnya, sayangnya&lt;br /&gt;Monika tak termasuk diantara mereka yang beruntung.Martha&lt;br /&gt;dan Peterson menantikan dengan panik kemunculan si kulit&lt;br /&gt;hitam.Akhirnya dua bulan telah lewat, orang ini tak&lt;br /&gt;muncul-muncul juga.Dengan tidak tenang, mereka mulai&lt;br /&gt;berpikir, mungkin orang hitam itu sudah telah meninggalkan&lt;br /&gt;dunia ini Mungkin ia telah meninggalkan jauh-jauh kampung&lt;br /&gt;halamannya. Sudah sejak lama tak berada di Itali.Mungkin&lt;br /&gt;ia tak bersedia merusak kehidupannya sendiri, tak ingin&lt;br /&gt;muncul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tak peduli bagaimanapun, asalkan Monika hidup sehari&lt;br /&gt;lagi, mereka tak rela untuk melepaskan harapan untuk&lt;br /&gt;mencari orang hitam itu.Disaat sebuah jiwa merana tak&lt;br /&gt;menentu, harapan selalu disaat keputusasaan melanda&lt;br /&gt;kembali muncul. Saat itu berita pencarian juga muncul di&lt;br /&gt;Napulese, memporakporandakan perasaan seorang pengelola&lt;br /&gt;toko minuman keras berusia 30 tahun. Iaseorang kulit&lt;br /&gt;hitam, bernama Ajili. 17 Mei 1992 waktu itu, iamemiliki&lt;br /&gt;lembaran tergelam merupakan mimpi terburuknya di malam&lt;br /&gt;berhujan itu. Ia adalah sang peran utama dalam kisah ini.&lt;br /&gt;Tak seorangpun menyangka, Ajili yang sangat kaya raya itu,&lt;br /&gt;pernah bekerja sebagai pencuci piring&lt;br /&gt;panggilan.Dikarenakan orang tuanya telah meninggal sejak&lt;br /&gt;iamasih muda, ia yang tak pernah mengenyam dunia&lt;br /&gt;pendidikan terpaksa bekerja sejak dini. Ia yang begitu&lt;br /&gt;pandai dan cekatan, berharap dirinya sendiri bekerja&lt;br /&gt;dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;giat demi mendapatkan sedikit uang dan penghargaan dari&lt;br /&gt;orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sialnya, bosnya merupakan seorang rasialis, yang&lt;br /&gt;selalu mendiskriminasikannya.Tak peduli segiat apapun&lt;br /&gt;dirinya, selalu memukul dan memakinya.17 Mei 1992,&lt;br /&gt;merupakan ulang tahunnya ke 20, ia berencana untuk pulang&lt;br /&gt;kerja lebih awal merayakan hari ulang tahunnya. Siapa&lt;br /&gt;menyangka, ditengah kesibukan ia memecahkan sebuah piring.&lt;br /&gt;Sang bos menahan kepalanya, memaksanya untuk menelan&lt;br /&gt;pecahan piring. Ajili begitu marah dan memukul sang bos,&lt;br /&gt;lalu berlari keluar meninggalkan restoran. Ditengah&lt;br /&gt;kemarahannya ia bertekad untuk membalas dendam pada si&lt;br /&gt;kulit putih. Malam berhujan lebat, tiada seorangpun lewat,&lt;br /&gt;dan di parkiran ia bertemu Martha. Untuk&lt;br /&gt;membalaskandendamnya akibat pendiskriminasian, ia pun&lt;br /&gt;memperkosa sang wanita yang tak berdosa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi selesai melakukannya, Ajili mulai panik dan&lt;br /&gt;ketakutan. Malam itu juga ia menggunakan uang ulang&lt;br /&gt;tahunnya untuk membeli tiket KA menuju Napulese,&lt;br /&gt;meninggalkan kota ini.Di Napulese, ia bertemu&lt;br /&gt;keberuntungannya.Ajili mendapatkan pekerjaan dengan lancar&lt;br /&gt;di restoran milik orang Amerika.Kedua pasangan Amerika ini&lt;br /&gt;sangatlah mengagumi kemampuannya, dan menikahkannya dengan&lt;br /&gt;anak perempuan merka, Lina, dan pada akhirnya juga&lt;br /&gt;mempercayainya untuk mengelola toko mereka.Beberapa tahun&lt;br /&gt;ini, iayang begitu tangkas, tak hanya memajukan bisnis&lt;br /&gt;toko minuman keras ini, ia juga memiliki 3 anak yang lucu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimata pekerja lainnya dan seluruh anggota keluarga, Ajili&lt;br /&gt;merupakan bos yang baik, suami yang baik, ayah yang&lt;br /&gt;baik.Tapi hati nuraninya tetap membuatnya tak melupakan&lt;br /&gt;dosa yang pernah diperbuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia selalu memohon ampun pada Tuhan dan berharap Tuhan&lt;br /&gt;melindungi wanita yang pernah diperkosanya, berharap ia&lt;br /&gt;selalu hidup damai dan tentram. Tapi ia menyimpan&lt;br /&gt;rahasianya rapat-rapat, tak memberitahu seorangpun. Pagi&lt;br /&gt;hari itu, Ajili berkali-kali membolak-balik koran, ia&lt;br /&gt;terus mempertimbangkan kemungkinan dirinyalah pelaku yang&lt;br /&gt;dimaksud. Sedikitpun ia tak pernah membayangkan bahwa&lt;br /&gt;wanita malangitu mengandung anaknya, bahkan menanggung&lt;br /&gt;tanggung jawab untuk memelihara dan menjaga anak yang&lt;br /&gt;awalnya bukanlah miliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu, Ajili beberapa kali mencoba menghubungi&lt;br /&gt;no.Telepon Dr.Adely.Tapi setiap kali, belum sempat menekan&lt;br /&gt;habis tombol telepon, iatelah menutupnya kembali. Hatinya&lt;br /&gt;terus bertentangan, bila ia bersedia mengakui semuanya,&lt;br /&gt;setiap orang kelak akan mengetahui sisi terburuknya ini,&lt;br /&gt;anak-anaknya tak akan lagi mencintainya, ia akan&lt;br /&gt;kehilangan keluarganya yang bahagia dan istrinya yang&lt;br /&gt;cantik. Juga akan kehilangan penghormatan masyarakat&lt;br /&gt;disekitarnya. Semua yang ia dapatkan dengan ditukar kerja&lt;br /&gt;kerasnya bertahun-tahun. Malam itu, saat makan bersama,&lt;br /&gt;seluruh keluarga mendiskusikan kasus Martha.Sang istri,&lt;br /&gt;Lina berkata : : "Aku sangat mengagumi Martha. Bila aku&lt;br /&gt;diposisinya, aku tak akan memiliki keberanian untuk&lt;br /&gt;memelihara anak hasil perkosaan hingga dewasa. Aku lebih&lt;br /&gt;mengagumi lagi suami Martha, ia sungguh pria yang patut&lt;br /&gt;dihormati, tak disangka ia dapat menerima anak yang&lt;br /&gt;demikian". Ajili termenung mendengarkan pendapat istrinya,&lt;br /&gt;dan tiba-tiba mengajukan pertanyaan :Kalau begitu,&lt;br /&gt;bagaimana kau memandang pelaku pemerkosaan itu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikitpun aku tak akan memaafkannya !!! Waktu itu ia&lt;br /&gt;sudah membuat kesalahan, kali ini juga hanya dapat&lt;br /&gt;meringkuk menyelingkupi dirinya sendiri, ia benar-benar&lt;br /&gt;begitu rendah, begitu egois, begitu pengecut ! Ia&lt;br /&gt;benar-benar seorang pengecut ! demikian istrinya menjawab&lt;br /&gt;dengan dipenuhi api kemarahan.Ajili mendengarkan saja, tak&lt;br /&gt;berani mengatakan kenyataan pada istrinya.Malam itu,&lt;br /&gt;anaknya yang baru berusia 5 tahun begitu rewel tak&lt;br /&gt;bersedia tidur, untuk pertama kalinya Ajili kehilangan&lt;br /&gt;kesabaran dan menamparnya.Sang anak sambil menangis&lt;br /&gt;berkata :"Kau ayah yang jahat, aku tak mau peduli kamu&lt;br /&gt;lagi. Aku tak ingin kau menjadi ayahku".Hati Ajili bagai&lt;br /&gt;terpukul keras mendengarnya, ia pun memeluk erat-erat sang&lt;br /&gt;anak dan berkata : "Maaf, ayah tak akan memukulmu lagi.&lt;br /&gt;Ayah yang salah, maafkan papa ya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai sini, Ajili pun tiba-tiba menangis. Sang anak&lt;br /&gt;terkejut dibuatnya, dan buru-buru berkata padanya untuk&lt;br /&gt;menenangkan ayahnya : "Baiklah, kumaafkan. Guru TK ku&lt;br /&gt;bilang, anak yang baik adalah anak yang mau memperbaiki&lt;br /&gt;kesalahannya. Malam itu, Ajili tak dapat terlelap, merasa&lt;br /&gt;dirinya bagaikan terbakar dalam neraka. Dimatanya selalu&lt;br /&gt;terbayang kejadian malam berhujan deras itu, dan bayangan&lt;br /&gt;sang wanita. Ia sepertinya dapat mendengarkan jerit tangis&lt;br /&gt;wanita itu. Tak henti-hentinya ia bertanya pada dirinya&lt;br /&gt;sendiri : "Aku ini sebenarnya orang baik, atau orang jahat&lt;br /&gt;?" Mendengar bunyi napas istrinya yang teratur, ia pun&lt;br /&gt;kehilangan seluruh keberaniannya untuk berdiri. Hari&lt;br /&gt;kedua, ia hampir tak tahan lagi rasanya. Istrinya mulai&lt;br /&gt;merasakan adanya ketidakberesan pada dirinya, memberikan&lt;br /&gt;perhatian padanya dengan menanyakan apakah ada masalah Dan&lt;br /&gt;ia mencari alasan tak enak badan untuk meloloskan dirinya.&lt;br /&gt;Pagi hari di jam kerja, sang karyawan menyapanya ramah :&lt;br /&gt;"Selamat pagi, manager !" Mendengar itu, wajahnya&lt;br /&gt;tiba-tiba menjadi pucat pasi, dalam hati dipenuhi perasaan&lt;br /&gt;tak menentu dan rasa malu.Ia merasa dirinya hampir menjadi&lt;br /&gt;gila saja rasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berhari-hari memeriksa hati nuraninya, Ajili tak&lt;br /&gt;dapat lagi terus diam saja, iapun menelepon Dr. Adely. Ia&lt;br /&gt;berusaha sekuat tenaga menjaga suaranya supaya tetap&lt;br /&gt;tenang : "Aku ingin mengetahui keadaan anak malang itu.&lt;br /&gt;Dr. Adely memberitahunya, keadaan sang anak sangat parah.&lt;br /&gt;Dr.Adely menambahkan kalimat terakhirnya berkata :"Entah&lt;br /&gt;apa ia dapat menunggu hari kemunculan ayah kandungnya.&lt;br /&gt;Kalimat terakhir ini menyentuh hati Ajili yang paling&lt;br /&gt;dalam, suatu perasaan hangat sebagai sang ayah mengalir&lt;br /&gt;keluar, bagaimanapun anak itu juga merupakan darah&lt;br /&gt;dagingnya sendiri ! Ia pun membulatkan tekad untuk&lt;br /&gt;menolong Monika. Ia telah melakukan kesalahan sekali, tak&lt;br /&gt;boleh kembali membiarkan dirinya meneruskan kesalahan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam hari itu juga, ia pun mengobarkan keberaniannya&lt;br /&gt;sendiri untuk memberitahu sang istri tentang segala&lt;br /&gt;rahasianya. Terakhir ia berkata : "Sangatlah mungkin bahwa&lt;br /&gt;aku adalah ayah Monika Aku harus menyelamatkannya Lina&lt;br /&gt;sangat terkejut, marah dan terluka, mendengar semuanya, ia&lt;br /&gt;berteriak marah :"Kau PEMBOHONG !" Malam itu juga&lt;br /&gt;iamembawa ketiga anak mereka, dan lari pulang ke rumah&lt;br /&gt;ayah ibunya. Ketika ia memberitahu mereka tentang kisah&lt;br /&gt;Ajili, kemarahan kedua suami-istri tersebut dengan segera&lt;br /&gt;mereda.Mereka adalah dua orang tua yang penuh pengalaman&lt;br /&gt;hidup, mereka menasehatinya :"Memang benar, kita patut&lt;br /&gt;marah terhadap segala tingkah laku Ajili di masa lalu.&lt;br /&gt;Tapi pernahkah kamu memikirkan, ia dapat mengulurkan&lt;br /&gt;dirinya untuk muncul, perlu berapa banyak keberanian&lt;br /&gt;besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini membuktikan bahwa hati nuraninya belum sepenuhnya&lt;br /&gt;terkubur. Apakah kau mengharapkan seorang suami yang&lt;br /&gt;pernah melakukan kesalahan tapi kini bersedia memperbaiki&lt;br /&gt;dirinya Ataukah seornag suami yang selamanya menyimpan&lt;br /&gt;kebusukan ini didalamnya ?" Mendengar ini Lina terpekur&lt;br /&gt;beberapa lama. Pagi-pagi di hari keuda, ia langsung&lt;br /&gt;kembali ke sisi Ajili, menatap mata sang suami yang&lt;br /&gt;dipenuhi penderitaan, Lina menetapkan hatinya berkata&lt;br /&gt;:"Ajili, pergilah menemui Dr. Adely ! Aku akan menemanimu&lt;br /&gt;!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 Februari 2003,&lt;br /&gt;suami istri Ajili, menghubungi Dr. Adely.8 Februari,&lt;br /&gt;pasangan tersebut tiba di RS Elisabeth, demi untuk&lt;br /&gt;pemeriksaan DNA Ajili.Hasilnya Ajili benar-benar adalah&lt;br /&gt;ayah Monika.Ketika Martha mengetahui bahwa orang hitam&lt;br /&gt;pemerkosanya itu pada akhirnya berani memunculkan dirinya,&lt;br /&gt;ia pun tak dapat menahan air matanya. Sepuluh tahun ini ia&lt;br /&gt;terus memendam dendam kesumat terhadap Ajili, namun saat&lt;br /&gt;ini ia hanya dipenuhi perasaan terharu. Segalanya&lt;br /&gt;berlangsung dalam keheningan.Demi untuk melindungi&lt;br /&gt;pasangan Ajili dan pasangan Martha, pihak RS tidak&lt;br /&gt;mengungkapkan dengan jelas identitas mereka semua pada&lt;br /&gt;media, dan juga tak bersedia mengungkapkan keadaan&lt;br /&gt;sebenarnya, mereka hanya memberitahu media bahwa ayah&lt;br /&gt;kandung Monika telah ditemukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita ini mengejutkan seluruh pemerhati berita ini.&lt;br /&gt;Mereka terus-menerus menelepon, menulis suratpada Dr.&lt;br /&gt;Adely, memohon untuk dapat menyampaikan kemarahan mereka&lt;br /&gt;pada orang hitam ini, sekaligus penghormatan mereka&lt;br /&gt;padanya. Mereka berpendapat :"Barangkali ia pernah&lt;br /&gt;melakukan tindak pidana, namun saat ini ia seorang&lt;br /&gt;pahlawan !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 Februari,&lt;br /&gt;kedua pasangan Martha dan suami memohon untuk dapat&lt;br /&gt;bertemu muka langsung dengan Ajili.Awalnya Ajili tak&lt;br /&gt;berani untuk menemui mereka, namun pada permohonan ketiga&lt;br /&gt;Martha, iapun menyetujui hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18 Februari,&lt;br /&gt;dalam ruang tertutup dan dirahasiakan di RS, Martha&lt;br /&gt;bertemu langsung dengan Ajili.&lt;br /&gt;Ajili baru saja memangkas rambutnya, saat ia melihat&lt;br /&gt;Marth, langkah kakinya terasa sangatlah berat, raut&lt;br /&gt;wajahnya memucat. Martha dan suaminya melangkah maju, dan&lt;br /&gt;mereka bersama-sama saling menjabat tangan masing-masing,&lt;br /&gt;sesaat ketiga orang tersebut diam tanpa suara menahan&lt;br /&gt;kepedihan, sebelum akhirnya air mata mereka bersama-sama&lt;br /&gt;mengalir. Beberapa waktu kemudian, dengan suara serak&lt;br /&gt;Ajili berkata : "Maaf...mohon maafkan aku !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat ini telah terpendam dalam hatiku selama 10 tahun.&lt;br /&gt;Hari ini akhirnya aku mendapat kesempatan untuk&lt;br /&gt;mengatakannya langsung kepadamu.Martha menjawab :"Terima&lt;br /&gt;kasih Kau dapat muncul. Semoga Tuhan memberkati, sehingga&lt;br /&gt;sumsum tulang belakangmu dapat menolong putriku".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19 Februari,&lt;br /&gt;Dokter melakukan pemeriksaan sumsum tulang belakang&lt;br /&gt;Ajili.Untungnya, sumsum tulang belakangnya sangat cocok&lt;br /&gt;bagi Monika Sang dokter berkata dengan antusias : "Ini&lt;br /&gt;suatu keajaiban !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22 Februari 2003,&lt;br /&gt;Sekian lama harapan masyarakat luas akhirnya&lt;br /&gt;terkabulkan.Monika menerima sumsum tulang belakang Ajili,&lt;br /&gt;dan pada akhirnyaMonika telah melewati masa kritis. Satu&lt;br /&gt;minggu kemudian, Monika boleh keluar RS dengan sehat&lt;br /&gt;walafiat. Martha dan suami memaafkan Ajili sepenuhnya, dan&lt;br /&gt;secara khusus mengundang Ajili dan Dr. Adely datang&lt;br /&gt;kerumah mereka untuk merayakannya.Tapi hari itu Ajili&lt;br /&gt;tidak hadir, ia memohon Dr. Adely membawa suratnya bagi&lt;br /&gt;mereka. Dalam suratnya ia menyatakan penyesalan dan rasa&lt;br /&gt;malunya berkata :"Aku tak ingin kembali mengganggu&lt;br /&gt;kehidupan tenang kalian. Aku berharap Monika berbahagia&lt;br /&gt;selalu hidup dan tumbuh dewasa bersama kalian.Bila kalian&lt;br /&gt;menghadapi kesulitan bagaimanapun, harap hubungi aku, aku&lt;br /&gt;akan berusaha sekuat tenaga untuk membantu kalian". Saat&lt;br /&gt;ini juga, aku sangat berterima kasih pada Monika, dari&lt;br /&gt;dalam lubuk hatiku terdalam, dialah yang memberiku&lt;br /&gt;kesempatan untuk menebus dosa. Dialah yang membuatku dapat&lt;br /&gt;memiliki kehidupan yang benar-benar bahagia di saparoh&lt;br /&gt;usiaku selanjutnya.Ini adalah hadiah yang ia berikan&lt;br /&gt;padaku !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-6264870652257301473?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/6264870652257301473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/cerita-pendonor-sumsum-tulang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/6264870652257301473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/6264870652257301473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/cerita-pendonor-sumsum-tulang.html' title='cerita pendonor sumsum tulang'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-7130541526366575723</id><published>2012-01-02T02:59:00.002+07:00</published><updated>2012-01-02T02:59:40.759+07:00</updated><title type='text'>Berapa Malaikat Yang Telah Anda Temui Hari ini</title><content type='html'>Ya berapa malaikat yang sudah kau temui hari ini?&lt;br /&gt;Atau hari kemarin?&lt;br /&gt;Di dalam perjalananmu menuju tempat kerja?&lt;br /&gt;Atau dalam perjalananmu menuju ke rumah kembali?&lt;br /&gt;Berapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan itu di rumahmu sendiri.&lt;br /&gt;Berapa malaikat yang kau temui?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada?&lt;br /&gt;Tidak mungkin! Siapa bilang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita ingat-ingat lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin dia yang membuatmu marah-marah karena&lt;br /&gt;membuatmu terbangun di tengah malam buta. Membuatmu&lt;br /&gt;terjaga dengan tangisan. Dan kau hanya berkata dengan&lt;br /&gt;bersungut-sungut, "Anak siapa sih? Rese amat&lt;br /&gt;malem-malem nangis. Berisik!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal mungkin ia membangunkanmu untuk sesuatu hal&lt;br /&gt;bermanfaat yang bisa kau lakukan di tengah malam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin dia yang membuatmu sewot, ketika kau&lt;br /&gt;bertabrakan badan di jalan sehingga membuatmu&lt;br /&gt;terjatuh. Dan kau menjadi sedikit sakit dan malu. Dan&lt;br /&gt;kau membentaknya dengan ucapan, "Pake mata dong kalo&lt;br /&gt;jalan!"&lt;br /&gt;Padahal mungkin ia mengajakmu untuk berlatih bersabar&lt;br /&gt;dan malahan justru jika ia tidak menabrakmu kau akan&lt;br /&gt;sedetik lebih cepat dan mungkin ceritanya akan&lt;br /&gt;berbeda. Tertabrak mobil barangkali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin dia yang membuatmu berpikir buruk, sebab&lt;br /&gt;setiap hari ia selalu menengadahkan tangan padamu&lt;br /&gt;dengan pakaian compang-camping dan baju dekilnya.&lt;br /&gt;Sehingga membuat ini terbersit di pikiranmu, "Males&lt;br /&gt;amat sih ini orang. Badan masih seger gitu loh?"&lt;br /&gt;Padahal mungkin ia mengajakmu untuk berpikir positif&lt;br /&gt;dan lebih bermurah rejeki, setidaknya bermurah senyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya. Cobalah ingat-ingat lagi. Berapa kali dalam sehari&lt;br /&gt;kau membentak, menghardik, membenci, berprasangka,&lt;br /&gt;mencibir, memaki orang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa kali?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab mungkin sebanyak itu pulalah kau berlaku tidak&lt;br /&gt;sepantasnya pada malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyumlah setiap hari pada siapapun yang kau jumpai.&lt;br /&gt;Berpikirlah positif pada setiap orang yang kau temui.&lt;br /&gt;Perlakukanlah orang lain dengan cara yang sama seperti&lt;br /&gt;kau mengharapkan orang lain memperlakukanmu. Tuhan&lt;br /&gt;selalu "bekerja" dengan cara yang misterius.&lt;br /&gt;Maka, selalu lah peka dalam menyikapi semua ini.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-7130541526366575723?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/7130541526366575723/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/berapa-malaikat-yang-telah-anda-temui.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/7130541526366575723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/7130541526366575723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/berapa-malaikat-yang-telah-anda-temui.html' title='Berapa Malaikat Yang Telah Anda Temui Hari ini'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-27243508469834070</id><published>2012-01-02T02:57:00.001+07:00</published><updated>2012-01-02T02:57:12.525+07:00</updated><title type='text'>Kalung Mutiara</title><content type='html'>Alkisah ada seorang gadis cantik, kecil berusia 5 tahun, bermata indah. Suatu hari, ketika ia dan ibunya sedang berbelanja bulanan, gadis cilik itu melihat sebuah kalung mutiara tiruan. Indah, meskipun harganya cuma 2.5 dolar. Ia sangat ingin memiliki kalung tersebut, dan mulai merengek kepada ibunya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya sang Ibu setuju, katanya: "Baiklah, anakku. Tetapi ingatlah bahwa meskipun kalung itu sangat mahal, ibu akan membelikannya untukmu. Nanti, sesampai di rumah, kita buat daftar pekerjaan yang harus kamu lakukan sebagai gantinya. Dan, biasanya kan Nenek selalu memberimu uang pada hari ulang tahunmu. Itu juga harus kamu berikan kepada ibu." "Okay," kata si gadis setuju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merekapun lalu membeli kalung tersebut. Setiap hari, sang gadis dengan rajin mengerjakan pekerjaan yang ditulis dalam daftar oleh ibunya. Uang yang diberikan oleh neneknya pada hari ulangtahunnya juga diberikannya kepada ibunya. Tidak berapa lama, perjanjiannya dengan ibunya pun selesai. Ia mulai memakai kalung barunya dengan rasa sangat bangga. Ia pakai kalung itu kemanapun ia pergi. Ke sekolah taman kanak-kanaknya, ke gereja, ke supermarket, bermain, dan tidur, kecuali mandi. "Nanti lehermu jadi hijau," kata ibunya. Dia juga memiliki seorang ayah yang sangat menyayanginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap menjelang tidur, sang ayah akan membacakan sebuah buku cerita untuknya. Suatu hari, seusai membacakan cerita, sang ayah bertanya kepadanya: "Anakku, apakah kamu sayang ayah?" "Pasti, yah. Ayah tahu betapa aku menyayangi ayah." "Kalau kau memang mencintai ayah, berikanlah kalung mutiaramu pada ayah." "Ya, ayah, jangan kalung ini. Ayah boleh ambil mainanku yang lain. Ayah boleh ambil Rosie, bonekaku yang terbagus. Ayah juga ambil pakaian-pakaiannya yang terbaru. Tapi, jangan ayah ambil kalungku." "Ya, anakku, tidak apa-apa. Tidurlah." Sang Ayah lalu mencium keningnya dan pergi, sambil berkata: "Selamat malam, anakku. Semoga mimpi indah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminggu kemudian, setelah membacakan cerita, ayahnya bertanya lagi: "Anakku, apakah kamu sayang ayah?" "Pasti, Yah. Ayah kan tahu aku sangat mencintaimu." "Kalau begitu, boleh ayah minta kalungmu?" "Ya, jangan kalungku, dong. Ayah ambil Ribbons, kuda-kudaanku. Ayah masih ingat, kan? Itu mainan favoritku. Rambutku panjang, lembut. Ayah bisa memainkan rambutnya, mengepangnya, dan sebagainya. Ambillah, Yah. Asal ayah jangan minta kalungku. Ya?" "Sudahlah, nak. Lupakanlah," kata sang ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari setelah itu, Si gadis cilik terus berpikir, kenapa ayahnya selalu meminta kalungnya, dan kenapa ayahnya selalu menanyai apakah ia sayang padanya atau tidak. Beberapa hari kemudian, ketika ayahnya membacakan cerita, dia duduk dengan resah. Ketika ayahnya selesai membacakan cerita, dengan bibir bergetar ia mengulurkan tangannya yang mungil kepada ayahnya, sambil berkata: "Ayah, terimalah ini".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia lepaskan kalung kesayangannya dari genggamannya, dan ia melihat dengan penuh kesedihan, kalung tersebut berpidah ke tangan sang ayah. Dengan satu tangan menggenggam kalung mutiara palsu Kesayangan anaknya, tangan yang lainnya mengambil sebuah kotak beludru biru kecil dari kantong bajunya. Di dalam kotak beludru itu terletak seuntai kalung mutiara yang asli, sangat indah, dan sangat mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia telah menyimpannya begitu lama, untuk anak yang dikasihinya. Ia menunggu dan menunggu agar anaknya mau melepaskan kalung mutiara plastiknya yang murah, sehingga ia dapat memberikan kepadanya kalung mutiara yang asli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dengan Bapa di Surga. Seringkali Ia menunggu lama sekali agar kita mau menyerahkan segala milik kita yang palsu dan menukarnya dengan sesuatu yang sangat berharga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-27243508469834070?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/27243508469834070/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/kalung-mutiara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/27243508469834070'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/27243508469834070'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/kalung-mutiara.html' title='Kalung Mutiara'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-3008365616717352901</id><published>2012-01-02T02:54:00.002+07:00</published><updated>2012-01-02T02:54:48.547+07:00</updated><title type='text'>Kisah di Musim Dingin (True Story, Dimuat dalam Xia Wen Pao, 2007)</title><content type='html'>Siu Lan, seorang janda miskin memiliki seorang putri kecil berumur 7 tahun,&lt;br /&gt;Lie Mei. Kemiskinan memaksanya untuk membuat sendiri kue-kue dan&lt;br /&gt;menjajakannya di pasar untuk biaya hidup berdua. Hidup penuh kekurangan&lt;br /&gt;membuat Lie Mei tidak pernah bermanja-manja pada ibunya, seperti anak kecil&lt;br /&gt;lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika dimusim dingin, saat selesai membuat kue, Siu Lan melihat&lt;br /&gt;keranjang penjaja kuenya sudah rusak berat. Dia berpesan agar Lie Mei&lt;br /&gt;menunggu di rumah karena dia akan membeli keranjang kue yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang dari membeli keranjang kue, Siu Lan menemukan pintu rumah tidak&lt;br /&gt;terkunci dan Lie Mei tidak ada di rumah. Marahlah Siu Lan.Putrinya&lt;br /&gt;benar-benar tidak tahu diri, sudah hidup susah masih juga pergi bermain&lt;br /&gt;dengan teman-temannya. Lie Mei tidak menunggu rumah seperti pesannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siu Lan menyusun kue kedalam keranjang, dan pergi keluar rumah untuk&lt;br /&gt;menjajakannya. Dinginnya salju yang memenuhi jalan tidak menyurutkan niatnya&lt;br /&gt;untuk menjual kue. Bagaimana lagi ? Mereka harus dapat uang untuk makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai hukuman bagi Lie Mei, putrinya, pintu rumah dikunci Siu Lan dari&lt;br /&gt;luar agar Lie Mei tidak bisa pulang. Putri kecil itu harus diberi pelajaran,&lt;br /&gt;pikirnya geram. Lie Mei sudah berani kurang ajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulang menjajakan kue, Siu Lan menemukan Lie Mei, gadis kecil itu&lt;br /&gt;tergeletak di depan pintu. Siu Lan berlari memeluk Lie Mei yang membeku dan&lt;br /&gt;sudah tidak bernyawa. Siu Lan berteriak membelah kebekuan salju dan menangis&lt;br /&gt;meraung-raung, tapi Lie Mei tetap tidak bergerak. Dengan segera, Siu Lan&lt;br /&gt;membopong Lie Mei masuk ke rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siu Lan menggoncang-goncangkan tubuh beku putri kecilnya sambil meneriakkan&lt;br /&gt;nama Lie Mei. Tiba-tiba jatuh sebuah bungkusan kecil dari tangan Lie Mei.&lt;br /&gt;Siu Lan mengambil bungkusan kecil itu, dia membukanya. Isinya sebungkus&lt;br /&gt;kecil biskuit yang dibungkus kertas usang. Siu Lan mengenali tulisan pada&lt;br /&gt;kertas usang itu adalah tulisan Lie Mei yang masih berantakan namun tetap&lt;br /&gt;terbaca *,"Hi..hi..hi.. mama pasti lupa. Ini hari istimewa buat mama. Aku&lt;br /&gt;membelikan biskuit kecil ini untuk hadiah. Uangku tidak cukup untuk membeli&lt;br /&gt;biskuit ukuran besar. Hi…hi…hi.. mama selamat ulang&lt;br /&gt;tahun."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-3008365616717352901?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/3008365616717352901/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/kisah-di-musim-dingin-true-story-dimuat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/3008365616717352901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/3008365616717352901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/kisah-di-musim-dingin-true-story-dimuat.html' title='Kisah di Musim Dingin (True Story, Dimuat dalam Xia Wen Pao, 2007)'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-4973917078340604350</id><published>2012-01-02T02:52:00.001+07:00</published><updated>2012-01-02T02:52:05.350+07:00</updated><title type='text'>8 Manfaat Mempunyai Wajah Kurang Ganteng</title><content type='html'>Saya rasa tidak ada orang yang ingin dilahirkan jadi orang jelek karena semua ingin lahir dengan rupa yang baik dan setelah besar tumbuh dan berkembang menjadi orang yang cakep yaitu kalau laki-laki itu ganteng dan kalau perempuan itu cantik. Tapi apa mau dikata kita tidak bisa memilih dan penampilan merupakan anugerah dari Sang Maha Kuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya orang yang memiliki wajah atau penampilan yang relatif jelek itu tidak selalu membawa berkah karena semua ada hikmah atau keunggulan tertentu yang belum tentu bisa diraih oleh orang yang berpenampilan relatif baik. Diantaranya yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tidak Banyak Gangguan Untuk Mengembangkan Diri&lt;br /&gt;Orang yang berwajah jelek dan biasa saja punya banyak waktu luang untuk pengembangan diri karena tidak banyak gangguan dengan pacaran, dikejar penggemar, digoda lawan jenis, ditawari jadi foto model, kerja part time yang mengumbar kelebihan fisik, dan berbagai gangguan lain akibat keunggulan fisik. Terdapat waktu banyak untuk belajar dan berkarir labih serius untuk mempersiapkan masa depan yang akan dijalani nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tidak Mengalami Patah Hati Yang Serius&lt;br /&gt;Kalau selama remaja tidak memikirkan masalah pacaran maka tidak mungkin ada rasa sakit hati karena diputuskan pacar, dikhianati pacar, rasa cemburu buta, dan lain sebagainya. Paling-paling hanya iri sama orang lain karena jomblo dan cemburu karena lawan jenis yang kita suka mesra dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mendapat Jodoh Yang Serius Dan Baik&lt;br /&gt;Jika serius menggarap masa depan dan akhirnya mendulang sukses, pintar serta kemapanan maka tidak mungkin jodoh akan datang sendiri karena dari sisi bobot bibit bebet terpenuhi bobot dan bebet. Dengan kondisi sukses maka orang jelek bisa memperbaiki penampilan diri dengan uang yang melimpah sehingga memperbesar mendapat pasangan yang berkualitas baik. Tetapi jangan terlalu mengharap yang high quality karena cukup pandai dan baik saja itu sudah cukup untuk membentuk keluarga yang bahagia. Tidak perlu dapat jodoh yang cakep di fisik saja karena justru bisa menimbulkan masalah jika orang itu tidak memiliki itikad baik dan juga terlalu lugu / polos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Lebih Bisa Menjaga Kesucian (Keperawanan / Keperjakaan)&lt;br /&gt;Orang yang jelek / biasa yang memiliki iman yang kuat kurang dilirik lawan jenis untuk diajak melakukan seks bebas sehingga banyak terhindar dari perbuatan dosa, dari pergaulan bebas yang salah jalan, dari pengaruh ajakan narkoba, rokok, minuman keras, dsb. Setelah dewasa pun akan punya rasa percaya diri dan nilai lebih dari orang yang terjerumus pergaulan sesat. Orang yang jelek atau biasa saja bisa juga terjerumus jika tidak punya iman hanya sebagai orang yang diperalat oleh lawan jenis untuk pemuas nafsu, pemorotan uang, dll. Yang pasti setelah dewasa dan sadar orang jelek / biasa akan lebih menyesal dari yang berpenampilan oke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Punya Banyak Kesempatan Untuk Mencengangkan Orang Lain&lt;br /&gt;Orang yang mukanya biasa ke bawah biasanya kurang diperhitungkan dan dianggap masa depan akan biasa-biasa atau di bawah standard. Namun jika serius menggarap masa depan dan berhasil maka orang yang menganggap rendah kita akan tercengang hebat dan iri. Para lawan jenis pun dari yang acuh bisa berubah menjadi suka karena kepandaian dan kesuksesan yang telah diraih dengan kerja keras hasil banting tulang sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Minim Gangguan Setelah Berkeluarga&lt;br /&gt;Orang yang memiliki muka yang jelek dan biasa umumnya kurang dilirik oleh pihak luar yang dapat menghancurkan koharmonisan rumah tangga yang sedang berjalan. Yang ada mungkin pihak luar yang hanya suka dengan harta yang dimiliki oleh keluarga itu. Dengan begitu bagi orang jelek / biasa yang pandai dan beriman, rintangan hidup semacam itu tidak akan diindahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Meminimalisir Berbagai Tindak Kejahatan / Kriminalitas Seksual&lt;br /&gt;Memiliki wajah yang dianggap bagus akan membahayakan kita ketika masih kecil dan remaja yang umumnya memiliki pemikiran yang polos. Ada banyak orang dewasa yang suka memangsa anak di bawah umur serta orang dewasa yang senang menjerumuskan pemuda pemudi abg ke lembah hitam. Memiliki anak yang secara umum dinilai cakep akan lebih membuat kita waswas karena akan lebih aktif dalam menarik rasa suka dari teman sebaya maupun yang lebih tua. Jika tidak diawasi dan dibekali dengan baik, masa depannya bisa hancur berantakan dalam sekejap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Lebih Dihargai Karena Kemampuan Murni &amp;amp; Keimanan&lt;br /&gt;Seseorang yang cerdas / pandai dengan ilmu pengetahuan yang dimiliki serta memiliki keimanan yang baik di sisi agama sehingga memberikan sumbangsih yang besar bagi masyarakat umum akan jauh lebih dihargai oleh orang lain dan juga Tuhan. Berbeda dengan orang yang cakep secara fisik namun otaknya biasa dan perilakunya kurang baik di mata masyarakat. Mungkin orang segan kerena dia cakep tapi di belakang akan dicemoh. Orang jelek yang bodoh akan sangat berbahaya di masa depan, karena akan kalah bersaing dengan orang cakep yang bodoh. Tetapi orang jelek yang cerdas akan bisa memiliki ribuan anak buah yang cakep-cakep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadi intinya sukuri apa yang ada pada diri kita, jangan pesimis, dan tetap SEMANGAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-4973917078340604350?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/4973917078340604350/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/8-manfaat-mempunyai-wajah-kurang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/4973917078340604350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/4973917078340604350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/8-manfaat-mempunyai-wajah-kurang.html' title='8 Manfaat Mempunyai Wajah Kurang Ganteng'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-6404030094898069639</id><published>2012-01-01T05:15:00.001+07:00</published><updated>2012-01-01T05:15:22.929+07:00</updated><title type='text'>Inspiration story</title><content type='html'>Ada sebuah perusahaan besar di Indonesia (anda tahu Astra Internasional bukan?) yang sedang mencari karyawan. Dalam tes tertulisnya, mereka hanya memberikan satu kasus untuk dijawab: Anda sedang mengendarai motor ditengah malam gelap gulita dan hujan lebat di sebuah daerah yang penduduknya sedang diungsikan semuanya karena bencana banjir.Pemerintah setempat hanya bisa memberikan bantuan 1 buah bis yang saat ini juga sedang mengangkut orang-orang ke kota terdekat. Saat itu juga Anda melewati sebuah perhentian Bis satu-satunya didaerah itu.Di perhentian Bis itu Anda melihat 3 orang yang merupakan orang terakhir di daerah itu yang sedang menunggu kedatangan Bis :&lt;br /&gt;- Seorang nenek tua yang sekarat&lt;br /&gt;- Seorang dokter yang pernah menyelamatkan hidup Anda sebelumnya.&lt;br /&gt;- Seseorang yang selama ini menjadi idaman hati Anda dan akhirnya Anda temukan&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Anda hanya bisa mengajak satu orang untuk membonceng Anda, siapakah yang akan Anda ajak ? Dan jelaskan jawaban Anda mengapa Anda melakukan itu.&lt;br /&gt;Sebelum Anda menjawab, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan: Seharusnya Anda menolong nenek tua itu dulu karena dia sudah sekarat. Jika tidak segera ditolong akan meninggal.Namun, kalo dipikir-pikir, orang yang sudah tua memang sudah mendekati ajalnya. Sedangkan yang lainnya masih sangat muda dan harapan hidup kedepannya masih panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter itu pernah menyelamatkan hidup Anda. Inilah saat yang tepat untuk membalas budi kepadanya.Tapi kalo dipikir, kalo sekedar membalas budi bisa lain waktu khan.Namun,kita tidak akan pernah tau kapan kita mendapatkan kesempatan itu lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendapatkan idaman hati adalah hal yang sangat langka. Jika kali ini Anda lewatkan, mungkin Anda tidak akan pernah ketemu dia lagi. Dan impian Anda akan kandas selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi yang mana yang Anda pilih ?&lt;br /&gt;Jawab dulu sesuai naluri, nalar &amp;amp; kata hati anda dulu...&lt;br /&gt;Baru buka contekannya dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kayaknya banyak dari antara anda yg akan salah menjawab nih...hehehe. .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk direnungkan saja (ndak usah serius-serius amat):Dari sekitar 2000-an orang pelamar hanya 1 orang yang diterima bekerja di perusahaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tersebut tidak menjelaskan jawabannya, hanya menulis dengan singkat : "Saya akan memberikan kunci motor saya kepada sang dokter dan meminta dia untuk membawa nenek tua yang sedang sekarat tersebut untuk ditolong segera.Sedangkan saya sendiri akan tetap tinggal disana dengan sang idaman hati saya untuk menunggu Bis kembali menolong kami."&lt;br /&gt;Maka sang HRD yg mulai kecewa dgn hasil seleksinya (sebab banyak yg gagal dan penjelasannya tidak memuaskan, egois, tidak perduli sesama dsb.) akhirnya lega sekali.Tugasnya selesai...sudah ditemukannya sang calon karyawan tersebut.Dan diterimanyalah calon karyawan tersebut dan langsung mendapat "kualifikasi smart &amp;amp; brilliant employee, prospectfull career". Anda&lt;br /&gt;tau nasib sang karyawan tadi?....Sekarang dia sudah menjadi seorang Menperindag Indonesia. Ya dia......si "Rini Suwandi"...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MESSAGE: Terkadang...dengan rela untuk melepaskan sesuatu yang kita miliki, mengakui segala keterbatasan yang kita miliki dan melepaskan semua keinginan kita untuk sesuatu yang lebih mulia, kita akan mendapatkan sesuatu yang jauh lebih besar......dan lebih hmmm.....&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-6404030094898069639?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/6404030094898069639/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/inspiration-story.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/6404030094898069639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/6404030094898069639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/inspiration-story.html' title='Inspiration story'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-5634941602253976337</id><published>2012-01-01T04:47:00.001+07:00</published><updated>2012-01-01T04:47:18.092+07:00</updated><title type='text'>PERHATIAN!!!! BERI PERHATIAN BAGI ORANG YANG ANDA CINTAI</title><content type='html'>Pada suatu malam Budi, seorang eksekutif sukses, seperti biasanya sibuk memperhatikan berkas-berkas pekerjaan kantor yang dibawanya pulang ke rumah,karena keesokan harinya ada rapat umum yang sangat penting dengan para pemegang saham. Ketika ia sedang asyik menyeleksi dokumen kantor tersebut, Putrinya Jessica datang mendekatinya, berdiri tepat disampingnya, sambil memegang buku cerita baru. Buku itu bergambar seorang Sun Go Kong yang imut, sangat menarik perhatian Jessica, "Pa liat"! Jessica berusaha menarik perhatian ayahnya. Budi menengok ke arahnya, sambil menurunkan kaca matanya, kalimat yang keluar hanyalah kalimat basa-basi "Wah,. Buku Baru ya Jes?", "Ya papa" Jessica berseri-seri karena merasa ada tanggapan dari ayahnya. "Baca in Jessi dong pa" pinta Jessica lembut, "Wah papa sedang sibuk sekali, jangan sekarang deh" sanggah budi dengan cepat. Lalu ia segera mengalihkan perhatiannya pada kertas-kertas yang berserakkan didepannya, dengan serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jessica bengong sejenak, namun ia belum menyerah. Dengan suara lembut dan sedikit manja ia kembali merayu "pa, mama bilang papa mau baca untuk Jessi" Budi mulai agak kesal, "Jes papa sibuk, sekarang Jessi suruh mama baca ya" "pa, mama cibuk, terus, papa liat gambarnya lucu-lucu", "Lain kali Jessica, sana ! papa lagi banyak kerjaan" Budi berusaha memusatkan perhatiannya pada lembar-lembar kertas tadi, menit demi menit berlalu, Jessica menarik nafas panjang dan tetap disitu, berdiri ditempatnya penuh harap, dan tiba-tiba ia mulai lagi. "pa,.. gambarnya bagus, papa pasti suka", "Jessica, PAPA BILANG, LAIN KALI !!" kata Budi membentaknya dengan keras, Kali ini Budi berhasil, semangat Jessica kecil terkulai, hampir menangis, matanya berkaca-kaca dan ia bergeser menjauhi ayahnya "Iya pa,. lain kali ya pa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia masih sempat mendekati ayahnya dan sambil menyentuh lembut tangan ayahnya ia menaruh buku cerita di pangkuan sang Ayah. "pa kalau papa ada waktu, papa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;baca keras-keras ya pa, supaya Jessica bisa denger" Hari demi hari telah berlalu, tanpa terasa dua pekan telah berlalu namun permintaan Jessica kecil tidak pernah terpenuhi, Buku cerita "Anak-anak pembawa perdamaian"(terbitan KORPAR Choice Katedral), belum pernah dibacakan bagi dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga suatu sore terdengar suara hentakan keras "Buukk!!" beberapa tetangga melaporkan dengan histeris bahwa Jessica kecil terlindas kendaraan seorang pemuda mabok yang melajukan kendaraannya dengan kencang didepan rumah Budi. Tubuh Jessica mungil terhentak beberapa meter, dalam keadaan yang begitu panik ambulance didatangkan secepatnya, selama perjalanan menuju rumah sakit, Jessica kecil sempat berkata dengan begitu lirih "Jessi takut pa, jessi takut ma, Jessi sayang papa mama" darah segar terus keluar dari mulutnya hingga ia tidak tertolong lagi ketika sesampainya di rumah sakit terdekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian hari itu begitu mengguncangkan hati nurani Budi, Tidak ada lagi waktu tersisa untuk memenuhi sebuah janji. Kini yang ada hanyalah penyesalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permintaan sang buah hati yang sangat sederhana,.. pun tidak terpenuhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih segar terbayang dalam ingatan budi tangan mungil anaknya yang memohon kepadanya untuk membacakan sebuah cerita, kini sentuhan itu terasa sangat berarti sekali, ",...papa baca keras-keras ya pa, supaya Jessica bisa denger" kata-kata jessi terngiang-ngiang kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore itu setelah segalanya telah berlalu, yang tersisa hanya keheningan dan kesunyian hati, canda dan riang Jessica kecil tidak akan terdengar lagi, Budi mulai membuka buku cerita "Anak-anak pembawa perdamaian" yang diambilnya perlahan dari onggokan mainan Jessica di pojok ruangan. Bukunya sudah tidak baru lagi, sampulnya sudah usang dan koyak. Beberapa coretan tak berbentuk menghiasi lembar-lembar halamannya seperti sebuah kenangan indah dari Jessica kecil. Budi menguatkan hati, dengan mata yang berkaca-kaca ia membuka halaman pertama dan membacanya dengan suara keras, tampak sekali ia berusaha membacanya dengan keras, Ia terus membacanya dengan keras-keras halaman demi halaman, dengan berlinang air mata. "Jessi dengar papa baca ya" selang beberapa kata,.. hatinya memohon,.lagi "Jessi papa mohon ampun nak" "papa sayang Jessi"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seakan setiap kata dalam bacaan itu begitu menggores lubuk hatinya, tak kuasa menahan itu Budi bersujut dan menagis,..memohon satu kesempatan lagi untuk mencintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang mengasihi selalu mengalikan kesenangan dan membagi kesedihan kita, Ia selalu memberi PERHATIAN kepada kita Karena ia Peduli kepada kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ADAKAH "PERHATIAN TERBAIK" ITU BEGITU MAHAL BAGI MEREKA ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERILAH "PERHATIAN TERBAIK" WALAUPUN ITU HANYA SEKALI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah Kesempatan untuk memberi perhatian kepada orang-orang yang kita cintai itu sangat berharga ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DO IT NOW&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berilah "PERHATIAN TERBAIK" bagi mereka yang kita cintai LAKUKAN SEKARANG !! KARENA HANYA ADA SATU KESEMPATAN UNTUK MEMPERHATIKAN DENGAN HATI KITA&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-5634941602253976337?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/5634941602253976337/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/perhatian-beri-perhatian-bagi-orang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/5634941602253976337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/5634941602253976337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/perhatian-beri-perhatian-bagi-orang.html' title='PERHATIAN!!!! BERI PERHATIAN BAGI ORANG YANG ANDA CINTAI'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-2681161680176041917</id><published>2012-01-01T04:45:00.000+07:00</published><updated>2012-01-01T04:45:12.252+07:00</updated><title type='text'>PING ! - Chat via BBM with God</title><content type='html'>&lt;b&gt;TUHAN :&lt;/b&gt; PING ! Oiiiiii.... Ellisssss !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SAYA :&lt;/b&gt; Oiiii...Siapa nih ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TUHAN : &lt;/b&gt;Ini TUHAN. Aku mendengar doamu. Jadi Aku ingin ngobrol denganmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SAYA :&lt;/b&gt; OMG, saya sering berdoa kepada-Mu. Tapi sekarang saya lagi sibuk nih bos !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TUHAN :&lt;/b&gt; Sedang sibuk apa ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SAYA :&lt;/b&gt; Sibuk mikirin masalah hidup, masalah kesehatan, masalah ekonomi, masa depan... hmmm... banyak lah ! Waktu ini terasa berlalu begitu saja tanpa ada arti, Huuuft.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TUHAN : &lt;/b&gt;Pemikiran memberimu kesibukan. Tapi tindakan memberimu hasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SAYA : &lt;/b&gt;Saya mengerti itu. Tapi untuk prakteknya tidak semudah teorinya. Btw, ada apa nih tiba-tiba Tuhan ajak saya chatting di BBM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TUHAN : &lt;/b&gt;Aku ingin memecahkan masalahmu dan memberimu beberapa petunjuk. Di era Blackberry ini, Aku ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada sekedar lewat Kothbah atau mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SAYA :&lt;/b&gt; OK...ok...ok..., Bisa beritahu ngak, kenapa hidup ini begitu rumit ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TUHAN :&lt;/b&gt; Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisalah penyebab yang membuatnya jadi rumit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SAYA :&lt;/b&gt; Ooooh begitu.... Trus kenapa hidup saya tidak terasa menyenangkan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TUHAN :&lt;/b&gt; Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir telah menjadi kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SAYA : &lt;/b&gt;Jiaaaah, bagaimana mungkin saya tidak khawatir jika hidup saya penuh ketidakpastian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TUHAN : &lt;/b&gt;Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SAYA :&lt;/b&gt; Tapi, terlalu sering saya mengalami rasa sakit karena ketidakpastian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TUHAN :&lt;/b&gt; Rasa sakit tidak bisa dihindari, tetapi penderitaan adalah sebuah pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SAYA :&lt;/b&gt; Jika Penderitaan itu pilihan,mengapa orang baik selalu menderita ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TUHAN :&lt;/b&gt; Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api. Orang tidak dapat melewati rintangan, tanpa menderita. Melalui pengalaman itu kamu akan semakin baik dan kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SAYA :&lt;/b&gt; Maksudnya pengalaman pahit itu berguna?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TUHAN : &lt;/b&gt;Ya. sangat berguna, pengalaman adalah guru yang keras. Guru pengalaman memberi ujian dahulu, baru kemudian pemahamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SAYA : &lt;/b&gt;Tetapi, mengapa saya harus melalui semua ujian itu ? Mengapa saya tidak dapat hidup bebas dari masalah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TUHAN :&lt;/b&gt; Masalah adalah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental dan rohani. Kekuatan dari dalam dirimu akan muncul dari perjuangan dan rintangan, bukan muncul dari berleha-leha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SAYA :&lt;/b&gt; Jujur aja yah...ditengah segala persoalan ini, saya merasa kehilangan arah tidak tahu kemana harus mulai melangkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TUHAN :&lt;/b&gt; Pandanglah hanya kepada-Ku maka matamu akan memberimu penglihatan yang terang dan hatimu akan menunjukanmu arah yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SAYA :&lt;/b&gt; Seringkali kegagalan membuatku menderita. Apa yang harus saya lakukan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TUHAN :&lt;/b&gt; Kegagalan dan keberhasilan adalah suatu ukuran yang dibuat oleh orang lain. Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri. Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kau sedang berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SAYA : &lt;/b&gt;Di dalam keadaan sulit, bagaimana saya bisa tetap bersemangat ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TUHAN :&lt;/b&gt; Selalulah bersyukur ! Selalu hitung berkat yang telah peroleh, jangan hitung apa yang tidak kau peroleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SAYA :&lt;/b&gt; Apa sih yang menarik dari manusia ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TUHAN &lt;/b&gt;: Jika menderita, Manusia bertanya "Mengapa harus aku ?". Jika Manusia bahagia, tidak ada yang pernah bertanya "Mengapa harus aku ?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SAYA :&lt;/b&gt; Seringkali saya bertanya, siapa saya, untuk apa saya hidup ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TUHAN :&lt;/b&gt; Ckckckckkk...Jangan bertanya siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadi apa kamu. Berhentilah menanyakan tujuan hidupmu, tetapi ciptakan tujuan itu. Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SAYA :&lt;/b&gt; Bagaimana agar kehidupan saya menjadi lebih baik ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TUHAN :&lt;/b&gt; Hadapilah masa lalu-mu tanpa penyesalan. Peganglah saat ini dengan keyakinan. Siapkan masa depan tanpa rasa takut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SAYA :&lt;/b&gt; Pertanyaan terakhir yah Bos. Seringkali saya merasa doa-doaku tidak dijawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TUHAN :&lt;/b&gt; Setiap doa selalu Aku jawab, tetapi seringkali jawabanku adalah TIDAK sebab Aku tau apa yang terbaik untukmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SAYA : &lt;/b&gt;Siiiip dech... mantaaap ! Thanks God. Kapan-kapan sambung lagi yah ! lol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TUHAN :&lt;/b&gt; Oce. Teguhlah dalam iman, dan buanglah rasa takut. Hidup adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah untuk diselesaikan. Percayalah padaKu. Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup. Love u and BRB !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SAYA :&lt;/b&gt; Siiip... Love u... Bye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TUHAN :&lt;/b&gt; Bye..."Off"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-2681161680176041917?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/2681161680176041917/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/ping-chat-via-bbm-with-god.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/2681161680176041917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/2681161680176041917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/ping-chat-via-bbm-with-god.html' title='PING ! - Chat via BBM with God'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-5512783898382415223</id><published>2012-01-01T04:39:00.002+07:00</published><updated>2012-01-01T04:39:42.302+07:00</updated><title type='text'>Untuk para wanita tercantik di dunia</title><content type='html'>Bagi Anda-anda WANITA CANTIK di luar sana yg merasa SANGAT BANGGA DENGAN KECANTIKAN ANDA dan bahkan merasa Anda BISA MENDAPATKAN SEGALANYA HANYA DENGAN BERMODAL TAMPANG SAJA……SILAKAN BACA INI TERLEBIH DAHULU :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat&lt;br /&gt;dari cewek cantik yang ingin mendapatkan pria kaya yang dimuat di suatu&lt;br /&gt;majalah. Suratnya ditanggapi oleh seorang pria kaya dengan serius.&lt;br /&gt;Bagus kata-katanya dan jangan lupa lihat nama pria yang membalas suratnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang gadis muda dan cantik, mengirimkan surat ke sebuah majalah terkenal,&lt;br /&gt;dengan judul:&lt;br /&gt;“Apa yang harus saya lakukan untuk dapat menikah dengan pria kaya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akan jujur, tentang apa yang akan coba saya katakan disini.&lt;br /&gt;Tahun ini saya berumur 25 tahun. Saya sangat cantik, mempunyai selera yang bagus akan fashion.&lt;br /&gt;Saya ingin menikahi seorang pria dengan penghasilan minimal $500ribu/tahun.&lt;br /&gt;anda mungkin berpikir saya matre, tapi penghasilan $1juta/tahun hanya dianggap sebagai kelas menengah&lt;br /&gt;di New York . Persyaratan saya tidak tinggi. apakah ada di forum ini mempunyai penghasilan $500ribu/tahun?&lt;br /&gt;apa kalian semua sudah menikah? yang saya ingin tanyakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa yang harus saya lakukan untuk menikahi orang kaya seperti anda?&lt;br /&gt;yang terkaya pernah berkencan dengan saya hanya $250rb/tahun. Bila seseorang ingin pindah ke area&lt;br /&gt;pemukiman elit di City Garden NewYork , penghasilan $ 250rb/tahun tidaklah cukup.&lt;br /&gt;Dengan kerendahan hati, saya ingin menanyakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana para lajang2 kaya hang out?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisaran umur berapa yang harus saya cari?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa kebanyakan istri dari orang2 kaya hanya berpenampilan standar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah bertemu dengan beberapa wanita yang memiliki penampilan tidak menarik, tapi mereka bisa menikahi pria kaya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana, anda memutuskan, siapa yang bisa menjadi istrimu, dan siapa yang hanya bisa menjadi pacar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Cantik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah balasan dari seorang pria yang bekerja&lt;br /&gt;di Finansial Wall Street :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya telah membaca suratmu dengan semangat. Saya rasa banyak gadis2 di luar sana yang&lt;br /&gt;mempunyai pertanyaan yang sama. Ijinkan saya untuk menganalisa situasimu sebagai seorang profesional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapatan tahunan saya lebih dari $500rb, sesuai syaratmu, jadi saya harap semuanya tidak berpikir saya main2 di sini. Dari sisi seorang bisnis, merupakan keputusan salah untuk menikahimu. jawabannya mudah saja,&lt;br /&gt;Saya coba jelaskan, coba tempatkan “kecantikan” dan “uang” bersisian, dimana anda mencoba menukar kecantikan dengan uang:&lt;br /&gt;Pihak A menyediakan kecantikan, dan Pihak B membayar untuk itu, hal yg masuk akal. tapi ada masalah disini,&lt;br /&gt;kecantikan anda akan menghilang, tapi uang saya tidak akan hilang tanpa ada alasan yang bagus. Faktanya, pendapatan&lt;br /&gt;saya mungkin akan meningkat dari tahun ke tahun, tapi anda tidak akan bertambah cantik tahun demi tahun.&lt;br /&gt;Karena itu, dari sudut pandang ekonomi, saya adalah aset yang akan meningkat, dan anda adalah aset yang akan menyusut. Bukan hanya penyusutan normal, tapi penyusutan eksponensial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hanya (kecantikan) itu aset anda, nilai anda akan sangat mengkhawatirkan 10 tahun mendatang. Dari aturan yg kita gunakan di Wall Street, setiap pertukaran memiliki posisi, kencan dengan anda juga merupakan posisi tukar.&lt;br /&gt;Jika nilai tukar turun, kita akan menjualnya dan adalah ide buruk untuk menyimpan dalam jangka lama, seperti pernikahan&lt;br /&gt;yang anda inginkan. mungkin terdengar kasar, tapi untuk membuat keputusan bijaksana, setiap aset dengan nilai depresiasi&lt;br /&gt;besar akan dijual atau “disewakan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa saja dengan penghasilan tahunan $500rb, bukan orang bodoh, kami hanya berkencan dengan anda, tapi tidak akan menikahi anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akan menyarankan agar anda lupakan saja untuk mencari cara menikahi orang kaya. Lebih baik anda menjadikan diri anda orang kaya dengan pendapatan $500rb/tahun. Ini kesempatan lebih bagus daripada mencari orang kaya bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah2an balasan ini dapat membantu. Jika anda tertarik untuk “simpan pinjam”, hubungi saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ttd,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;J.P. Morgan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;N.B : J.P Morgan adalah pendiri salah satu Bank terbesar di Amerika yaitu J.P MORGAN CHASE BANK&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-5512783898382415223?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/5512783898382415223/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/untuk-para-wanita-tercantik-di-dunia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/5512783898382415223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/5512783898382415223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/untuk-para-wanita-tercantik-di-dunia.html' title='Untuk para wanita tercantik di dunia'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-3600709386548916676</id><published>2012-01-01T04:02:00.001+07:00</published><updated>2012-01-01T04:02:26.582+07:00</updated><title type='text'>Belajar dari Seekor Kupu- Kupu</title><content type='html'>Seorang gadis kecil menemukan kepompong kupu-kupu di halaman depan rumahnya. Suatu hari, kepompong tersebut muncul lubang kecil. Dari situ muncul kupu-kupu yang terus berjuang memaksakan dirinya untuk melewati lubang kecil itu dan berlangsung beberapa jam lamanya. Untuk sesaat kupu-kupu berhenti. Dia telah berusaha semampunya, tidak ada kemajuan dan kelihatan kehabisan tenaga dan tidak bisa lebih jauh lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya gadis kecil itu memutuskan untuk membantu. Dia ambil sebuah gunting kecil dan memotong sisa kekangan kepompong itu. Kupu-kupu itu keluar dengan mudahnya. Namun dia mempunyai tubuh gembung yang kecil, serta sayap-sayapnya yang mengkerut. Harapan dari gadis kecil itu nantinya sayap-sayapnya akan mekar melebar lalu terbang dengan indahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataannya kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di sekitarnya dengan tubuh yang gembung dan sayapnya yang mengkerut. Gadis kecil itu bingung bahwa kebaikan dan ketergesaannya berakibatkan sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepompong yang menghambat mendorong kupu-kupu berjuang untuk melewati lubang kecil itu sebenarnya adalah cara untuk memaksa cairan tubuh kupu-kupu ke pembuluh di dalam sayap-sayapnya sehingga sayapnya tersebut berkembang maksimal dan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menjalani kehidupan sering kali kita harus banyak berjuang dengan keras. Jika Tuhan membiarkan hidup tanpa hambatan, itu mungkin melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak sekuat yang semestinya kita mampu. Kita mungkin tidak akan pernah terbang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-3600709386548916676?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/3600709386548916676/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/belajar-dari-seekor-kupu-kupu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/3600709386548916676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/3600709386548916676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/belajar-dari-seekor-kupu-kupu.html' title='Belajar dari Seekor Kupu- Kupu'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-1180511664616728891</id><published>2012-01-01T03:47:00.002+07:00</published><updated>2012-01-01T03:47:28.260+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia cowok'/><title type='text'>Ironi seorang Pria</title><content type='html'>Seringkali kita mendengar pria lebih memilih untuk melajang lebih lama dengan alasan - alasan ekonomi. lebih spesifiknya mungkin punya rumah pribadi dulu, mobil mewah gaji puluhan juta, dan juga mengeluarkan uang ratusan juta hanya untuk sebuah pesta married.PictureKarenanya sebelum menikah para pria bekerja extra keras untuk mengumpulkan uang demi kemapanan ini tidak salah. Sudah selayaknya untuk punya kehidupan yang aman secara finansial saat berumah tangga dan memberikan kenyamanan bagi istri. Tapi pada saat kemapanan itu sudah dimiliki, ada situasi yang menjebak para pria saat seorang pria sudah begitu kaya, maka semua jenis wanita akan datang kepada dia menawarkan cinta.Tapi pada akhirnya semua menjadi buram, apakah mereka datang karena cinta ???????? ataukah mereka mencintai uang kita ????????sampai akhirnya sesuatu yang buruk terjadi, hingga kita menyesal kenapa kita bisa menjadi begitu kaya.PictureWanita mana yang tidak akan datang bila kamu begitu tampan, cerdas, kaya dan muda ? semua ingin merasakan new jaguar mu, tidur di atas tempur pedic mu, tinggal di pent house mu, dan juga berdampingan dengan pria berjas cavalli itu semua merupakan gambaran bahwa uang bisa memanipulasi perasaan dan parahnya itu adalah uangmu.Bila saat ini kamu memiliki mobil dan seorang pacar, kamu tidak akan pernah tahu.Apakah wanita ini masih mencintaimu kalo suatu saat kamu hanya naik sepeda motor butut ??Bagaimana kalau kamu tak lagi mempunyai rumah pribadi dan hanya ada tempe di atas meja makan ??Karena dia datang pada saat kamu bisa memberikan kenyamanan - kenyamanan finansial yang dia idam - idamkan .Cintakah yang kamu punya ???TENTU SAJA BUKAN....Kamu hanya memiliki wanita yang mencintai kenyamanan yang bisa kamu sediakan.Beruntunglah bagi pasangan yang telah menikah &amp;amp; mereka ber dua memulainya dari bawah. Mensyukuri mobil mereka, karena mereka berdua pernah merasakan panas hujan dengan sepeda motor.Menyenangi spring bed baru mereka karena mereka pernah berdua pernah tidur bersama di atas sebuah kasur busa kecil.Terharu dengan rumah pribadi mereka karena dulu mereka pernah tinggal hanya di sebuah kostBeruntunglah para pria yang memiliki wanita yang begitu mencintai mereka dan mendampingi di saat berjuang menuju kehidupan yang lebih baikMulai hari ini belajarlah untuk menghargai wanita yang mencintai kamu apa adanyaKebanyakan pria malah meninggalkan wanita yang sudah menemani mereka sewaktu susah dan mencari istri yang lebih cantik dan lebih muda ketika sudah senang ataupun kayabukalah mata kalian ...Jika kalian berpasangan sejak kalian masih muda, misalnya sejak SMA dan ketika sudah berjalan 5 - 6 tahun, wanita anda selalu menargetkan umur married yang mereka maksudkan harus sudah mapan dan selalu menanyakan kemampuan finansial anda untuk membelikan mereka tas hermes, mobil - mobil mewah, baju - baju mahal untuk masa yang akan datang.Pikirlah lagi. Sehingga hidup anda hanya penuh dengan obsesi untuk memenuhi tuntutan wanita anda tanpa memikirkan apakah dengan itu anda akan menjadi lebih baik di kemudian harinya, sehingga anda merasa harus memenuhi tuntutan itu karena wanita itu segala - segalanya buat anda, dan dunia rasanya runtuh kalau anda ditinggalkan olehnya.Apakah mereka itu hanya melihat kemampuan yang kita memberikan kenyamanan, atau usaha kita dalam berkerja untuk memberikan kepada mereka kenyamanan.Sebaiknya anda boleh berpikir ulang atas hubungan anda dengan wanita tersebutNikahilah wanita yang ada di sisimu sekarang jika kalian merasa cocok dan tidak perlu menunda2 karena mengejar kekayaan dan kemapanan karena rejeki akan muncul sendiri jika kita berusaha dengan tekun dan keras. Kalau wanita itu menerima kamu apa adanya, walau dirimu belum mapan atau baru mulai maka hargailah dan dekaplah wanita itu, hingga maut memisahkan kalian berdua.Tambahan dari gua : Memang ga salah kalau pepatah bilang, "Kesetiaan tersulit seorang pria diuji ketika ia berada di titik puncak kehidupannya, sedangkan kesetiaan seorang wanita akan paling sahih diuji ketika kemapanan suaminya berada di titik nadir."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-1180511664616728891?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/1180511664616728891/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/ironi-seorang-pria.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/1180511664616728891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/1180511664616728891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2012/01/ironi-seorang-pria.html' title='Ironi seorang Pria'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-4747042649627373255</id><published>2011-12-30T00:18:00.001+07:00</published><updated>2012-01-01T03:47:39.743+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='all about love'/><title type='text'>Everything about love...</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: Comic Sans MS;"&gt;Sepasang kekasih sedang melaju lebih dari 100 km/jam di jalan dengan sebuah motor.&lt;br /&gt;Cewek : Pelan-pelan, aku takut.&lt;br /&gt;Cowok : Tidak, ini menyenangkan.&lt;br /&gt;Cewek : Tidak, ini sama sekali tidak menyenangkan. Please, aku takut!&lt;br /&gt;Cowok : Baik, tapi katakan dulu bahwa kamu mencintaiku.&lt;br /&gt;Cewek : Aku mencintaimu! Sekarang pelankan motornya!&lt;br /&gt;Cowok : Sekarang beri aku pelukan yang erat.&lt;br /&gt;(Lalu si cewek memeluknya)&lt;br /&gt;Cowok : Bisakah kamu melepas helmku &amp;amp; kamu pakai? Helm ini sangat menggangguku!&lt;br /&gt;(Si cewek itu pun menurutinya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya ada berita di koran sebuah sepeda motor menabrak gedung karena rem-nya blong. Ada dua orang di atas motor itu, tetapi hanya satu orang yang selamat. Yang terjadi sebenarnya adalah bahwa di tengah jalan saat kecepatan tinggi, si cowok berusaha me-Rem utk memperlambat, tapi si cowok menyadari bahwa rem motornya rusak, dia tidak ingin membiarkan kekasihnya tau. Dia meminta kekasihnya berkata dia mencintainya dan merasakan pelukannya, karena dia tau itu untuk terakhir kali baginya. Dia menyuruhnya memakai helm supaya kekasihnya akan tetap hidup walaupun itu berarti ia yang akan mati...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah kamu mencintai seseorang sampai sebesar ini ??? Ataukah hanya sebatas memperhatikannya, peduli, menelpon / mengirimkannya sms hanya untuk membuatnya bahagia? Pernahkah kamu mengatakan "AKU MENCINTAIMU" padanya? Ataukah kamu menunggu untuk mengatakan itu disaat kamu berada dlm situasi seperti diatas motor itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tidak, kamu masih punya kesempatan untuk mencintainya lebih lagi. Jangan menyimpan rasa cinta itu hanya di dalam hati. Katakan padanya bahwa kau mencintainya. Karena kamu tidak pernah tau, apakah besok kamu masih punya waktu dan kesempatan untuk mengungkapkannya..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Comic Sans MS;"&gt;Ada seorang istri memberikan tantangan kepada suaminya untuk hidup tanpa dirinya. Dia minta kepada suaminya untuk tidak ada komunikasi sama sekali di antara mereka selama sehari, sehari saja........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si istri berkata kepada suaminya itu, "Bila kamu bisa melewati itu, aku akan mencintaimu selamanya." Dan sang suami pun setuju. Dia tidak sms / telpon istrinya seharian apalagi bertemu. Tanpa dia ketahui bahwa sebenarnya istrinya hanya memiliki sisa waktu 24 jam saja untuk hidup, karena dia terkena kanker kronis dan ajal akan menjemput sbntar lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya sang suami itu pulang ke rumah, apa yg terjadi? Air matanya pun tak terbendung menetes melihat istrinya sudah terbaring kaku dengan surat di tangan yang bertuliskan "Kamu Berhasil Sayang, Dapatkah kamu lakukan itu setiap hari mulai dari sekarang? I LOVE YOU."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guys, don't ever lost contact with someone you love, you'll never know what's gonna happen the next day, or the day after that. Even a single "hi" or a "good ​night". You will never know that someone is no longer there to live....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan Cintai Seseorang Setinggi Langit Karena Langit Bisa Runtuh,&lt;br /&gt;Jangan Cintai Seseorang Sedalam Lautan Karena Lautan Bisa Surut,&lt;br /&gt;Jangan Cintai Seseorang Sebesar Dunia Karena Dunia Bisa Hancur,&lt;br /&gt;Cukup Cintai Seseorang Seujung Kuku,&lt;br /&gt;Walau Kecil, Walau Selalu Dipotong, Ia Akan Selalu Tumbuh Dan Tumbuh&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-4747042649627373255?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/4747042649627373255/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/12/everything-about-love.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/4747042649627373255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/4747042649627373255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/12/everything-about-love.html' title='Everything about love...'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Pematangsiantar, Indonesia</georss:featurename><georss:point>2.957024 99.064743</georss:point><georss:box>2.9411665 99.04500200000001 2.9728815 99.084484</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-3075340862795641445</id><published>2011-06-28T11:58:00.000+07:00</published><updated>2011-06-28T12:02:54.580+07:00</updated><title type='text'>42 Lebihannya AYAH nechhh!!</title><content type='html'>1. Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada siapapun - dan (tapi) selalu membutuhkan kehadirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil, tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Ayah selalu tepat janji! Dia akan memegang janjinya untuk membantu seorang teman, meskipun ajakanmu untuk pergi sebenarnya lebih menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi bermain dengan teman-teman mereka.karena dia sadar itu adalah akhir masa kecil mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://images.detik.com/content/2009...anak-depan.jpg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil (mengandungmu) , tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan bahkan diapun bisa meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil, seperti berenang di air setelah ia melepaskanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamu mencarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu dia tampak baik dan menyayangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Ayah lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Ayah benar-benar senang membantu seseorang...tapi ia sukar meminta bantuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Ayah di dapur. Membuat memasak seperti penjelajahan ilmiah. Dia punya rumus-rumus dan formula racikannya sendiri, dan hanya dia sendiri yang mengerti bagaimana menyelesaikan persamaan-persamaan rumit itu. Dan hasilnya?... .mmmmhhh..."tidak terlalu mengecewakan" ^_~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://i282.photobucket.com/albums/k...1/DSC_0027.jpg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Ayah mungkin tidak pernah menyentuh sapu ketika masih muda, tapi ia bisa belajar dengan cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk membuatmu senang tapi tidak takut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Ayah akan sangat senang membelikanmu makanan selepas ia pulang kerja, walaupun dia tak dapat sedikitpun bagian dari makanan itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Ayah selalu berdoa agar kita menjadi orang yang sukses di dunia dan akhirat, walaupun kita jarang bahkan jarang sekali mendoakannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu dibahunya, ketika pawai lewat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak akan tidur semalaman. Siapa tahu kamu membutuhkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Ayah menganggap orang itu harus berdiri sendiri, jadi dia tidak mau memberitahumu apa yang harus kamu lakukan, tapi ia akan menyatakan rasa tidak setujunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://3.bp.blogspot.com/_roiQhncP64...r_daughter.jpg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Ayah percaya orang harus tepat waktu. karena itu dia selalu lebih awal menunggumu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa yang kamu butuhkan.....&lt;br /&gt;23. Ia menghentikan apa saja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu ingin bicara...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar spp mu tiap semester, meskipun kamu tidak pernah membantunya menghitung berapa banyak kerutan di dahinya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Ayah mengangkat beban berat dari bahumu dengan merengkuhkan tangannya disekeliling beban itu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Ayah akan berkata ,, tanyakan saja pada ibumu" Ketika ia ingin berkata ,,tidak"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam ketika anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Dan diapun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anak lelakinya kepergok menghisap rokok dikamar mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Ayah mengatakan ,, tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika dia melihatmu melakukan sesuatu hal yang baik persis seperti caranya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31. Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32. Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi merantau meningalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk mungkin ia tidak akan pernah bisa melepaskannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33. Ayah tidak suka meneteskan air mata .... ketika kamu lahir dan dia mendengar kamu menangis untuk pertama kalinya,dia sangat senang sampai-sampai keluar air dari matanya (ssst..tapi sekali lagi ini bukan menangis)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34. ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk mengusir rasa takutmu...ketika kau mimpi akan dibunuh monster...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35. tapi.....ternyata dia bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang malam, ketika anak gadis kesayangannya di rantau tak memberi kabar selama hampir satu bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36. Ayah pernah berkata :" kalau kau ingin mendapatkan pedang yang tajam dan berkwalitas tinggi, janganlah mencarinya dipasar apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai besinya. begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu, jika kau ingin mendaptkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada Yang Menciptakannya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://arifiani.web.id/wp-content/up...ak-300x242.jpg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;37. Untuk masa depan anak lelakinya Ayah berpesan: ,, jadilah lebih kuat dan tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yang lebih baik dari ibumu , berikan yang lebih baik untuk menantu dan&lt;br /&gt;cucu-cucuku, daripada apa yang yang telah ku beri padamu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38. Dan Untuk masa depan anak gadisnya ayah berpesan :" jangan cengeng meski kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari terbaik untuk ayah anak-anakmu kelak! laki-laki yang lebih bisa&lt;br /&gt;melindungimu melebihi perlindungan Ayah, tapi jangan pernah kau gantikan posisi Ayah di hatimu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39. Ayah bersikeras, bahwa anak-anakmu kelak harus bersikap lebih baik daripada kamu dulu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40. Ayah bisa membuatmu percaya diri... karena ia percaya padamu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;41. Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi dia hanya mencoba melakukan yang terbaik....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;42. Dan terpenting adalah... Ayah tidak pernah menghalangimu untuk mencintai Tuhan, bahkan dia akan membentangkan seribu jalan agar kau dapat menggapai cintaNya, karena diapun mencintaimu karena cintaNya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-3075340862795641445?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/3075340862795641445/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/06/42-lebihannya-ayah-nechhh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/3075340862795641445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/3075340862795641445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/06/42-lebihannya-ayah-nechhh.html' title='42 Lebihannya AYAH nechhh!!'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-419192969995916024</id><published>2011-06-28T11:50:00.000+07:00</published><updated>2011-06-28T11:55:41.284+07:00</updated><title type='text'>ciuman terakhir untuk ayah</title><content type='html'>Rapat Direksi baru saja berakhir. Bob mulai bangkit berdiri dan menyenggol meja sehingga kopi tertumpah keatas catatan-catatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Waduhhh,memalukan sekali aku ini, diusia tua kok tambah ngaco.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang ramai tergelak tertawa, lalu sebentar kemudian, kami semua mulai menceritakan Saat-saat yang paling menyakitkan dimasa lalu dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gilirannya kini sampai pada Frank yang duduk terdiam mendengarkan kisah lain-lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ayolah Frank, sekarang giliranmu. Cerita dong, apa saat yang paling tak enak bagimu dulu." Frank tertawa, mulailah ia berkisah masa kecilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku besar di San Pedro. Ayahku seorang nelayan, dan ia cinta amat pada lautan. Ia punya kapalnya sendiri, meski berat sekali mencari mata pencaharian di laut. Ia kerja keras sekali dan akan tetap tinggal di laut sampai ia menangkap cukup ikan untuk memberi makan keluarga. Bukan cuma cukup buat keluarga kami sendiri, tapi juga untuk ayah dan ibunya dan saudara-saudara lainnya yang masih di rumah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menatap kami dan berkata, "Ahhh, seandainya kalian sempat bertemu ayahku. Ia sosoknya besar, orangnya kuat dari menarik jala dan memerangi lautan demi mencari ikan. Asal kau dekat saja padanya, wuih, bau dia sudah mirip kayak lautan. Ia gemar memakai mantel cuaca-buruk tuanya yang terbuat dari kanvas dan pakaian kerja dengan kain penutup dadanya. Topi penahan hujannya sering ia tarik turun menutupi alisnya. Tak perduli berapapun ibuku mencucinya, tetap akan tercium bau lautan dan amisnya ikan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara Frank mulai merendah sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau cuaca buruk, ia akan antar aku ke sekolah. Ia punya mobil truk tua yang dipakainya dalam usaha perikanan ini. Truk itu bahkan lebih tua umurnya daripada ayahku. Bunyinya meraung dan berdentangan sepanjang perjalanan. Sejak beberapa blok jauhnya kau sudah bisa mendengarnya. Saat ayah bawa truk menuju sekolah, aku merasa menciut ke dalam tempat duduk, berharap semoga bisa menghilang. Hampir separuh perjalanan, ayah sering mengerem mendadak dan lalu truk tua ini akan menyemburkan suatu kepulan awan asap. Ia akan selalu berhenti di depan sekali, dan kelihatannya setiap orang akan berdiri mengelilingi dan menonton. Lalu ayah akan menyandarkan diri ke depan, dan memberiku sebuah ciuman besar pada pipiku dan memujiku sebagai anak yang baik. Aku merasa agak malu, begitu risih. Maklumlah, aku sebagai anak umur dua-belas, dan ayahku menyandarkan diri kedepan dan menciumi aku selamat tinggal!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berhenti sejenak lalu meneruskan, "Aku ingat hari ketika kuputuskan aku sebenarnya terlalu tua untuk suatu kecupan selamat tinggal. Waktu kami sampai kesekolah dan berhenti, seperti biasanya ayah sudah tersenyum lebar. Ia mulai memiringkan badannya kearahku, tetapi aku mengangkat tangan dan berkata, 'Jangan, ayah.' Itu pertama kali aku berkata begitu padanya, dan wajah ayah tampaknya begitu terheran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bilang, 'Ayah, aku sudah terlalu tua untuk ciuman selamat tinggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya sudah terlalu tua bagi segala macam kecupan.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahku memandangiku untuk saat yang lama sekali, dan matanya mulai basah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum pernah kulihat dia menangis sebelumnya. Ia memutar kepalanya, pandangannya menerawang menembus kaca depan. 'Kau benar,' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Kau sudah jadi pemuda besar......seorang pria. Aku tak akan menciumimu lagi.'"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajah Frank berubah jadi aneh, dan air mata mulai memenuhi kedua matanya, ketika ia melanjutkan kisahnya. "Tidak lama setelah itu, ayah pergi melaut dan tidak pernah kembali lagi. Itu terjadi pada suatu hari, ketika sebagian besar armada kapal nelayan merapat dipelabuhan, tapi kapal ayah tidak.Ia punya keluarga besar yang harus diberi makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapalnya ditemukan terapung dengan jala yang separuh terangkat dan separuhnya lagi masih ada dilaut.Pastilah ayah tertimpa badai dan ia mencoba menyelamatkan jala dan semua pengapung-pengapungnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengawasi Frank dan melihat air mata mengalir menuruni pipinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Frank menyambung lagi, "Kawan-kawan, kalian tak bisa bayangkan apa yang akan kukorbankan sekedar untuk mendapatkan lagi sebuah ciuman pada pipiku....untuk merasakan wajah tuanya yang kasar......untuk mencium bau air laut dan samudra padanya.....untuk merasakan tangan dan lengannya merangkul leherku. Ahh, sekiranya saja aku jadi pria dewasa saat itu. Kalau aku seorang pria dewasa, aku pastilah tidak akan pernah memberi tahu ayahku bahwa aku terlalu tua 'tuk sebuah ciuman selamat tinggal."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita tidak menjadi terlalu tua untuk menunjukkan cinta kasih kita.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-419192969995916024?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/419192969995916024/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/06/ciuman-terakhir-untuk-ayah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/419192969995916024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/419192969995916024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/06/ciuman-terakhir-untuk-ayah.html' title='ciuman terakhir untuk ayah'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-762638151936574113</id><published>2011-06-28T11:48:00.000+07:00</published><updated>2011-06-28T11:50:11.035+07:00</updated><title type='text'>jika... dan maka...</title><content type='html'>Jika anda tinggal di rumah yang baik, memiliki cukup makanan dan dapat membaca ...&lt;br /&gt;anda adalah bagian dari kelompok terpilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda bangun pagi ini dan merasa sehat ..&lt;br /&gt;anda lebih beruntung dari jutaan orang yang mungkin tidak akan dapat bertahan hidup minggu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda tidak pernah merasakan bahaya perang, kesepian karena dipenjara, kesakitan karena penyiksanaan, atau kelaparan ..&lt;br /&gt;anda berada selangkah lebih maju dibandingkan 500 juta orang di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda dapat menghadiri pertemuan politik atau keagamaan tanpa merasa takut akan dilecehkan, ditangkap, disiksa, atau mati ....&lt;br /&gt;anda beruntung, karena lebih dari 3 milyar orang di dunia tidak dapat melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda memiliki makanan di lemari pendingin, baju-baju di lemari pakaian, dan memiliki atap yang menaungi tempat anda beristirahat ...&lt;br /&gt;anda lebih kaya dari 75% penduduk di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda memiliki uang di bank, di dompet, dan mampu membelanjakan sebagian uang untuk menikmati hidangan di restoran ..&lt;br /&gt;anda merupakan anggota dari 8% kelompok orang-orang kaya di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika orang tua anda masih hidup &amp; menikmati kebahagiaan kehidupan pernikahan mereka ...&lt;br /&gt;maka anda termasuk salah satu dari kelompok orang yang dikategorikan langka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda mampu menegakkan kepala dengan senyuman dibibir dan merasa benar-benar bahagia ...&lt;br /&gt;anda memiliki keistimewaan tersendiri, karena sebagian besar orang tidak memperoleh kenikmatan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda dapat membaca pesan ini ..&lt;br /&gt;anda baru saja menerima karunia ganda, karena seseorang memikirkan anda,&lt;br /&gt;dan anda jauh lebih beruntung dibandingkan lebih dari 1 milyar orang yang tidak dapat membaca sama sekali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga anda menikmati hari yang indah ini. Hitunglah karunia keberuntungan anda, dan sampaikan hal ini kepada orang lain untuk mengingatkan bahwa sebenarnya,&lt;br /&gt;kita adalah orang-orang yang sangat beruntung. Dengan bersyukur, anda akan lebih menikmati hidup yang hanya sebentar ini...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-762638151936574113?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/762638151936574113/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/06/jika-dan-maka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/762638151936574113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/762638151936574113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/06/jika-dan-maka.html' title='jika... dan maka...'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-6143102660326592176</id><published>2011-06-28T11:45:00.000+07:00</published><updated>2011-06-28T11:47:15.146+07:00</updated><title type='text'>Surat Terakhir Untuk Siao Feng</title><content type='html'>Siao Feng adalah seorang gadis kecil berumur lima tahun. Ia tinggal bersama mamanya yang sudah cukup tua. Mereka hanya tinggal berdua. Papanya sudah bercerai dengan mamanya, karena masalah yang tidak ia mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari, saat Siao Feng sedang bermain-main, ia melihat mamanya membawa tas dan bersiap untuk pergi. Siao Feng menyusul mamanya dan berkata ingin ikut. Tapi mamanya hanya menangis sambil berkata, “Siao Feng, mama akan pergi ke Amerika untuk suatu pekerjaan, mama tidak bisa menunda lagi. Kamu tidak boleh ikut. Kamu akan tinggal bersama kakek dan nenek. Baik-baik ya... Jaga dirimu... Jangan nakal... Mama akan sering menyuratimu...” Siao Feng menangis dan berteriak agar mamanya jangan pergi. Tapi percuma, mamanya tidak mau mendengarkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bulan kemudian, mama Siao Feng mengirimi Siao Feng surat. Hari ini hari Siao Feng masuk sekolah pertamanya di SD. “Siao Feng, bagaimana kabarmu? Baik-baik sajakah? Saat ini kamu pasti sudah duduk di bangku SD, kamu pasti sudah mendapat teman yang banyak, sepatu baru, tas baru... Siao Feng, maafkan mama, mama tidak datang melihatmu masuk sekolah, mama sangat sibuk di Amerika... Tidak ada waktu untuk pulang melihatmu...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai beberapa tahun kemudian, Siao Feng masih dikirimi surat oleh mamanya. Bukannya merasa bahagia, Siao Feng malah merasa benci dan sangat marah kepada mamanya. Mamanya sempat menulis surat tapi tidak sempat datang untuk menemuinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat ia SMP, mamanya juga mengirimkan surat padanya. “Siao Feng, sekarang kamu sudah smp kan? Mama kangen kamu. Kamu pasti tambah cantik, Siao Feng jaga kesehatanmu. Sekarang musim dingin, pakai baju hangat kalau mau keluar ya... Supaya kamu tidak sakit nanti.”&lt;br /&gt;Setiap kali menerima surat dari mamanya, Siao Feng selalu merasa sedih. Ia teringat bagaimana kasih sayang mamanya dulu, dan sekarang tidak bisa ia dapatkan, meskipun mamanya sudah mengirimkan surat padanya. Ia merasa marah dan kesal... Ia heran kenapa ada seorang ibu yang tega pada anaknya seperti ini, kalau seperti ini, seharusnya mama mati saja.. Ia tidak butuh mama seperti ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siao Feng, sekarang kamu pasti sudah SMA, apa kamu sudah punya pacar? Mama kangen sama kamu...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belasan tahun, Siao Feng menunggu dan menunggu mamanya pulang, tapi yang datang hanya surat, dan surat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang hari ini, Siao Feng menunggu surat dari mamanya di depan pagar rumahnya. Siao Feng menunggu pak pos untuk mengantarkan surat dari mamanya yang dikirimkan dari Amerika untuknya yang mengucapkan selamat ulang tahun Siao Feng yang ke-17. Sudah tiga jam Siao Feng menunggu surat dari mamanya, Siao Feng merasa kesal karena surat itu belum datang-datang juga. Sambil menangis Siao Feng memaki mamanya, “Dasar mama! Mendingan mama mati aja deh... uhh.. nyebelin....”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siao Feng merasa mamanya sudah tidak sayang lagi kepadanya. Kalau mamanya masih sayang kepadanya, setidaknya mama pulang dari Amerika dan datang untuk melihat Siao Feng, tapi dari Siao Feng berumur 5 tahun sampai ia berumur 17 tahun mama tidak pernah kembali dari Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah 5 jam Siao Feng menunggu, kakek dan nenek Siao Feng datang membawa surat untuk Siao Feng. Siao Feng melihat kalau mereka berdua terlihat sedih. Siao Feng yang sangat menantikan surat dari mamanya langsung mengambil surat yang dibawa kakek dan neneknya. Siao Feng meilhat kalau warna kertas surat itu sudah kuning dan usang seperti sudah disimpan lama. Siao Feng yang awalnya sangat senang menerima surat dari mamanya iba-tiba langsung menangis terisak-isak tak percaya. Siao Feng sangat kaget ketika membaca surat dari mamanya yang mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siao Feng, maafkan mama, mama sudah berbohong kepadamu dari dulu. Mama rasa sudah saatnya kamu mengetahui kenyataan yang sebenarnya. Siao Feng, mama betul-betul minta maaf karena mama tidak dapat menemani kamu pada saat ulang tahunmu yang ke-17. Mama ucapkan selamat ulang tahun Siao Feng....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siao Feng, mama minta maaf karena mama mengatakan bahwa mama bekerja di Amerika, sebenarnya mama sudah tidak ada. Mama terkena kanker paru-paru yang ganas. Siao Feng, sebenarnya dari dulu mama ingin memberitahukannya padamu tentang masalah ini, tapi mama tidak ingin membuatmu sedih. Mama membuat surat ini saat kamu masih berumur 5 tahun, karena pada saat itu, dokter mengatakan umur mama tinggal beberapa hari lagi... Waktu itu, kamu masih kecil dan nakal, kamu menghamburkan surat yang sudah mama buat dengan sisa kekuatan mama. Kamu tidak tahu surat itulah yang akan dikirimkan padamu suatu saat nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siao Feng, maafkan mama, mama tidak dapat di samping kamu ketika kamu berada dalam kesulitan. Kamu tidak bisa memanggil “mama, mama”. Jika kamu sakit, kamu tidak bisa mengatakan “mama, aku sakit”. Mama tidak bisa menjadi tempat kamu cerita dan meminta petunjuk dari mama. Jika kamu kesepian, tidak ada yang menemani kamu. Tidak ada yang memberi kamu belaian kasih sayang. Maafkan mama... Dulu mama menitipkan surat ini pada pamanmu, mama meminta pamanmu untuk mengirim surat ini kepadamu, karena pada saat itu, mama sudah tidak ada lagi di dunia ini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siao Feng, mama masih ingat ketika mama mengatakan bahwa mama akan ke Amerika untuk bekerja, mama melihat kamu menangis-nangis dan mau ikut dengan mama, tapi kakek dan nenek memelukmu. Ingin rasanya mama memelukmu, tapi ini hanya akan membuat kamu berat melepas mama. Siao Feng, ini surat terakhir dari mama untukmu, mama sudah hampir tidak kuat lagi menulis surat ini. Mama minta maaf Siao Feng, mama hanya berdoa semoga kamu berbahagia selalu dan selamanya........”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membaca surat dari mamanya, Siao Feng hanya bisa menangis, mengingat ia selalu memaki mamanya agar mamanya cepat meninggal. Ternyata memang itulah yang terjadi...............&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-6143102660326592176?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/6143102660326592176/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/06/surat-terakhir-untuk-siao-feng.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/6143102660326592176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/6143102660326592176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/06/surat-terakhir-untuk-siao-feng.html' title='Surat Terakhir Untuk Siao Feng'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-1860133135020466961</id><published>2011-06-01T23:11:00.000+07:00</published><updated>2011-06-01T23:12:10.960+07:00</updated><title type='text'>Cinta Yang Tak Pernah Padam Selama 60 Tahun</title><content type='html'>Ketika aku berjalan kaki pulang ke rumah di suatu hari yang dingin, kakiku tersandung sebuah dompet yang tampaknya terjatuh tanpa sepengetahuan pemiliknya. Aku memungut dan melihat isi dompet itu kalau-kalau aku bisa menghubungi pemiliknya. Tapi, dompet itu hanya berisi uang sejumlah tiga Dollar dan selembar surat kusut yang sepertinya sudah bertahun-tahun tersimpan di dalamnya. Satu-satunya yang tertera pada amplop surat itu adalah alamat si pengirim. Aku membuka isinya sambil berharap bisa menemukan petunjuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu aku baca tahun "1924". Ternyata surat itu ditulis lebih dari 60 tahun yang lalu. Surat itu ditulis dengan tulisan tangan yang anggun di atas kertas biru lembut yang berhiaskan bunga-bunga kecil di sudut kirinya. Tertulis di sana, "Sayangku Michael", yang menunjukkan kepada siapa surat itu ditulis yang ternyata bernama Michael. Penulis surat itu menyatakan bahwa ia tidak bisa bertemu dengannya lagi karena ibu telah melarangnya. Tapi, meski begitu ia masih tetap mencintainya. Surat itu ditandatangani oleh Hannah. Surat itu begitu indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;etapi tetap saja aku tidak bisa menemukan siapa nama pemilik dompet itu. Mungkin bila aku menelepon bagian penerangan mereka bisa memberitahu nomor telepon alamat yang ada pada amplop itu. "Operator," kataku pada bagian peneragan, "Saya mempunyai permintaan yang agak tidak biasa. sedang berusaha mencari tahu pemiliki dompet yang saya temukan di jalan. Barangkali anda bisa membantu saya memberikan nomor telepon atas alamat yang ada pada surat yang saya temukan dalam dompet tersebut?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operator itu menyarankan agar aku berbicara dengan atasannya, yang tampaknya tidak begitu suka dengan pekerjaan tambahan ini. Kemudian ia berkata, "Kami mempunyai nomor telepon alamat tersebut, namun kami tidak bisa memberitahukannya pada anda." Demi kesopanan, katanya, ia akan menghubungi nomor tersebut, menjelaskan apa yang saya temukan dan menanyakan apakah mereka berkenan untuk berbicara denganku. Aku menunggu beberapa menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berapa lama ia menghubungiku, katanya, "Ada orang yang ingin berbicara dengan anda." Lalu aku tanyakan pada wanita yang ada di ujung telepon sana, apakah ia mengetahui seseorang bernama Hannah. Ia menarik nafas, "Oh, kami membeli rumah ini dari keluarga yang memiliki anak perempuan bernama Hannah. Tapi, itu 30 tahun yang lalu!" "Apakah anda tahu dimana keluarga itu berada sekarang?" tanyaku. "Yang aku ingat, Hannah telah menitipkan ibunya di sebuah panti jompo beberapa tahun lalu," kata wanita itu. "Mungkin, bila anda menghubunginya mereka bisa mencaritahu dimana anak mereka, Hannah, berada." Lalu ia memberiku nama panti jompo tersebut. Ketika aku menelepon ke sana, mereka mengatakan bahwa wanita, ibu Hannah, yang aku maksud sudah lama meninggal dunia. Tapi mereka masih menyimpan nomor telepon rumah dimana anak wanita itu tinggal. Aku mengucapkan terima kasih dan menelepon nomor yang mereka berikan. Kemudian, di ujung telepon sana, seorang wanita mengatakan bahwa Hannah sekarang tinggal di sebuah panti jompo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semua ini tampaknya konyol," kataku pada diriku sendiri. Mengapa pula aku mau repot-repot menemukan pemilik dompet yang hanya berisi tiga Dollar dan surat yang ditulis lebih dari 60 tahun yang lalu? Tapi, bagaimana pun aku menelepon panti jompo tempat Hannah sekarang berada. Seorang pria yang menerima teleponku mengatakan, "Ya, Hannah memang tinggal bersama kami." Meski waktu itu sudah menunjukkan pukul 10 malam, aku meminta agar bisa menemui Hannah. "Ok," kata pria itu agak bersungut-sungut, "bila anda mau, mungkin ia sekarang sedang menonton TV di ruang tengah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengucapkan terima kasih dan segera berkendara ke panti jompo tersebut. Gedung panti jompo itu sangat besar. Penjaga dan perawat yang berdinas malam menyambutku di pintu. Lalu, kami naik ke lantai tiga. Di ruang tengah, perawat itu memperkenalkan aku dengan Hannah. Ia tampak manis, rambut ubannya keperak-perakan, senyumnya hangat dan matanya bersinar-sinar. Aku menceritakan padanya mengenai dompet yang aku temukan. Aku pun menunjukkan padanya surat yang ditulisnya. Ketika ia melihat amplop surat berwarna biru lembut dengan bunga-bunga kecil di sudut kiri, ia menarik nafas dalam-dalam dan berkata, "Anak muda, surat ini adalah hubunganku yang terakhir dengan Michael." Matanya memandang jauh, merenung dalam-dalam. Katanya dengan lembut, "Aku amat-amat mencintainya. Saat itu aku baru berusia 16 tahun, dan ibuku menganggap aku masih terlalu kecil. Oh, Ia sangat tampan. Ia seperti Sean Connery, si aktor itu." "Ya," lanjutnya. Michael Goldstein adalah pria yang luar biasa. "Bila kau bertemu dengannya, katakan bahwa aku selalu memikirkannya, Dan,......."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia ragu untuk melanjutkan, sambil menggigit bibir ia berkata, ......katakan, aku masih mencintainya. Tahukah kau, anak muda," katanya sambil tersenyum. Kini air matanya mengalir, "aku tidak pernah menikah selama ini. Aku pikir, tak ada seorang pun yang bisa menyamai Michael." Aku berterima kasih pada Hannah dan mengucapkan selamat tinggal. Aku menuruni tangga ke lantai bawah. Ketika melangkah keluar pintu, penjaga di sana menyapa, "Apakah wanita tua itu bisa membantu anda?" Aku sampaikan bahwa Hannah hanya memberikan sebuah petunjuk, "Aku hanya mendapatkan nama belakang pemilik dompet ini. Aku pikir, aku biarkan sajalah dompet ini untuk sejenak. Aku sudah menghabiskan hampir seluruh hariku untuk menemukan pemilik dompet ini." Aku keluarkan dompet itu, dompat kulit dengan benang merah disisi-sisinya. Ketika penjaga itu melihatnya, ia berseru, "Hei, tunggu dulu. Itu adalah dompet Pak Goldstein! Aku tahu persis dompet dengan benang merah terang itu.Ia selalu kehilangan dompet itu. Aku sendiri pernah menemukannya dompet itu tiga kali di dalam gedung ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Siapakah Pak Goldstein itu?" tanyaku. Tanganku mulai gemetar. "Ia adalah penghuni lama gedung ini. Ia tinggal di lantai delapan. Aku tahu pasti, itu adalah dompet Mike Goldstein. Ia pasti menjatuhkannya ketika sedang berjalan-jalan di luar." Aku berterima kasih pada penjaga itu dan segera lari ke kantor perawat. Aku ceritakan pada perawat di sana apa yang telah dikatakan oleh si penjaga. Lalu, kami kembali ke tangga dan bergegas ke lantai delapan. Aku berharap Pak Goldstein masih belum tertidur. Ketika sampai di lantai delapan, perawat berkata, "Aku pikir ia masih berada di ruang tengah. Ia suka membaca di malam hari. Ia adalah Pak tua yang menyenangkan." Kami menuju ke satu-satunya ruangan yang lampunya masih menyala. Di sana duduklah seorang pria membaca buku. Perawat mendekati pria itu dan menanyakan apakah ia telah kehilangan dompet. Pak Goldstein memandang dengan terkejut. Ia lalu meraba saku belakangnya dan berkata, "Oh ya, dompetku hilang!" Perawat itu berkata, "Tuan muda yang baik ini telah menemukan sebuah dompet. Mungkin dompet anda?" Aku menyerahkan dompet itu pada Pak Goldstein. Ia tersenyum gembira. Katanya, "Ya, ini dompetku! Pasti terjatuh tadi sore. Aku akan memberimu hadiah." "Ah tak usah," kataku. "Tapi aku harus menceritakan sesuatu pada anda. Aku telah membaca surat yang ada di dalam dompet itu dengan harap aku mengetahui siapakah pemilik dompet ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyumnya langsung menghilang. "Kamu membaca surat ini?" "Bukan hanya membaca, aku kira aku tahu dimana Hannah sekarang." Wajahnya tiba-tiba pucat. "Hannah? Kau tahu dimana ia sekarang? Bagaimana kabarnya? Apakah ia masih secantik dulu? Katakan, katakan padaku," ia memohon. "Ia baik-baik saja, dan masih tetap secantik seperti saat anda mengenalnya," kataku lembut. Lelaki tua itu tersenyum dan meminta, "Maukah anda mengatakan padaku dimana ia sekarang? Aku akan meneleponnya esok." Ia menggenggam tanganku, "Tahukah kau anak muda, aku masih mencintainya. Dan saat surat itu datang hidupku terasa berhenti. Aku belum pernah menikah, aku selalu mencintainya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Michael," kataku, "Ayo ikuti aku." Lalu kami menuruni tangga ke lantai tiga. Lorong-lorong gedung itu sudah gelap. Hanya satu atau dua lampu kecil menyala menerangi jalan kami menuju ruang tengah di mana Hannah masih duduk sendiri menonton TV. Perawat mendekatinya perlahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hannah," kata perawat itu lembut. Ia menunjuk ke arah Michael yang sedang berdiri di sampingku di pintu masuk. "Apakah anda tahu pria ini?" Hannah membetulkan kacamatanya, melihat sejenak, dan terdiam tidak mengucapkan sepatah katapun. Michael berkata pelan, hampir-hampir berbisik, "Hannah, ini aku, Michael. Apakah kau masih ingat padaku?" Hannah gemetar, "Michael! Aku tak percaya. Michael! Kau! Michaelku!" Michael berjalan perlahan ke arah Hannah. Mereka lalu berpelukan. Perawat dan aku meninggalkan mereka dengan air mata menitik di wajah kami. "Lihatlah," kataku. "Lihatlah, bagaimana Tuhan berkehendak. Bila Ia berkehendak, maka jadilah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar tiga minggu kemudian, di kantor aku mendapat telepon dari rumah panti jompo itu. "Apakah anda berkenan untuk hadir di sebuah pesta perkawinan di hari Minggu mendatang? Michael dan Hannah akan menikah!" Dan pernikahan itu, pernikahan yang indah. Semua orang di panti jompo itu mengenakan pakaian terbaik mereka untuk ikut merayakan pesta. Hannah mengenakan pakaian abu-abu terang dan tampak cantik. Sedangkan Michael mengenakan jas hitam dan berdiri tegak. Mereka menjadikan aku sebagai wali mereka. Rumah panti jompo memberi hadiah kamar bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bila anda ingin melihat bagaimana sepasang pengantin berusia 76 dan 79 tahun bertingkah seperti anak remaja, anda harus melihat pernikahan pasangan ini. Akhir yang sempurna dari sebuah hubungan cinta yang tak pernah padam selama 60 tahun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-1860133135020466961?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/1860133135020466961/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/06/cinta-yang-tak-pernah-padam-selama-60.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/1860133135020466961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/1860133135020466961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/06/cinta-yang-tak-pernah-padam-selama-60.html' title='Cinta Yang Tak Pernah Padam Selama 60 Tahun'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-49607413733769837</id><published>2011-06-01T23:07:00.000+07:00</published><updated>2011-06-01T23:08:39.660+07:00</updated><title type='text'>Sebelum Kamu Menceraikanku, Gendonglah Aku</title><content type='html'>Pada hari pernikahanku, aku membopong istriku. Mobil pengantin berhenti didepan flat kami yang cuma berkamar satu. Sahabat-sahabatku menyuruhku untuk membopongnya begitu keluar dari mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kubopong ia memasuki rumah kami. Ia kelihatan malu-malu. Aku adalah seorang pengantin pria yang sangat bahagia. Ini adalah kejadian 10 tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari selanjutnya berlalu demikian simpel seperti secangkir air bening.&lt;br /&gt;Kami mempunyai seorang anak, saya terjun ke dunia usaha dan berusaha untuk menghasilkan banyak uang. Begitu kemakmuran meningkat, jalinan kasih diantara kami pun semakin surut. Ia adalah pegawai sipil. Setiap pagi kami berangkat kerja bersama-sama dan sampai dirumah juga pada waktu yang bersamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak kami sedang belajar di luar negeri. Perkawinan kami kelihatan bahagia. Tapi ketenangan hidup berubah dipengaruhi oleh perubahan yang tidak kusangka-sangka.&lt;br /&gt;Dew hadir dalam kehidupanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu adalah hari yang cerah. Aku berdiri di balkon dengan Dew yang sedang merangkulku. Hatiku sekali lagi terbenam dalam aliran cintanya. Ini adalah apartment yang kubelikan untuknya. Dew berkata , "Kamu adalah jenis pria terbaik yang menarik para gadis." Kata-katanya tiba-tiba mengingatkanku pada istriku. Ketika kami baru menikah,istriku pernah berkata, "Pria sepertimu,begitu sukses, akan menjadi sangat menarik bagi para gadis."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpikir tentang ini, Aku menjadi ragu- ragu. Aku tahu kalo aku telah menghianati istriku. Tapi aku tidak sanggup menghentikannya. Aku melepaskan tangan Dew dan berka ta, "Kamu harus pergi membeli beberapa perabot, O.K.?.Aku ada sedikit urusan dikantor" Kelihatan ia jadi tidak&lt;br /&gt;senang karena aku telah berjanji menemaninya. Pada saat tersebut, ide perceraian menjadi semakin jelas dipikiranku walaupun kelihatan tidak mungkin. Bagaimanapun, aku merasa sangat sulit untuk membicarakan hal ini pada istriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau bagaimanapun ku jelaskan, ia pasti akan sangat terluka. Sejujurnya,ia adalah seorang istri yang baik. Setiap malam ia sibuk menyiapkan makan malam. Aku duduk santai didepan TV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makan malam segera tersedia. Lalu kami akan menonton TV sama-sama. Atau aku akan menghidupkan komputer,membayangkan tubuh Dew. Ini adalah hiburan bagiku.&lt;br /&gt;Suatu hari aku berbicara dalam guyon, "Seandainya kita bercerai, apa yang akan kau lakukan? " Ia menatap padaku selama beberapa detik tanpa bersuara. Kenyataannya ia percaya bahwa perceraian adalah sesuatu yang sangat jauh dari nya. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana ia akan menghadapi kenyataan jika tahu bahwa aku serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika istriku mengunjungi kantorku, Dew baru saja keluar dari ruanganku. Hampir seluruh staff menatap istriku dengan mata penuh simpati dan berusaha untuk menyembunyikan segala sesuatu selama berbicara dengan ia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia kelihatan sedikit kecurigaan. Ia berusaha tersenyum pada bawahan-bawahanku. Tapi aku membaca ada kelukaan di matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, Dew berkata padaku," He Ning, ceraikan ia, O.K.? Lalu kita akan hidup bersama." Aku mengangguk. Aku tahu aku tidak boleh ragu-ragu lagi. Ketika malam itu istriku menyiapkan makan malam, ku pegang tangannya,"Ada sesuatu yang harus kukatakan" Ia duduk diam dan makan tanpa bersuara. Sekali lagi aku melihat ada luka dimatanya. Tiba-tiba aku tidak tahu harus berkata apa. Tapi ia tahu kalo aku terus berpikir. "Aku ingin bercerai ", ku ungkapkan topik ini dengan serius tapi tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia seperti tidak terpengaruh oleh kata-kataku, tapi ia bertanya secara lembut, "kenapa?" "Aku serius." Aku menghindari pertanyaannya. Jawaban ini membuat ia sangat marah. Ia melemparkan sumpit dan berteriak kepadaku,"Kamu bukan laki- laki!".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada malam itu, kami sekali saling membisu. Ia sedang menangis. Aku tahu kalau ia ingin tahu apa yang telah terjadi dengan perkawinan kami. Tapi aku tidak bisa memberikan jawaban yang memuaskan sebab hatiku telah dibawa pergi oleh Dew. Dengan perasaan yang amat bersalah, Aku menuliskan surat perceraian dimana istriku memperoleh rumah, mobil dan 30% saham dari perusahaanku. Ia memandangnya sekilas dan mengoyaknya jadi beberapa bagian.. Aku merasakan sakit dalam hati. Wanita yang telah 10 tahun hidup bersamaku sekarang menjadi seorang yang asing dalam hidupku. Tapi aku tidak bisa mengembalikan apa yang telah kuucapkan. Akhirnya ia menangis dengan keras didepanku, dimana hal tersebut tidak pernah kulihat sebelumnya. Bagiku, tangisannya merupakan suatu pembebasan untukku. Ide perceraian telah menghantuiku dalam beberapa minggu ini dan sekarang sungguh-sungguh telah terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada larut malam,aku kembali ke rumah setelah menemui klienku. Aku melihat ia sedang menulis sesuatu. Karena capek aku segera ketiduran. Ketika aku terbangun tengah malam, aku melihat ia masih menulis. Aku tertidur kembali. Ia menuliskan syarat-syarat dari perceraiannya. Ia tidak menginginkan apapun dariku,tapi aku harus memberikan waktu sebulan sebelum menceraikannya, dan dalam waktu sebulan itu kami harus hidup bersama seperti biasanya. Alasannya sangat sederhana: Anak kami akan segera menyelesaikan pendidikannya dan liburannya adalah sebulan lagi dan ia tidak ingin anak kami melihat kehancuran rumah tangga kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyerahkan persyaratan tersebut dan bertanya," He Ning, apakah kamu masih ingat bagaimana aku memasuki rumah kita ketika pada hari pernikahan kita?" Pertanyaan ini tiba-tiba mengembalikan beberapa kenangan indah kepadaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengangguk dan mengiyakan. "Kamu membopongku dilenganmu", katanya,&lt;br /&gt;"Jadi aku punya sebuah permintaan, yaitu kamu akan tetap membopongku pada waktu perceraian kita. Dari sekarang sampai akhir bulan ini, setiap pagi kamu harus membopongku keluar dari kamar tidur ke pintu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menerima dengan senyum. Aku tahu ia merindukan beberapa kenangan indah yang telah berlalu dan berharap perkawinannya diakhiri dengan suasana romantis.&lt;br /&gt;Aku memberitahukan Dew soal syarat- syarat perceraian dari istriku. Ia tertawa keras dan berpikir itu tidak ada gunanya. "Bagaimanapun trik yang ia lakukan, ia harus menghadapi hasil dari perceraian ini," ia mencemooh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-katanya membuatku merasa tidak enak. Istriku dan aku tidak mengadakan kontak badan lagi sejak kukatakan perceraian itu. Kami saling menganggap orang asing.&lt;br /&gt;Jadi ketika aku membopongnya dihari pertama, kami kelihatan salah tingkah. Anak kami menepuk punggung kami,"Wah, papa membopong mama, mesra sekali" Kata-katanya membuatku merasa sakit.. Dari kamar tidur ke ruang duduk, lalu ke pintu, aku berjalan 10 meter dengan ia dalam lenganku. Ia memejamkan mata dan berkata dengan lembut," Mari kita mulai hari ini,jangan memberitahukan pada anak kita." Aku mengangguk, merasa sedikit bimbang.Aku melepaskan ia di pintu. Ia pergi menunggu bus, dan aku pergi ke kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari kedua, bagi kami terasa lebih mudah. Ia merebah di dadaku,kami begitu dekat sampai-sampai aku bisa mencium wangi dibajunya. Aku menyadari bahwa aku telah sangat lama tidak melihat dengan mesra wanita ini. Aku melihat bahwa ia tidak muda lagi, beberapa kerut tampak di wajahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari ketiga, ia berbisik padaku, "Kebun diluar sedang dibongkar, hati- hati kalau kamu lewat sana."&lt;br /&gt;Hari keempat,ketika aku membangunkannya, aku merasa kalau kami masih mesra seperti sepasang suami istri dan aku masih membopong kekasihku dilenganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangan Dew menjadi samar.&lt;br /&gt;Pada hari kelima dan enam, ia masih mengingatkan aku beberapa hal, seperti, dimana ia telah menyimpan baju-bajuku yang telah ia setrika, aku harus hati-hati saat memasak,dll. Aku mengangguk. Perasaan kedekatan terasa semakin erat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak memberitahu Dew tentang ini.&lt;br /&gt;Aku merasa begitu ringan membopongnya. Berharap setiap hari pergi ke kantor bisa membuatku semakin kuat. Aku berkata padanya,"Kelihatannya tidaklah sulit&lt;br /&gt;membopongmu sekarang" Ia sedang mencoba pakaiannya, aku sedang menunggu&lt;br /&gt;untuk membopongnya keluar. Ia berusaha mencoba beberapa tapi tidak bisa&lt;br /&gt;menemukan yang cocok. Lalu ia melihat, "Semua pakaianku kebesaran". Aku tersenyum. Tapi tiba-tiba aku menyadarinya sebab ia semakin kurus itu sebabnya aku bias membopongnya dengan ringan bukan disebabkan aku semakin kuat. Aku tahu ia mengubur semua kesedihannya&lt;br /&gt;dalam hati. Sekali lagi, aku merasakan perasaan sakit Tanpa sadar ku&lt;br /&gt;sentuh kepalanya. Anak kami masuk pada saat tersebut. "Pa,sudah waktunya membopong mama keluar"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baginya,melihat papanya sedang membopong mamanya keluar menjadi bagian yang penting. Ia memberikan isyarat agar anak kami mendekatinya dan merangkulnya dengan erat. Aku membalikkan wajah sebab aku takut aku akan berubah pikiran pada detik terakhir. Aku menyanggah ia dilenganku, berjalan dari kamar tidur, melewati ruang duduk ke teras. Tangannya memegangku secara lembut dan alami. Aku menyanggah badannya dengan kuat seperti kami kembali ke hari pernikahan kami. Tapi ia kelihatan agak pucat dan kurus, membuatku sedih.&lt;br /&gt;:rose:&lt;br /&gt;Pada hari terakhir, ketika aku membopongnya dilenganku, aku melangkah dengan berat. Anak kami telah kembali ke sekolah. Ia berkata, "Sesungguhnya aku berharap kamu akan membopongku sampai kita tua".&lt;br /&gt;Aku memeluknya dengan kuat dan berkata "Antara kita saling tidak menyadari&lt;br /&gt;bahwa kehidupan kita begitu mesra". Aku melompat turun dari mobil tanpa Sempat menguncinya. Aku takut keterlambatan akan membuat pikiranku berubah. Aku menaiki tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dew membuka pintu. Aku berkata padanya," Maaf Dew, Aku tidak ingin bercerai. Aku serius". Ia melihat kepadaku, kaget. Ia menyentuh dahiku.&lt;br /&gt;"Kamu tidak demam".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutepiskan tanganya dari dahiku "Maaf, Dew,Aku Cuma bisa bilang maaf padamu,Aku tidak ingin bercerai. Kehidupan rumah tanggaku membosankan disebabkan ia dan aku tidak bisa merasakan nilai-nilai dari kehidupan,bukan disebabkan kami tidak saling mencintai lagi.Sekarang aku mengerti sejak aku membopo ngnya masuk ke rumahku, ia telah melahirkan anakku. Aku akan menjaganya sampai tua. Jadi aku minta maaf padamu" Dew tiba-tiba seperti tersadar. Ia memberikan tamparan keras kepadaku dan menutup pintu dengan kencang dan tangisannya meledak. Aku menuruni tangga dan pergi ke kantor. Dalam perjalanan aku melewati sebuah took bunga, ku pesan sebuah buket bunga kesayangan istriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjual bertanya apa yang mesti ia tulis dalam kartu ucapan?&lt;br /&gt;Aku tersenyum, dan menulis " Aku akan membopongmu setiap pagi sampai kita tua..."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-49607413733769837?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/49607413733769837/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/06/sebelum-kamu-menceraikanku-gendonglah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/49607413733769837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/49607413733769837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/06/sebelum-kamu-menceraikanku-gendonglah.html' title='Sebelum Kamu Menceraikanku, Gendonglah Aku'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-8440362821936589119</id><published>2011-04-24T02:40:00.000+07:00</published><updated>2011-04-24T02:41:32.278+07:00</updated><title type='text'>Ada seseorang menjagaku</title><content type='html'>Para penumpang bus memandang penuh simpati ketika wanita muda berpenampilan menarik dan bertongkat putih itu dengan hati-hati menaiki tangga. Dia membayar sopir bus lalu, dengan tangan meraba-raba kursi, dia berjalan menyusuri lorong sampai menemukan kursi yang tadi dikatakan kosong oleh si sopir. Kemudian dia duduk, meletakkan tasnya di pangkuannya dan menyandarkan tongkatnya pada tungkainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahun sudah lewat sejak Susan, 34, menjadi buta. Gara-gara salah diagnosa dia kehilangan penglihatannya dan tiba-tiba terlempar ke dunia yang gelap gulita, penuh amarah, frustasi, dan rasa kasihan pada diri sendiri. Sebagai wanita yang sangat independen, Susan merasa terkutuk oleh nasib mengerikan yang membuatnya kehilangan kemampuan, tak berdaya, dan menjadi beban bagi semua orang di sekelilingnya. "Bagaimana mungkin ini bisa terjadi padaku?" dai bertanya-tanya, hatinya mengeras karena marah. Tetapi, betapa pun seringnya dia menangis atau menggerutu atau berdoa, dia mengerti kenyataan yang menyakitkan itu---penglihatannya takkan pernah pulih lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Depresi mematahkan semangat Susan yang tadinya selalu optimis. Mengisi waktu seharian kini merupakan perjuangan berat yang menguras tenaga dan membuatnya frustasi. Dia menjadi sangat bergantung kepada Mark, suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mark seorang perwira Angkatan Udara. Dia mencintai Susan dengan tulus. Ketika istriny baru kehilangan penglihatannya, dia melihat bagaimana Susan tenggelam dalam keputusasaan. Mark bertekad untuk membantunya menemukan kembali kekuatan dan rasa percaya diri yang dibutuhkan Susan untuk menjadi mandiri lagi. Latar belakang militer Mark membuatnya terlatih untuk menghadapi berbagai situasi darurat, tetapi dia tahu, ini adalah pertempuran paling sulit yang pernah dihadapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, Susan merasa siap bekerja lagi. Tetapi, bagaimana dia akan bisa sampai ke kantornya? Dulu Susan biasa naik bus, tetapi sekarang terlalu takut untuk pergi ke kota sendirian. Mark menawarkan untuk mengantarkannya setiap hari, meskipun tempat kerja mereka terletak di pinggiran kota yang berseberangan. Mula-mula, kesepakatan itu membuat Susan nyaman dan Mark puas karena bisa melindungi istrinya yang buta, yang tidak yakin akan bisa melakukan hal-hal paling sederhana sekalipun. tetapi, Mark segera menyadari bahwa pengaturan itu keliru---membuat mereka terburu-buru, dan terlalu mahal. Susan harus belajar naik bus lagi, Mark menyimpulkan dalam hati. Tetapi, baru berpikir untuk menyampaikan rencana itu kepada Susan telah membuatnya merasa tidak enak. Susan masih sangat rapuh, masih sangat marah. Bagaimana reaksinya nanti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persis seperti dugaan Mark, Susan ngeri mendengar gagasan untuk naik bus lagi. "Aku buta!" tukasnya dengan pahit. "Bagaimana aku bisa tahu ke mana aku pergi? Aku merasa kau akan meninggalkanku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mark sedih mendengar kata-kata itu, tetapi dia tahu apa yang haru dilakukan. Dia berjanji bahwa setiap pagi dan sore dia akan naik bus bersama Susan, selama masih diperlukan, sampai Susan hafal dan bisa pergi sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan itulah yang terjadi. Selama dua minggu penuh Mark, mengenakan seragam militer lengkap, mengawal Susak ke dan dari tempat kerja, setiap hari. Dia mengajari Susan bagaimana caranya menggantungkan diri pada indranya yang lain, terutama pendengarannya, untuk menentukan di mana dia berada dan bagaimana beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Dia menolong Susan berkenalan dan berkawan dengan sopir-sopir bus yang dapat mengawasinya dan menyisakan satu kursi kosong untuknya. Dia membuat Susan tertawa, bahkan pada hari-hari yang tidak terlalu menyenangkan ketika Susan tersandung waktu turun dari bus, atau menjatuhkan tasnya yang penuh berkas di lorong bus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pagi mereka berangkat bersama-sama, setelah itu Mark akan naik taksi ke kantornya. Meskipun pengaturan itu lebih mahal dan melelahkan daripada yang pertama, Mark yakin bahwa hanya soal waktu sebelum Susan mampu naik bus tanpa dikawal. Mark percaya kepadanya, percaya kepada Susan yang dulu dikenalnya sebleum wanita itu kehilangan penglihatannya; wanita yang tidak pernah takut menghadapi tantangan apa pun dan tidak akan pernah menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, Susan memutuskan bahwa dia siap untuk melakukan perjalanan itu seorang diri. Tibalah hari Senin. Sebelum berangkat, Susan memeluk Mark yang pernah menjadi kawannya satu bus dan sahabatnya yang terbaik. Matanya berkaca-kaca, penuh air mata syukur karena kesetiaan, kesabaran, dan cinta Mark. Dia mengucapkan selamat berpisah. Untuk pertama kalinya mereka pergi ke arah yang berlawanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin, Selasa, Rabu, Kamis... Setiap hari dijalaninya dengan sempurna. Belum pernah Susan merasa sepuas itu. Dia berhasil! Dia mampu berangkat kerja tanpa dikawal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari Jumat pagi, seperti biasa Susan naik bus ke tempat kerja. Ketika dia membayar ongkos bus sebelum turun, supir itu berkata, "Wah, aku iri padamu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susan tidak yakin apakah supir itu bicara kepadanya atau tidak. Lagi pula, siapa yang bisa iri pada seorang wanita buta yang sepanjang tahun lalu berusaha menemukan keberanian untuk menjalani hidup? Dengan penasaran, dia bertanya kepada supir itu, "Kenapa kau bilang kau iri padaku?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Supir itu menjawab, "Kau pasti senang selalu dilindungi dan dijagai seperti itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susan tidak tahu apa maksud supir itu. Sekali lagi dia bertanya, "Apa maksudmu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau tahu, minggu kemarin, setiap pagi ada seorang pria tampan berseragam militer berdiri di sudut jalan dan mengawasimu waktu kau turun dari bus. Dia memastikan bahwa kau menyeberang dengan selamat dan dia mengawasimu terus sampai kau masuk ke kantormu. Setelah itu dia meniupkan ciuman, memberi hormat ala militer, lalu pergi. Kau wanita yang beruntung," kata supir itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata bahagia membasahi pipi Susan. Karena meskipun secara fisik tidak dapat melihat Mark, dia selalu bisa merasakan kehadirannya. Dia beruntung, sangat beruntung, karena Mark memberinya hadiah yang jauh lebih berharga daripada penglihatan, hadiah yang tak perlu dilihatnya dengan matanya untuk meyakinkan diri---hadiah cinta yang bisa menjadi penerang di mana pun ada kegelapan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-8440362821936589119?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/8440362821936589119/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/04/ada-seseorang-menjagaku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/8440362821936589119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/8440362821936589119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/04/ada-seseorang-menjagaku.html' title='Ada seseorang menjagaku'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-1296775959704306293</id><published>2011-04-24T02:37:00.000+07:00</published><updated>2011-04-24T02:38:19.244+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Sebuah kecelakaan lalu lintas membuat hidup Chloe Jones gadis remaja 20 tahun yang masih duduk di bangku kuliah jurusan tekstil Nottingham Trent University berubah, Chloe Jones terlibat kecelakaan dengan taksi hingga mengakibatkan cacat permanen dimana kakinya harus diamputasi. Gadis yang sebelumnya ceria ini, sering terlihat murung menerima kenyataan yang tidak dia perkirakan sebelumnya. Chloe Jones menatap kedepan seakan harapan-harapan yang dulu pernah diimpikan susah tercapai. Silahkan baca artikel di bawah ini yang kami himpun dari ruanghati.com untuk lebih jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-XOkBxnTrf5g/TbMqhbsvmJI/AAAAAAAAAGM/eK57DV1AYe8/s1600/misseng1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 339px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-XOkBxnTrf5g/TbMqhbsvmJI/AAAAAAAAAGM/eK57DV1AYe8/s400/misseng1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5598865515611134098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecelakaan yang dialaminya sempat membuat Chloe mengubur banyak harapn dan impiannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika Chloe Jones sebuah pertunjukan Heather Mills on Dancing On Ice dimana terdapat beberapa peserta yang cacat sebagaimana dirinya, lalu hal tersebut menyentuh hatinya dan membuatnya kembali berani untuk membuka mimpi mimpi yang pernah disimpannya untuk bisa diraih kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan tidak membuat Chloe merasa rendah diri dan tetap membuatnya optimis menjalani hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diceritakan oleh Mail Online yang dikutip ruanghati.com salah seorang Organizer Angie Beasley bertemu Chloe di Miss Nottingham awal tahun ini, dan Angie sangat takjub dengan semangat yang dimiliki Chloe. Ketika Chloe masih normal sebelum amputasi tak pernah terbayangkan bakal ikut ambil bagian dalam sebuah kontes apalagi kontes kecantikan paling bergensi di Inggris yaitu Miss England. Namun Chloe mencoba untuk mengirimkan fotonya di pemilihan Miss Nottingham hingga akhirnya dirinya menjadi salah satu finalis yang kini ikut berkompetisi memperebutkan predikat Miss England.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kala mengikuti kompetisi Miss Nottingham Chloe sempat pesimis, betapa tidak diantara 29 kontestan lainnya hanya dirinya yang berada duduk diatas kursi roda, sebagaimana umumnya kontes kecantikan kebanyakan pesertanya adalah para wanita dengan keadaan tubuh yang normal, sedangkan Chloe tidak sehingga ragu pun sempat melanda dirinya. namun nasib dan keberuntungan masih bersamanya hingga dirinya memenangi kontes kala itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah sekali lagi mestikah kita yang kebanyakan terlahir dan memiliki kesempurnaan lebih dari kisa Chloe ini mesti pesimis kala dalam perjalanan hidup kita mengalami cobaan dan deraan masalah, tidakkan kita mencoba berpikir positif dengan menjadikan kisa Chloe ini sebuah inspirasi untuk bangkit dan mencoba melewati masalah yang kita hadapi sekarang dengan hasil yang gemilang, jangan tunggu kapan-kapan saatnya kini untuk bangkit dari sebuah cobaan tak perlu esok hari.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-1296775959704306293?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/1296775959704306293/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/04/sebuah-kecelakaan-lalu-lintas-membuat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/1296775959704306293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/1296775959704306293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/04/sebuah-kecelakaan-lalu-lintas-membuat.html' title=''/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-XOkBxnTrf5g/TbMqhbsvmJI/AAAAAAAAAGM/eK57DV1AYe8/s72-c/misseng1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-1345798402781361494</id><published>2011-04-24T02:20:00.000+07:00</published><updated>2011-04-24T02:21:08.859+07:00</updated><title type='text'>Jangan Sok Pintar</title><content type='html'>Ketika seorang pengusaha sedang memotong rambutnya pada tukang cukur yang berdomisili tidak jauh dari kantornya, mereka melihat ada seorang anak kecil berlari-lari dan melompat-lompat di depan mereka. Tukang cukur berkata, "Itu Bejo, dia anak paling terbodoh di dunia". Pengusaha itu kemudian bertanya "Apa iya?". Tukang cukur dengan bersemangat "Mari... saya buktikan!" Lalu, dia memanggil si Bejo, tukang cukur itu merogoh kantongnya dan mengeluarkan lembaran uang Rp 1000 dan Rp 500, lalu ia memanggil bejo dan berkata, "Bejo, kamu boleh pilih dan ambil salah satu uang ini, terserah kamu mau pilih yang mana, ayo nih!". Bejo pun melihat ke tangan Tukang cukur dimana ada dua lembaran uang Rp 1000 dan Rp 500, lalu dengan cepat tangannya bergerak mengambil lembaran uang Rp 500.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tukang cukur dengan perasaan benar dan menang lalu berbalik kepada sang pengusaha dan berkata, "Benar kan yang saya katakan tadi, Bejo itu memang anak terbodoh yang pernah saya temui. Sudah tak terhitung berapa kali saya lakukan tes seperti itu tadi dan ia selalu mengambil uang logam yang nilainya paling kecil".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sang pengusaha sudah selesai memotong rambutnya, di tengah perjalanan pulang dia bertemu dengan Bejo. Karena merasa penasaran dengan apa yang dia lihat sebelumnya, dia pun memanggil Bejo lalu bertanya "Bejo, tadi saya sewaktu tukang cukur menawarkan uang lembaran Rp 1000 dan Rp 500-an, saya lihat kok yang kamu ambil, uang yang Rp 500, kenapa tidak ambil yang Rp 1000, nilainya kan lebih besar dan dua kali lipat dari yang Rp 500.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si bejo kemudian melihat dan memandang wajah sang pengusaha, ia agak ragu-ragu untuk mengatakannya. "Ayo beritahu saya, kenapa kamu ambil yang Rp 500," desak sang pengusaha. Akhirnya si Bejo pun berkata, "Kalau saya ambil yang Rp 1000, berarti permainannya akan selesai............"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga ini menjadi intropeksi bagi kita pribadi.&lt;br /&gt;Banyak orang yang merasa lebih pintar dibandingkan dengan orang lain, sehingga mereka sering menganggap remeh orang-orang disekitarnya. mereka enggan menerima pendapat orang lain karena mereka menganggap pendapat merekalah yang paling benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga orang yang menilai orang lain hanya dengan tampilan fisiknya saja. Saya pernah melihat seorang dengan penampilan biasa (baju kemeja, celana panjang dan sepatu yang sederhana) datang ke sebuah instansi, namun beliau tidak dilayani dengan baik bahkan cenderung diabaikan. Setelah beliau memperkenalkan bahwa beliau adalah anggota DPRD, barulah semua orang disana berusaha melayaninya dengan sangat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita bukanlah orang orang yang selalu melihat orang dari penampilan, jabatan, kedudukan, atau kekayaan. Karena bisa jadi orang yang kita anggap lebih rendah ternyata memiliki nilai yang lebih mulia di mata Tuhan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-1345798402781361494?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/1345798402781361494/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/04/jangan-sok-pintar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/1345798402781361494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/1345798402781361494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/04/jangan-sok-pintar.html' title='Jangan Sok Pintar'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-3989321612736798970</id><published>2011-04-24T02:16:00.001+07:00</published><updated>2011-04-24T02:16:23.092+07:00</updated><title type='text'>Mawar Dan Duri</title><content type='html'>Ada seorang gadis bernama Rosa yang memelihara beberapa jenis tanaman di halaman rumahnya, salah satunya adalah bunga mawar. Dengan setia ia merawat dan menyiraminya setiap hari dari mulai kuncup hingga menjadi mawar merekah lengkap dengan durinya yang tajam. Suatu hari ia berpikir, "Mengapa bunga yang demikian indah tumbuh dari tanaman yang penuh dengan duri?". Terbeban dengan pikiran ini, ia memutuskan untuk tidak menyirami pohon mawar tersebut, sehingga mawar itu mati sebelum sempat berbunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilustrasi ini sering terjadi dalam kehidupan beberapa orang percaya. Di dalam setiap kita ada 'mawar yang siap untuk berbunga'. Tuhan menginginkan kemampuan yang sudah Dia berikan di dalam kita dapat bertumbuh tanpa terhambat dengan duri-duri dari kedagingan kita. Banyak dari kita melihat pada diri kita sendiri dan hanya melihat duri-duri itu saja, hanya melihat hal-hal yang negatif, kekurangan dan ketidakmampuan. Kita kecewa dan berpikir bahwa tidak ada sesuatu pun yang baik yang keluar dari dalam diri kita. Kita menolak untuk menyirami hal-hal yang baik yang ada dalam diri kita, sehingga akhirnya mati. Kita tidak pernah menyadari akan potensial kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa dari kita tidak dapat melihat 'mawar' yang ada dalam dirinya; orang lain harus menunjukkan kepadanya. Hal yang terindah adalah apabila seseorang melihat orang lain, tidak melihat banyaknya duri itu tetapi melihat ke dalam, yaitu banyaknya 'mawar' yang bertumbuh di dalam orang itu. Inilah karakter kasih, memandang seseorang, mengetahui kelemahan mereka, mengenali kemampuan dan kelebihan yang ada dalam diri mereka, membantu mereka untuk menyadari bahwa mereka dapat mengatasi kelemahan mereka. Apabila kita menunjukkan mereka bunga mawar yang dalam mereka, mereka dapat mengatasi setiap duri yang ada. Dan mawar itu akan bersemi, empat puluh kali lipat, dan seratus kali lipat ganda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah tugas kita untuk membantu sesama kita dengan menunjukkan mawar mereka, bukan duri mereka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-3989321612736798970?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/3989321612736798970/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/04/mawar-dan-duri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/3989321612736798970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/3989321612736798970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/04/mawar-dan-duri.html' title='Mawar Dan Duri'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-3667098797138435505</id><published>2011-04-24T02:15:00.001+07:00</published><updated>2011-04-24T02:15:35.306+07:00</updated><title type='text'>Toko Suami</title><content type='html'>Sebuah toko yg menjual SUAMI, baru dibuka dimana wanita dpt memilih pria untuk dijadikan sebagai seorang suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara instruksi2 yg ada di pintu masuk, terdpt instruksi yg menunjukkan bgmn aturan main utk masuk toko tsb: "Kamu hny dpt mengunjungi toko ini SATU KALI!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toko tsb terdiri dari 6 lantai dimana setiap lantai akan menunjukkan kelompok calon suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semkn tinggi lantainya, semkn tinggi pula nilai pria tsb. Kamu dpt memilih pria di lantai tertnt/blh memilih ke lantai berikutnya, tp dgn syarat tdk bs turun lg ke lantai sblmnya kecuali utk keluar dr toko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, seorang wanita pun pergi ke " TOKO SUAMI " tsb untuk mencari SUAMI. Di setiap lantai terdpt tulisan spt ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lt 1:&lt;br /&gt;"Pria di lt ini taat pd Tuhan &amp; pandai". Wanita itu tersenyum, kmd dia naik ke lantai selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lt 2:&lt;br /&gt;"Pria di lt ini taat pd Tuhan, pandai &amp; romantis".&lt;br /&gt;Kmbali wanita itu naik ke lantai selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lt 3:&lt;br /&gt;"Pria di lt ini taat pd Tuhan, pandai, romantis &amp; ganteng".&lt;br /&gt;''Wow!'', ujar sang wanita, tetapi pikirannya msh penasaran &amp; trs naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu smpailah wanita itu di lt. 4 &amp; terdpt tulisan:&lt;br /&gt;"Pria di lt ini taat pd Tuhan, pandai, romantis, ganteng banget &amp; syg anak."&lt;br /&gt;''Ya ampun!'' Dia berseru, ''Aku hampir tak percaya!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dia tetap mlanjutkan ke lt 5:&lt;br /&gt;"Pria di lt ini taat pd Tuhan, pandai, romantis, ganteng banget, syg anak &amp; Kaya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tergoda utk berhenti tp kmd dia melangkah ke lt. 6 &amp; terdpt tulisan:&lt;br /&gt;"Anda adalah pengunjung yg ke 81.328.737.187. Tdk ada Pria di lantai ini. Lantai ini hny semata2 pembuktian utk wanita yg tdk pernah Puas".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trm ksh tlh berbelanja di " TOKO SUAMI ". Mohon hati2 ketika keluar dr sini. (LOL)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan moral ini bkn cm utk wanita tp jg Pria: "Tetaplah slalu merasa puas &amp; bersyukur akan pasangan yg sudah Tuhan sediakan. Jgn terus mencari yg terbaik tp jadikanlah yg baik yg ada dr yg sudah Tuhan sediakan, itulah pasangan yg terbaik bagi kamu seumur hidupmu hingga maut memisahkan." ;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan yg baik adl yg bs membuat pasangan yg tdk baik menjadi baik. Jika sdh baik menjadi lbh baik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita diberikan pasangan yg terbaik...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-3667098797138435505?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/3667098797138435505/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/04/toko-suami.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/3667098797138435505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/3667098797138435505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/04/toko-suami.html' title='Toko Suami'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-1839433990097797026</id><published>2011-04-24T02:10:00.003+07:00</published><updated>2011-04-24T02:13:00.531+07:00</updated><title type='text'>Chatting dengan Malaikat...</title><content type='html'>iseng-iseng browsing, eh malah nemu orang yang katanya abis chat sama malaikat. Udah gitu di save pula di blognya.Isinya keren deh,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mau tau isi chattingan dia ma malaikat? langsung dah, cekidot!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -Malaikat- ] BUZZ…!!! … BUZZZZZ…!! !!! ….. BUZZZZZZZZZZZ. ..!!!!!!! !!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -zzod- ] Bah…!!! Sapa seeh ini…!!! Nganggu aja…!!! *heran* Gw invis kok masi ketauan juga yaa…???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -Malaikat- ] Bro… Lu tade manggil Tuhan kagak…???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -zzod- ] Manggil Tuhan…??? Berdoa kamsut lu…??? Yoiii… Btw, ini sapa seeh…???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -Malaikat- ] Ini gw, si Malaikat Cupu… Gw masih baru di-create ama Tuhan, masih level-1 Bro… *max level-25* Gw diutus Tuhan tuk ngerespon doa seseorang… Saat ini gw diutus tuk ngerespon doa lu… Btw, lu sering berdoa kagak Bro…???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -zzod- ] o0O0o… si Malaikat Cupu… Yup, gw emang sring berdoa… Spy gw ngerasa feel better aja… *cemberut* Tapi skrg gw lage sibuk banget neeh…!!! Tak close aja yah… *kok ndak bisa…???*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -Malaikat- ] Coba aja kalo bisa…??? Hehehe, Malaikat kok dilawan… *bangga* Btw, lu sibuk apa Bro…??? Gw liatin dari tade Facebook-an mulu kerjaan lu…!!! Kalo gak gitu cuma bikin puisi, nge-blog, mbarbel, … MBOKEP…!!! *si Cupu lage marah* Kerjain TA lu dodol biar cepet selese kuliah lu…!!! Udah 25 taun blom lulus kuliah… blom dapet kerja… JOMBLO LAGI…!!! *bla… bla… bla…*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -zzod- ] *sedih* Hiks… kejam kali kau Malaikat… Status jomblo gw lu ungkit2 lage… *teganya-teganya- teganya-. ..* *tuing* Bro, lu punya database cewe2 cakep sedunia kagak…??? Copy-in gw dunk Bro… Ntar lu gw bikinin puisi dech… *sok ngerayu*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -Malaikat- ] Sabaaar Bro… Lu uda dijodohin oleh Tuhan kok… sama… Cewe seiman, setia, penyayang, romantis, cuakep, alim, sexy, luthuw, dr keluarga baek2, … *asyiiiiiik. .. enyak-enyak- enyak…* Pokoke chantique jasmani-rohani lah…!!! *sak karepe dewe* Begini Bro, mengenai masalah sibuk-menyibuk itu… SEMUA MAKHLUK yg diciptain Tuhan itu PASTI SIBUK…!!! Semut sibuk… Ulat sibuk… *bla… bla… bla…*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -zzod- ] Entahlah, gw slalu aja ngerasa takada waktu luang… Cepet banget rasanya waktu berjalan… *sambil ngupil* Barusan jam 7 pagi, gw nengok ke jam dinding tau2 udah jam 5 sore…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -Malaikat- ] Begini Bro… AKTIFITAS NGASIH KESIBUKAN… !!! tapi… PRODUKTIFITAS NGASIH HASIL…!!! Ada lagi… AKTIFITAS NGABISIN WAKTU…!!! tapi… PRODUKTIFITAS MBEBASIN WAKTU…!!! Inget itu Bro…!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -zzod- ] oO0Oo… *dapet upil gedhe* Gw ngerti… Tp gimana2 gw tetep ngerasa slalu sibuk… *sambil ngupil lage* Itu bener2 tak terhindarkan. ..!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -Malaikat- ] Dengerin neeh… Gw pengen ngasih lu HINTS buat ngatasi manajemen waktu lu yg payah itu…!!! Ini gak bakal lu temuin meski lu cari pake Google sgala…!!! Percaya dech ama gw…!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -zzod- ] *dapet upil garing* Ok, I’m listening… *garuk2 kepala* Btw, gw pengen nanya… Napa ya kok hidup ini slalu complicated. ..??? Seperti kebanyakan status cewe2 cakep di Facebook… It’s Complicated. ..???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -Malaikat- ] Dengerin Bro… JANGAN TERLALU BANYAK NGANALISA HIDUP…!!! JALANI AJA…!!! Analisa2 berlebihan itulah yg bikin hidup lu jade complicated. ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -zzod- ] Kalo gitu napa kok gw jarang skali ngerasa happy atas kehidupan gw…??? Napa slalu ada rasa kuatir dlm hidup gw…???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -Malaikat- ] Lu kuatir krn lu kebanyakan nganalisa… Ngerasa kuatir jadi kebiasaan lu sehari-hari, Bro… Krn itulah lu jarang banged ngerasa happy… Inget Bro… HARI INI ialah HARI ESOK yg LU KUATIRIN KEMAREN…!! !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -zzod- ] Gimana mungkin gw happy kalo banyak banged ketakpastian dlm hidup ini… Btw, kasi gw bocoran hidup gw 5 taun kedepan dunk… pliz…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -Malaikat- ] Lu kok yakin bakal hidup 5 taun lage…??? Kalo saat ini jg gw cabut nyawa lu gmn…??? Bro… JANGAN PERNAH PERCAYA RAMALAN…!! ! Mereka itu cuma cari duit buat makan…!!! Kalo terjadi beneran itu cuma kebetulan aja…!!! PERCAYALAH sama DIRIMU SENDIRI n DOA2 IKHLAS yg lu lakuin tiap hari…!!! Btw, mengenai ketakpastian yg lu tanyain tade… KETAKPASTIAN itu TAK BISA DIHINDARI… !!! Itu uda aturan hidup Bro, tapi… KUATIR itu PILIHAN…!! !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -zzod- ] Tp gw kok sering ngalamin rasa sakit krn ketakpastian. ..???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -Malaikat- ] Begini Bro… RASA SAKIT itu juga TAK BISA DIHINDARI… !!! tapi… PENDERITAAN itu juga PILIHAN…!! !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -zzod- ] Jika penderitaan itu pilihan, napa kok orang baik slalu menderita… ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -Malaikat- ] INTAN TAK DAPAT DIASAH TANPA GESEKAN…!! ! … EMAS TAK DAPAT DIMURNIKAN TANPA API…!!! artinya… SEMUA ORANG HARUS LEWATI RINTANGAN TUK JADI LEBIH BAIK…!!! Syaratnya… HARUS SLALU POSITIF THINKING…! !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -zzod- ] Maksudnya pengalaman pahit itu berguna…?? ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -Malaikat- ] TENTU AJA…!!! PENGALAMAN itu GURU YG TERBAIK…!! ! GURU YG KERAS…!!! Diberi ujian dulu, baru pemahamannya. .. emang susah sih, krn itu… HANYA ORANG2 PILIHAN YG PANTAS LULUS…!!! But, I’m sure that U r one of them, Bro… JUST TRUST URSELF…!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -zzod- ] Thanx, Bro… Tapi napa slalu aja ada masalah baru saat masalah yg lama udah selesai…?? ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -Malaikat- ] TIAP MASALAH ITU SYARAT TUK TINGKATKAN TIAP LEVEL KEKUATAN MENTAL LU…!!! Kekuatan mental yg xtraordinary cuma bs kluar dr perjuangan dlm mengatasi tiap masalah…!! ! IF U LOSE SUMTHING it’s ok, but DON’T LOSE THE LESSON…!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -zzod- ] Sejujurnya gw sering binun kemana hrs melangkah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -Malaikat- ] L&lt;br /&gt;iat ke dlm diri lu sendiri… SELALU INTROPEKSI DIRI…!!! Jangan cuma ngandalin mata buat nentuin arah, tapi… PAKE NURANI…!!! Mata emang ngasih lu penglihatan, tapi… NURANI NGASIH ARAH YG BENER…!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -zzod- ] Sering kegagalan bikin gw menderita… Apa yg hrs gw lakuin spy slalu sukses…??? Spy slalu berhasil…? ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -Malaikat- ] Begini Bro… Inget baek-baek… KEBERHASILAN ITU UKURAN YG DIBUAT ORANG LAEN…!!! tapi… KEPUASAN ITU UKURAN YG DIBUAT DIRI SENDIRI…!! ! Ini langkah awal yg terpenting.. . TENTUIN DOLO TUJUAN UTAMA HIDUP LU…!!! Misal, apakah lu hidup tuk cari harta… ato cari pahala… ato dua2nya… HAL TSB AKAN BIKIN HIDUP LU LEBIH HIDUP…!!! Bekerjalah dg kompas, dg nurani lu…!!! Biar aja orang lain berkejaran dg waktu… diperbudak waktu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -zzod- ] Saat sulit, gimana gw spy tetep termotivasi. ..??? Spy gak mudah patah smangat…?? ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -Malaikat- ] Slalu liat udah brapa jauh lu berjalan… SELALU HITUNG N SYUKURI NIKMAT TUHAN YG ADA…!!! Jangan pernah liat masih brapa jauh lu harus berjalan… JANGAN PERNAH HITUNG APA YG TAK LU PEROLEH…!! !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -zzod- ] Hmmm… Btw, apa yg menarik dr gw sbg seorang manusia biasa…???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -Malaikat- ] Jika menderita SELALU tanya, “Mengapa harus gw…???” tapi… Jika bahagia TIDAK pernah tanya, “Mengapa harus gw…???”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -zzod- ] Bener juga lu… Tp kadang gw binun… siapa gw…??? mengapa gw disini…???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -Malaikat- ] Jangan cari tau sapa diri lu, tapi… TENTUIN INGIN JADI APA LU NANTI…!!! Berhenti cari tau mengapa lu di sini, tapi… CIPTAKAN TUJUAN HIDUP LU…!!! Begini Bro… HIDUP BUKANLAH PROSES PENCARIAN… !!! tapi… HIDUP ITU PROSES PENCIPTAAN.. .!!! Karena itu… CIPTAIN DIRI LU SENDIRI…!! ! BE URSELF…!!! BE UNIQUE…!!! JANGAN SUKA NIRU GAYA ORANG LAEN…!!! CREATE UR OWN STYLE…!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -zzod- ] Gimana gw bs dapet yg terbaik dlm hidup gw ini…???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -Malaikat- ] Bro… I have 3 simple steps just 4 U… FACE UR PAST WITH NO REGRET…!!! JANGAN SESALI masa lalumu… PERCUMA…!! ! Ambil saja hikmahnya… !!! FACE THIS MOMENT WITH FULL OF FAITH…!!! Selalu PERCAYA DIRI dg apa yg lu lakuin sekarang…! !! FACE UR FUTURE WITH NO FEAR…!!! JANGAN TAKUT untuk ambil resiko jika menurut lu itu yg terbaik…!! !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -zzod- ] Nice… Last question… Napa kok doa2 gw sering ndak dijawab…?? ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -Malaikat- ] TAK ADA DOA YG TAK DIJAWAB…!! ! Itu hanya… BLOM TERLAKSANA krn emang waktunya blom tepat… Ato bisa juga JAWABANNYA TIDAK…!!! Tapi lu HARUS slalu ingat bahwa… ITU SMUA DEMI KEBAIKAN LU SENDIRI…!! ! … ALWAYS THINK POSITIVELY, BRO…!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -zzod- ] Ouch…!!! Pantes ampe skrg gw masih jomblo… *sok tau*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -Malaikat- ] Teguhlah dlm iman…!!! BUANG SEMUA RASA TAKUT KECUALI PADA TUHAN…!!! HIDUP itu MISTERI TUK DIPECAHKAN n BUKAN MASALAH TUK DISELESAIKAN. ..!!! PERCAYA N SELALU BERFIKIR POSITIF PADA TUHAN…!!! Hidup itu indah jika lu tau cara tuk hidup… … …..&lt;br /&gt;[ -Malaikat- ] has signed out…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ -zzod- ] BUZZ…!!! … BUZZZZZ…!! !!! ….. BUZZZZZZZZZZZ. ..!!!!!!! !!!!!! … Yuhuuu… Malaikat Cupu… Gw blom nanya sapa jodoh gw neeh… Yuuuuuuu… Huuuuuuuuuuuuuuu. .. *hiks… hiks…* … BUZZ…!!! … BUZZZZZ…!! !!! ….. BUZZZZZZZZZZZ. ..!!!!!!! !!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber http://imherry.blogdetik.com/2009/12...ngan-malaikat/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maaf kalau repost... yang perlu disimak dari cerita ini adalah inti dan maksud dari cerita ini yang bertujuan membangun diri agar menjadi lebih baik&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-1839433990097797026?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/1839433990097797026/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/04/iseng-iseng-browsing-eh-malah-nemu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/1839433990097797026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/1839433990097797026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/04/iseng-iseng-browsing-eh-malah-nemu.html' title='Chatting dengan Malaikat...'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-2984158241367588516</id><published>2011-04-24T02:10:00.001+07:00</published><updated>2011-04-24T02:10:33.855+07:00</updated><title type='text'>Malaikat Pelindung</title><content type='html'>Suatu ketika, ada seorang bayi yang siap untuk dilahirkan. Maka, ia bertanya kepada Tuhan. "Ya Tuhan, Engkau akan mengirimku ke bumi. Tapi, aku takut, aku masih sangat kecil dan tak berdaya. Siapakah nanti yang akan melindungiku disana?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhanpun menjawab. "Diantara semua malaikat-Ku, Aku akan memilih seorang yang khusus untukmu. Dia akan merawatmu dan mengasihimu." Si kecil bertanya lagi, "Tapi, disini, di surga ini, aku tak berbuat apa-apa, kecuali tersenyum dan bernyanyi. Semua itu cukup membuatku bahagia. Tuhanpun menjawab, "Tak apa, malaikatmu itu, akan selalu menyenandungkan lagu untukmu, dan dia akan membuatmu tersenyum setiap hari. Kamu akan merasakan cinta dan kasih sayang, dan itu semua pasti akan membuatmu bahagia." Namun si kecil bertanya lagi, "Bagaimana aku bisa mengerti ucapan mereka, jika aku tak tahu bahasa yang mereka pakai?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhanpun menjawab, "Malaikatmu itu, akan membisikkanmu kata-kata yang paling indah, dia akan selalu sabar ada disampingmu, dan dengan kasihnya, dia akan mengajarkanmu berbicara dengan bahasa manusia." Si kecil bertanya lagi, "Lalu, bagaimana jika aku ingin berbicara padamu, ya Tuhan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhanpun kembali menjawab, "Malaikatmu itu, akan membimbingmu. Dia akan menengadahkan tangannya bersamamu, dan mengajarkanmu untuk berdoa." Lagi-lagi, si kecil menyelidik, "Namun, aku mendengar, disana, ada banyak sekali orang jahat, siapakah nanti yang akan melindungiku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhanpun menjawab, "Tenang, malaikatmu, akan terus melindungimu, walaupun nyawa yang menjadi taruhannya. Dia, sering akan melupakan kepentinganya sendiri untuk keselamatanmu." Namun, si kecil kini malah sedih, "Ya Tuhan, tentu aku akan sedih jika tak melihat-Mu lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan menjawab lagi, "Malaikatmu, akan selalu mengajarkamu keagungan-Ku, dan dia akan mendidikmu, bagaimana agar selalu patuh dan taat pada-Ku. Dia akan selalu membimbingmu untuk selalu mengingat-Ku. Walau begitu, Aku akan selalu ada disisimu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hening. Kedamaianpun tetap menerpa surga. Namun, suara-suara panggilan dari bumi terdengar sayup-sayup. "Ya Tuhan, aku akan pergi sekarang, tolong, sebutkan nama malaikat yang akan melindungiku...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhanpun kembali menjawab. "Nama malaikatmu tak begitu penting. Kamu akan memanggilnya dengan sebutan: Ibu..."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-2984158241367588516?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/2984158241367588516/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/04/malaikat-pelindung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/2984158241367588516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/2984158241367588516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/04/malaikat-pelindung.html' title='Malaikat Pelindung'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-7445493923742823086</id><published>2011-04-24T01:58:00.000+07:00</published><updated>2011-04-24T02:08:48.754+07:00</updated><title type='text'>Langkah-langkah Sederhana untuk Mencegah KEBOTAKAN...!!</title><content type='html'>Berbagai cara dilakukan orang untuk mencegah kerontokan rambut dan kebotakan. Tapi para ahli merekomendasikan beberapa cara sederhana bila Anda tak ingin botak, yaitu makan kacang dan jangan tinggalkan sarapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar baik bagi pria yang takut botak bahwa para ilmuwan telah menemukan penyebab kebotakan, yaitu adanya gen yang menyebabkan kegagalan produksi dan perkembangan sel-sel rambut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sayangnya, belum ada cara pengobatan yang benar-benar efektif untuk mengatasinya. Selain itu, sementara gen memainkan peran utama dalam kerontokan rambut, banyak pria tidak menyadari bahwa kebiasaan sehari-harinya dapat memperburuk masalah kebotakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilansir Dailymail, ahli bedah restorasi rambut dari Inggris memberikan beberapa langkah sederhana untuk membantu mengurangi kerontokan rambut, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jangan lewatkan waktu sarapan&lt;br /&gt;Rambut terdiri dari keratin, yaitu zat yang memberinya kekuatan. Terlalu sedikit protein akan mempengaruhi tingkat keratin, sehingga menyebabkan rambut kehilangan tenaga dan berhenti tumbuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sarapan adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan protein dalam tubuh, dengan makanan seperti ikan, telur, ayam, daging merah," kata Philip Kingsley, konsultan trichologist.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Makan kacang-kacangan&lt;br /&gt;Kurangnya zat besi bisa menyebabkan rambut rontok. Jika Anda tidak memiliki cukup zat besi, maka kadar feritin akan turun, yang merupakan molekul penyimpan zat besi dalam tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini pada gilirannya akan mengganggu pertumbuhan rambut normal dan meningkatkan kerontokan rambut. Makan makanan kaya zat besi seperti kacang-kacangan, daging merah, sayuran hijau tua dan buah-buahan kering, ini akan membantu mengurangi rambut rontok berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Berhenti merokok&lt;br /&gt;Penelitian menunjukkan bahwa rokok juga bisa memicu kerontokan rambut. Hal ini karena rokok dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan merusak suplai darah ke folikel rambut. Maka berhenti merokok adalah salah satu cara untuk mencegah kebotakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Rileks&lt;br /&gt;Memiliki kelebihan hormon laki-laki mungkin tidak terdengar seperti hal yang buruk, tetapi testosteron dan dihidrotestosteron (DHT) dapat memiliki efek buruk pada bagian-bagian tertentu dari folikel rambut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormon tersebut meresap ke batang rambut dan menyebabkan rambut menjadi lebih tipis. Setelah rambut menyusut, dengan diameter tertentu akan berhenti tumbuh sepenuhnya. Ketika pria sedang stres, tubuh akan memproduksi hormon lebih banyak dan cenderung membuat rambut rontok. Jadi cobalah untuk rileks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Jangan menyisir dengan keras&lt;br /&gt;Menyisir rambut dengan keras dapat menggaruk kulit kepala dan menarik rambut keluar dari akar serta merusak folikel rambut. "Sangat penting untuk merawat kulit kepala dengan lembut ketika keramas, dan jangan menarik-narik rambut Anda dengan sikat atau sisir," kata Dr Bessam Farjo, ahli bedah restorasi rambut dari Manchester.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Jangan mewarnai rambut&lt;br /&gt;Studi juga menunjukkan bahwa pewarna yang berisi bahan kimia para-phenylenediamine (PPD) dapat menyebabkan reaksi alergi parah dan dermatitis, yang dapat menyebabkan kerusakan pada folikel kulit kepala dan rambut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-7445493923742823086?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/7445493923742823086/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/04/langkah-langkah-sederhana-untuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/7445493923742823086'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/7445493923742823086'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2011/04/langkah-langkah-sederhana-untuk.html' title='Langkah-langkah Sederhana untuk Mencegah KEBOTAKAN...!!'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-2932051862912938503</id><published>2010-12-05T02:21:00.001+07:00</published><updated>2010-12-05T02:21:56.066+07:00</updated><title type='text'>KOPI ASIN</title><content type='html'>Laki-laki itu datang ke sebuah pesta. Meskipun penampilannya tidak jauh berbeda dengan penampilan laki-laki lain yang datang, namun kelihatannya tidak seorangpun yang tertarik padanya. Ia lalu memperhatikan seorang gadis yang dari tadi dikelilingi banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir pesta itu, ia memberanikan diri mengundang gadis itu untuk menemaninya minum kopi. Karena kelihatannya laki-laki itu menunjukkan sikap yang sopan, gadis itupun memenuhi undangannya. Mereka berdua kini duduk di sebuah warung kopi. Begitu gugupnya laki-laki itu hingga ia tidak tahu bagaimaan harus memulai sebuah percakapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba ia berkata kepada pelayan, "Dapatkah engkau memberiku sedikit garam untuk kopiku?" Setiap orang yang ada di sekitar mereka memandang lelaki itu keheranan. Wajahnya memerah seketika, tetapi ia tetap memasukkan garam itu ke dalam kopinya lalu kemudian meminumnya. Penuh rasa ingin tahu, gadis yang duduk di depannya bertanya, "Bagaimana kau bisa mempunyai hobi yang aneh ini?" Laki-laki itupun menjawab, "Ketika aku masih kecil, aku hidup di dekat laut, aku suka bermain-main di laut. Jadi aku tahu rasanya air laut, asin seperti rasa kopi asin ini. Sekarang, setiap kali aku meminum kopi asin ini, aku terkenang akan masa kecilku, tentang kampung halamanku, aku sangat merindukan kampung halamanku, aku merindukan orang tuaku yang tetap hidup di sana." Ia mengatakan itu sambil berurai air mata, kelihatannya ia sangat tersentuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis itu berpikir, "Apa yang diceritakan oleh laki-laki tersebut adalah ungkapan isi hatinya yang terdalam. Orang yang mau menceritakan tentang kerinduannya akan rumahnya adalah orang yang setia, peduli dengan rumah dan bertanggung jawab terhadap seisi rumahnya". Maka gadis itupun mulai bercerita tentang kampung halamannya yang jauh, masa kecilnya dan keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merekapun berpacaran. Gadis iu menemukan semua yang dia inginkan di dalam diri laki-laki tersebut. Laki-laki itu begitu toleransi, baik hati, hangat dan penuh perhatian. Ia adalah laki-laki yang sangat baik, sehingga ia selalu merindukannya. Singkat cerita, merekapun menikah dan hidup bahagia. Setiap kali, ia selalu membuatkan kopi asin bagi suaminya karena ia tahu suaminya sangat menyukai kopi asin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah empat puluh tahun menikah, meninggallah suaminya. Ia meninggalkan surat kepada istrinya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sayangku, maafkan aku, maafkan kebohonganku selama aku hidup. Inilah satu-satunya kebohonganku padamu, yaitu tentang "kopi asin". Ingatkah engkau pertama kali kita bertemu dan berpacaran? Saat itu aku begitu gugup untuk memulai percakapan kita. Karena kegugupanku, aku akhirnya meminta garam padahal yang aku maksudkan adalah gula. Selama hidupku banyak kali aku mencoba untuk mengatakan kepadamu hal yang sebenarnya, sebagaimana aku telah berjanji bahwa aku tidak akan pernah berbohong kepadamu untuk apapun juga. Tetapi aku tidak sanggup mengatakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini aku sudah mati, aku tidak takut lagi, maka aku memutuskan untuk mengatakan kebenaran ini kepadamu bahwa aku tidak suka kopi asin. Rasanya aneh dan tidak enak. Selama hidupku aku baru meminum kopi asin sejak aku mengenalmu. Meski begitu, aku tidak pernah menyesal untuk apapun yang aku lakukan untukmu. Memiliki engkau merupakan kebahagiaan terbesar yang pernah aku miliki selama hidupku. Jika aku dapat hidup untuk kedua kalinya, aku tetap ingin mengenalmu dan memilikimu selamanya, meskipun aku harus meminum kopi asin lagi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata wanita itu membasahi surat yang dibacanya. Suatu hari seseorang bertanya kepadanya, "Bagaimana rasanya kopi asin itu?" "Sangat enak", jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;============================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita selalu berpikir bahwa kita sudah mengenal pasangan kita lebih dari orang lain mengenal mereka. Tetapi mungkin saja ada hal-hal tertentu yang tidak kita ketahui di mana pasangan kita telah rela meminum "kopi asin" (salty coffee) dengan membuang ego, kesombongan, kesenangan dan hobinya untuk menjaga keharmonisan hubungan kita dengannya. Ya, begitulah caranya mengasihi dan mencintai. Bukan menuntut, tetapi berkorban. "Janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuang kebencian dan mengasihi lebih lagi, menyebabkan rasa garam lebih enak daripada rasa gula.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-2932051862912938503?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/2932051862912938503/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/12/kopi-asin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/2932051862912938503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/2932051862912938503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/12/kopi-asin.html' title='KOPI ASIN'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-3610982013321951800</id><published>2010-12-05T02:16:00.000+07:00</published><updated>2010-12-05T02:17:06.991+07:00</updated><title type='text'>1 DOLLAR 11 SEN</title><content type='html'>Sally baru berumur delapan tahun ketika dia mendengar ibu dan ayahnya sedang berbicara mengenai adik lelakinya, Georgi. Ia sedang menderita sakit yang parah dan mereka telah melakukan apapun yang bisa mereka lakukan untuk menyelamatkan jiwanya. Hanya operasi yang sangat mahal yang sekarang bias menyelamatkan jiwa Georgi... tapi mereka tidak punya biaya untuk itu. Sally mendengar ayahnya berbisik,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hanya keajaiban yang bisa menyelamatkannya sekarang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sally pergi ke tempat tidur dan mengambil celengan dari tempat persembunyiannya. Lalu dikeluarkannya semua isi celengan tersebut ke lantai dan menghitung secara cermat...tiga kali. Nilainya harus benar- benar tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan membawa uang tersebut, Sally menyelinap keluar dan pergi ke toko obat di sudut jalan. Ia menunggu dengan sabar sampai sang apoteker memberi perhatian... tapi dia terlalu sibuk dengan orang lain untuk diganggu oleh seorang anak berusia delapan tahun. Sally berusaha menarik perhatian dengan menggoyang-goyangkan kakinya, tapi gagal. Akhirnya dia mengambil uang koin dan melemparkannya ke kaca etalase. Berhasil!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa yang kamu perlukan?" tanya apoteker tersebut dengan suara marah. "Saya sedang berbicara dengan saudara saya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi, saya ingin berbicara kepadamu mengenai adik saya," Sally menjawab dengan nada yang sama. "Dia sakit...dan saya ingin membeli keajaiban."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa yang kamu katakan?," tanya sang apoteker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ayah saya mengatakan hanya keajaiban yang bisa menyelamatkan jiwanya sekarang... jadi berapa harga keajaiban itu ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami tidak menjual keajaiban, adik kecil. Saya tidak bisa menolongmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengar, saya mempunyai uang untuk membelinya. Katakan saja berapa harganya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pria berpakaian rapi berhenti dan bertanya, "Keajaiban jenis apa yang dibutuhkan oleh adikmu?" "Saya tidak tahu," jawab Sally. Air mata mulai menetes di pipinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya hanya tahu dia sakit parah dan mama mengatakan bahwa ia membutuhkan operasi. Tapi kedua orang tua saya tidak mampu membayarnya... tapi saya juga mempunyai uang." "Berapa uang yang kamu punya ?" tanya pria itu lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Satu dollar dan sebelas sen," jawab Sally dengan bangga. "dan itulah seluruh uang yang saya miliki di dunia ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wah, kebetulan sekali," kata pria itu sambil tersenyum. "Satu dollar dan sebelas sen... harga yang tepat untuk membeli keajaiban yang dapat menolong adikmu". Dia Mengambil uang tersebut dan kemudian memegang tangan Sally sambil berkata : "Bawalah saya kepada adikmu. Saya ingin bertemu dengannya dan juga orang tuamu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria itu adalah Dr. Carlton Armstrong, seorang ahli bedah terkenal....&lt;br /&gt;Operasi dilakukannya tanpa biaya dan membutuhkan waktu yang tidak lama sebelum Georgi dapat kembali ke rumah dalam keadaan sehat.&lt;br /&gt;Kedua orang tuanya sangat bahagia mendapatkan keajaiban tersebut. "Operasi itu," bisik ibunya, "adalah seperti keajaiban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak dapat membayangkan berapa harganya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sally tersenyum. Dia tahu secara pasti berapa harga keajaiban tersebut...satu dollar dan sebelas sen... ditambah dengan keyakinan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-3610982013321951800?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/3610982013321951800/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/12/1-dollar-11-sen.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/3610982013321951800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/3610982013321951800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/12/1-dollar-11-sen.html' title='1 DOLLAR 11 SEN'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-7731020194684458234</id><published>2010-12-05T02:14:00.001+07:00</published><updated>2010-12-05T02:14:58.556+07:00</updated><title type='text'>CINTA SEORANG IBU TUA</title><content type='html'>Ini cerita dari Jepang kuno. Mudah2an bisa diambil hikmahnya...(cerita ini gw dapat dr buku pelajaran bhs Jepang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon pada jaman dahulu, di Jepang ada semacam kebiasaan untuk membuang orang lanjut usia ke hutan. Mereka yang sudah lemah tak berdaya dibawa ke tengah hutan yang lebat, dan selanjutnya tidak diketahui lagi nasibnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah ada seorang anak yang membawa orang tuanya (seorang wanita tua) ke hutan untuk dibuang. Ibu ini sudah sangat tua, dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Si anak laki-laki ini menggendong ibu ini sampai ke tengah hutan. Selama dalam perjalanan, si ibu mematahkan ranting-ranting kecil. Setelah sampai di tengah hutan, si anak menurunkan ibu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bu, kita sudah sampai",kata si anak. Ada perasaan sedih di hati si anak. Entah kenapa dia tega melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si ibu , dengan tatapan penuh kasih berkata:"Nak, Ibu sangat mengasihi dan mencintaimu. Sejak kamu kecil, Ibu memberikan semua kasih sayang dan cinta yang ibu miliki dengan tulus. Dan sampai detik ini pun kasih sayang dan cinta itu tidak berkurang. Nak, Ibu tidak ingin kamu nanti pulang tersesat dan mendapat celaka di jalan. Makanya ibu tadi mematahkan ranting-ranting pohon, agar bisa kamu jadikan petunjuk jalan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi mendengar kata-kata ibunya tadi, hancurlah hati si anak. Dia peluk ibunya erat-erat sambil menangis. Dia membawa kembali ibunya pulang, dan ,merawatnya dengan baik sampai ibunya meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin cerita diatas hanya dongeng. Tapi di jaman sekarang, tak sedikit kita jumpai kejadian yang mirip cerita diatas. Banyak manula yang terabaikan, entah karena anak-anaknya sibuk bisnis dll. Orang tua terpinggirkan, dan hidup kesepian hingga ajal tiba. kadang hanya dimasukkan panti jompo, dan ditengok jkalau ada waktu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiranya cerita diatas bisa membuka mata hati kita, untuk bisa mencintai orang tua dan manula. Mereka justru butuh perhatian lebih dari kita, disaat mereka menunggu waktu dipanggil Tuhan yang maha kuasa. Ingatlah perjuangan mereka pada waktu mereka muda, membesarkan kita dengan penuh kasih sayang, membekali kita hingga menjadi seperti sekarang ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-7731020194684458234?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/7731020194684458234/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/12/cinta-seorang-ibu-tua.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/7731020194684458234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/7731020194684458234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/12/cinta-seorang-ibu-tua.html' title='CINTA SEORANG IBU TUA'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-1795039671970367038</id><published>2010-12-05T02:06:00.001+07:00</published><updated>2010-12-05T02:06:34.900+07:00</updated><title type='text'>Kasih ibu dan tiga karung berasnya</title><content type='html'>Kisah ini adalah kisah nyata sebuah keluarga yang sangat miskin, yang memiliki seorang anak laki-laki. Ayahnya sudah meninggal dunia, tinggallah ibu dan anak laki-lakinya untuk saling menopang. Ibunya bersusah payah seorang membesarkan anaknya, saat itu kampung tersebut belum memiliki listrik. Saat membaca buku, sang anak tersebut diterangi sinar lampu minyak, sedangkan ibunya dengan penuh kasih menjahitkan baju untuk sang anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat memasuki musim gugur, sang anak memasuki sekolah menengah atas. Tetapi justru saat itulah ibunya menderita penyakit rematik yang parah sehingga tidak bisa lagi bekerja di sawah. Saat itu setiap bulannya murid-murid diharuskan membawa tiga puluh kg beras untuk dibawa ke kantin sekolah. Sang anak mengerti bahwa ibunya tidak mungkin bisa memberikan tiga puluh kg beras tersebut dan kemudian berkata kepada ibunya: "Ma, saya mau berhenti sekolah dan membantu mama bekerja di sawah". Ibunya mengelus kepala anaknya dan berkata "Kamu memiliki niat seperti itu mama sudah senang sekali tetapi kamu harus tetap sekolah. Jangan khawatir, kalau mama sudah melahirkan kamu, pasti bisa merawat dan menjaga kamu. Cepatlah pergi daftarkan kesekolah nanti berasnya mama yang akan bawa ke sana".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sang anak tetap bersikeras tidak mau mendaftarkan ke sekolah, mamanya menampar sang anak tersebut. Dan ini adalah pertama kalinya sang anak ini dipukul oleh mamanya. Sang anak akhirnya pergi juga ke sekolah. Sang ibunya terus berpikir dan merenung dalam hati sambil melihat bayangan anaknya yang pergi menjauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berapa lama, dengan terpincang-pincang dan nafas tergesa-gesa ibunya datang ke kantin sekolah dan menurunkan sekantong beras dari bahunya. Pengawas yang bertanggung jawab menimbang beras dan membuka kantongnya dan mengambil segenggam beras lalu menimbangnya dan berkata : "Kalian para wali murid selalu suka mengambil keuntungan kecil, kalian lihat, di sini isinya campuran beras dan gabah. Jadi kalian kira kantin saya ini tempat penampungan beras campuran". Sang ibu ini pun malu dan berkali-kali meminta maaf kepada ibu pengawas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal bulan berikutnya ibu memikul sekantong beras dan masuk ke dalam kantin. Ibu pengawas seperti biasanya mengambil sekantong beras dari kantong tersebut dan melihat. Masih dengan alis yang mengerut dan berkata: "Masih dengan beras yang sama". Pengawas itupun berpikir, apakah kemarin itu dia belum berpesan dengan Ibu ini dan kemudian berkata : "Tak perduli beras apapun yang Ibu berikan kami akan terima tapi jenisnya harus dipisah jangan dicampur bersama, kalau tidak maka beras yang dimasak tidak bisa matang sempurna. Selanjutnya kalau begini lagi, maka saya tidak bisa menerimanya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ibu sedikit takut dan berkata : "Ibu pengawas, beras di rumah kami semuanya seperti ini jadi bagaimana? Pengawas itu pun tidak mau tahu dan berkata : "Ibu punya berapa hektar tanah sehingga bisa menanam bermacam- macam jenis beras". Menerima pertanyaan seperti itu sang ibu tersebut akhirnya tidak berani berkata apa-apa lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal bulan ketiga, sang ibu datang kembali ke sekolah. Sang pengawas kembali marah besar dengan kata-kata kasar dan berkata: "Kamu sebagai mama kenapa begitu keras kepala, kenapa masih tetap membawa beras yang sama. Bawa pulang saja berasmu itu !". Dengan berlinang air mata sang ibu pun berlutut di depan pengawas tersebut dan berkata: "Maafkan saya Bu, sebenarnya beras ini saya dapat dari mengemis". Setelah mendengar kata sang ibu, pengawas itu kaget dan tidak bisa berkata apa-apa lagi. Sang ibu tersebut akhirnya duduk di atas lantai, menggulung celananya dan memperlihatkan kakinya yang sudah mengeras dan membengkak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ibu tersebut menghapus air mata dan berkata: "Saya menderita rematik stadium terakhir, bahkan untuk berjalan pun susah, apalagi untuk bercocok tanam. Anakku sangat mengerti kondisiku dan mau berhenti sekolah untuk membantuku bekerja di sawah. Tapi saya melarang dan menyuruhnya bersekolah lagi." Selama ini dia tidak memberi tahu sanak saudaranya yang ada dikampung sebelah. Lebih-lebih takut melukai harga diri anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari pagi-pagi buta dengan kantong kosong dan bantuan tongkat pergi kekampung sebelah untuk mengemis. Sampai hari sudah gelap pelan-pelan kembali kekampung sendiri. Sampai pada awal bulan semua beras yang terkumpul diserahkan ke sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat sang ibu bercerita, secara tidak sadar air mata pengawas itupun mulai mengalir, kemudian mengangkat ibu tersebut dari lantai dan berkata: "Bu, sekarang saya akan melapor kepada kepala sekolah, supaya bisa diberikan sumbangan untuk keluarga ibu." Sang ibu buru-buru menolak dan berkata: "Jangan, kalau anakku tahu ibunya pergi mengemis untuk sekolah anaknya, maka itu akan menghancurkan harga dirinya dan akan mengganggu sekolahnya. Saya sangat terharu dengan kebaikan hati ibu pengawas, tetapi tolong ibu bisa menjaga rahasia ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya masalah ini diketahui juga oleh kepala sekolah. Secara diam-diam kepala sekolah membebaskan biaya sekolah dan biaya hidup anak tersebut selama tiga tahun. Setelah tiga tahun kemudian, sang anak tersebut lulus masuk ke perguruan tinggi Qing Hua dengan nilai 627 point.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hari perpisahan sekolah, kepala sekolah sengaja mengundang ibu dari anak ini duduk di atas tempat duduk utama. Ibu ini merasa aneh, begitu banyak murid yang mendapat nilai tinggi, tetapi mengapa hanya ibu ini yang diundang. Yang lebih aneh lagi di sana masih terdapat tiga kantong beras. Pengawas sekolah tersebut akhirnya maju kedepan dan menceritakan kisah sang ibu ini yang mengemis beras demi anaknya bersekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala sekolah pun menunjukkan tiga kantong beras itu dengan penuh haru dan berkata : "Inilah sang ibu dalam cerita tadi." Dan mempersilakan sang ibu tersebut yang sangat luar biasa untuk naik ke atas mimbar. Anak dari sang ibu tersebut dengan ragu-ragu melihat ke belakang dan melihat gurunya menuntun mamanya berjalan keatas mimbar. Sang ibu dan sang anakpun saling bertatapan. Pandangan mama yang hangat dan lembut kepada anaknya. Akhirnya sang anak pun memeluk dan merangkul erat mamanya dan berkata: "Oh Mamaku......”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pepatah mengatakan: "Kasih ibu sepanjang masa, sepanjang zaman dan sepanjang kenangan." Inilah kasih seorang mama yang terus dan terus memberi kepada anaknya tak mengharapkan kembali dari sang anak. Hati mulia seorang mama demi menghidupi sang anak berkerja tak kenal lelah dengan satu harapan sang anak mendapatkan kebahagiaan serta sukses di masa depannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-1795039671970367038?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/1795039671970367038/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/12/kasih-ibu-dan-tiga-karung-berasnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/1795039671970367038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/1795039671970367038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/12/kasih-ibu-dan-tiga-karung-berasnya.html' title='Kasih ibu dan tiga karung berasnya'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-5946955586205341491</id><published>2010-12-05T01:40:00.008+07:00</published><updated>2010-12-05T01:53:06.247+07:00</updated><title type='text'>Kisah Cinta Sejati Dari Cina</title><content type='html'>Satu kisah cinta baru-baru ini keluar dari China dan langsung menyentuh seisi dunia.&lt;br /&gt;Kisah ini adalah kisah seorang laki-laki dan seorang wanita yang lebih tua, yang melarikan diri untuk hidup bersama dan saling mengasihi dalam kedamaian selama setengah abad.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/TPqL0PeYb1I/AAAAAAAAAFE/qRxV1B24YQM/s1600/14.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 286px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/TPqL0PeYb1I/AAAAAAAAAFE/qRxV1B24YQM/s400/14.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5546899620683607890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki China berusia 70 tahun yang telah memahat 6000 anak tangga dengan tangannya (hand carved) untuk isterinya yang berusia 80 tahun itu meninggal dunia di dalam goa yang selama 50 tahun terakhir menjadi tempat tinggalnya.&lt;br /&gt;50 tahun yang lalu, Liu Guojiang, pemuda 19 tahun, jatuh cinta pada seorang janda 29 tahun bernama Xu Chaoqin ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/TPqMI6ixJnI/AAAAAAAAAFM/5EupxvQ4fks/s1600/2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/TPqMI6ixJnI/AAAAAAAAAFM/5EupxvQ4fks/s400/2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5546899975842113138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti pada kisah Romeo dan Juliet karangan Shakespeare, teman-teman dan kerabat mereka mencela hubungan mereka karena perbedaan usia di antara mereka dan kenyataan bahwa Xu sudah punya beberapa anak….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/TPqMhmhi6FI/AAAAAAAAAFU/zr5_r0940CQ/s1600/3.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 241px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/TPqMhmhi6FI/AAAAAAAAAFU/zr5_r0940CQ/s400/3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5546900399965005906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu itu tidak bisa diterima dan dianggap tidak bermoral bila seorang pemuda mencintai wanita yang lebih tua…..Untuk menghindari gossip murahaan dan celaan dari lingkungannya, pasangan ini memutuskan untuk melarikan diri dan tinggal di sebuah goa di Desa Jiangjin, di sebelah selatan Chong Qing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/TPqNF4BNCVI/AAAAAAAAAFc/PymIxHBoFmk/s1600/41-300x206.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 206px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/TPqNF4BNCVI/AAAAAAAAAFc/PymIxHBoFmk/s400/41-300x206.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5546901023136483666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada mulanya kehidupan mereka sangat menyedihkan karena tidak punya apa-apa, tidak ada listrik atau pun makanan. Mereka harus makan rumput-rumputan dan akar-akaran yang mereka temukan di gunung itu. Dan Liu membuat sebuah lampu minyak tanah untuk menerangi hidup mereka.&lt;br /&gt;Xu selalu merasa bahwa ia telah mengikat Liu dan is berulang-kali bertanya,”Apakah kau menyesal?” Liu selalu menjawab, “Selama kita rajin, kehidupan ini akan menjadi lebih baik”.&lt;br /&gt;Setelah 2 tahun mereka tinggal di gunung itu, Liu mulai memahat anak-anak tangga agar isterimya dapat turun gunung dengan mudah. Dan ini berlangsung terus selama 50 tahun.&lt;br /&gt;Setengah abad kemudian, di tahun 2001, sekelompok pengembara (adventurers) melakukan explorasi ke hutan itu. Mereka terheran-heran menemukan pasangan usia lanjut itu dan juga 6000 anak tangga yang telah dibuat Liu.&lt;br /&gt;Liu Ming Sheng, satu dari 7 orang anak mereka mengatakan, “Orang tuaku sangat saling mengasihi, mereka hidup menyendiri selama lebih dari 50 tahun dan tak pernah berpisah sehari pun. Selama itu ayah telah memahat 6000 anak tangga itu untuk menyukakan hati ibuku, walau pun ia tidak terlalu sering turun gunung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/TPqNkNhub8I/AAAAAAAAAFk/gSdKNiMOVoE/s1600/5-300x175.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 175px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/TPqNkNhub8I/AAAAAAAAAFk/gSdKNiMOVoE/s400/5-300x175.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5546901544306110402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan ini hidup dalam damai selama lebih dari 50 tahun. Suatu hari Liu yang sudah berusia 72 tahun pingsan ketika pulang dari ladangnya. Xu duduk dan berdoa bersama suaminya sampai Liu akhirnya meninggal dalam pelukannya. Karena sangat mencintai isterinya, genggaman Liu sangat sukar dilepaskan dari tangan Xu, isterinya.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/TPqNyMzDQrI/AAAAAAAAAFs/-_wfw7-qnCE/s1600/6-300x185.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 185px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/TPqNyMzDQrI/AAAAAAAAAFs/-_wfw7-qnCE/s400/6-300x185.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5546901784628511410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau telah berjanji akan memeliharakanku dan akan terus bersamaku sampai akan meninggal, sekarang kau telah mendahuluikun, bagaimana akan dapat hidup tanpamu?”&lt;br /&gt;Selama beberapa hari Xu terus-menerus mengulangi kalimat ini sambil meraba peti jenasah suaminya dan dengan air mata yang membasahi pipinya.&lt;br /&gt;Pada tahun 2006 kisah ini menjadi salah satu dari 10 kisah cinta yang terkenal di China, yang dikumpulkan oleh majalah Chinese Women Weekly.&lt;br /&gt;Pemerintah telah memutuskan untuk melestarikan “anak tangga cinta” itu, dan tempat kediaman mereka telah dijadikan musium agar kisah cinta ini dapat hidup terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/TPqN91i_OmI/AAAAAAAAAF0/52k0U-n0nsM/s1600/7-300x182.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 182px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/TPqN91i_OmI/AAAAAAAAAF0/52k0U-n0nsM/s400/7-300x182.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5546901984545552994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-5946955586205341491?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/5946955586205341491/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/12/kisah-cinta-sejati-dari-cina.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/5946955586205341491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/5946955586205341491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/12/kisah-cinta-sejati-dari-cina.html' title='Kisah Cinta Sejati Dari Cina'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/TPqL0PeYb1I/AAAAAAAAAFE/qRxV1B24YQM/s72-c/14.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-9043792006646240629</id><published>2010-12-05T01:37:00.000+07:00</published><updated>2010-12-05T01:38:15.797+07:00</updated><title type='text'>Aku lahir dari perut ibu..</title><content type='html'>(bukan kata org... memang BENAR KAN !!!.... ..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Bila dahaga, yang susukan aku.....ibu&lt;br /&gt;    Bila lapar, yang menyuapi aku....ibu&lt;br /&gt;    Bila sendirian, yang selalu di sampingku.. ..ibu&lt;br /&gt;    Kata ibu, perkataan pertama yang aku sebut....Ibu&lt;br /&gt;    Bila bangun tidur, aku cari....ibu&lt;br /&gt;    Bila nangis, orang pertama yang datang ....ibu&lt;br /&gt;    Bila ingin bermanja, aku dekati....ibu&lt;br /&gt;    Bila ingin bersandar, aku duduk sebelah....ibu&lt;br /&gt;    Bila sedih, yang dapat menghiburku hanya....ibu&lt;br /&gt;    Bila nakal, yang memarahi aku....ibu&lt;br /&gt;    Bila merajuk, yang membujukku cuma....ibu&lt;br /&gt;    Bila melakukan kesalahan, yang paling cepat marah....ibu&lt;br /&gt;    Bila takut, yang menenangkan aku....ibu&lt;br /&gt;    Bila ingin peluk, yang aku suka peluk....ibu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Aku selalu teringatkan ....ibu&lt;br /&gt;    Bila sedih, aku mesti telepon....ibu&lt;br /&gt;    Bila senang, orang pertama aku ingin beritahu.... .ibu&lt;br /&gt;    Bila marah.. aku suka meluahkannya pada..ibu&lt;br /&gt;    Bila takut, aku selalu panggil... "ibuuuuu! "&lt;br /&gt;    Bila sakit, orang paling risau adalah....ibu&lt;br /&gt;    Bila aku ingin bepergian, orang paling sibuk juga....ibu&lt;br /&gt;    Bila buat masalah, yang lebih dulu memarahi aku....ibu&lt;br /&gt;    Bila aku ada masalah, yang paling risau.... ibu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Yang masih peluk dan cium aku sampai hari ni.. ibu&lt;br /&gt;    Yang selalu masak makanan kegemaranku. ...ibu&lt;br /&gt;    Kalau pulang ke kampung, yang selalu member bekal.....ibu&lt;br /&gt;    Yang selalu menyimpan dan merapihkan barang-barang aku....ibu&lt;br /&gt;    Yang selalu berkirim surat dengan aku...ibu&lt;br /&gt;    Yang selalu memuji aku....ibu&lt;br /&gt;    Yang selalu menasihati aku....ibu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Bila ingin menikah..Orang pertama aku datangi dan minta persetujuan... ....ibu&lt;br /&gt;    Aku ada pasangan hidup sendiri....&lt;br /&gt;    Bila senang, aku cari....pasanganku&lt;br /&gt;    Bila sedih, aku cari....ibu&lt;br /&gt;    Bila mendapat keberhasilan, aku ceritakan pada....pasanganku&lt;br /&gt;    Bila gagal, aku ceritakan pada....ibu&lt;br /&gt;    Bila bahagia, aku peluk erat.....pasanganku&lt;br /&gt;    Bila berduka, aku peluk erat.....ibuku&lt;br /&gt;    Bila ingin berlibur, aku bawa....pasanganku&lt;br /&gt;    Bila sibuk, aku antar anak ke rumah....ibu&lt;br /&gt;    Bila sambut valentine.. Aku beri hadiah pada pasanganku&lt;br /&gt;    Bila sambut hari ibu...aku cuma dapat ucapkan "Selamat Hari Ibu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Selalu.. aku ingat pasanganku&lt;br /&gt;    Selalu.. ibu ingat aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Setiap saat... aku akan telepon pasanganku&lt;br /&gt;    Entah kapan.... aku ingin telepon ibu&lt;br /&gt;    Selalu...aku belikan hadiah untuk pasanganku&lt;br /&gt;    Entah kapan... aku ingin belikan hadiah untuk ibu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Renungkan:&lt;br /&gt;    "Kalau kau sudah selesai belajar dan berkerja....masih ingatkah kau pada ibu? tidak banyak yang ibu inginkan... hanya dengan menyapa ibu pun cukuplah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Berderai air mata jika kita mendengarnya. .......&lt;br /&gt;    Tapi kalau ibu sudah tiada....... ...IBUUUU...RINDU IBU.... RINDU SEKALI....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Berapa banyak yang sanggup menyuapi ibunya....&lt;br /&gt;    Berapa banyak yang sanggup mencuci muntah ibunya......&lt;br /&gt;    Berapa banyak yang sanggup menggantikan alas tidur ibunya.....&lt;br /&gt;    Berapa banyak yang sanggup membersihkan najis ibunya.......&lt;br /&gt;    Berapa banyak yang sanggup berhenti kerja untuk menjaga ibunya.....&lt;br /&gt;    dan akhir sekali berapa banyak yang men-DOA-kan JENAZAH ibunya......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    I Love You Mom!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-9043792006646240629?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/9043792006646240629/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/12/aku-lahir-dari-perut-ibu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/9043792006646240629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/9043792006646240629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/12/aku-lahir-dari-perut-ibu.html' title='Aku lahir dari perut ibu..'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-1737402957175227723</id><published>2010-12-05T01:34:00.000+07:00</published><updated>2010-12-05T01:35:19.238+07:00</updated><title type='text'>Lomba Lari Menuju Surga</title><content type='html'>Karena banyak mahluk hidup yang ingin masuk ke surga, akhirnya Tuhan memutuskan memakai cara berlomba lari siapa yang menjadi pemenangnya boleh masuk ke surga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan manusia dan kura-kura dibagi menjadi satu kelompok untuk berlomba. Manusia dengan congkak melihat kura-kura yang gerakannya sangat lamban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Apakah engkau pantas berlomba dengan saya?” kata manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlombaan baru dimulai, manusia sudah berlari sangat jauh, ketika memalingkan kepala melihat kebelakang, bayangan kura-kura saja tidak kelihatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah hampir mencapai garis finish, manusia bermaksud berlari dengan kencang, pada saat itu garis merah tiba-tiba melambung dengan tinggi, berubah menjadi sebuah gunung yang tinggi, ketika manusia merangkak naik selangkah dia menjadi tersungkur jatuh selangkah, saat ini dia merasa sangat panik keringatnya bercucuran, tetapi dia tetap tidak dapat naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara penonton ada yang berteriak :”lepaskan bebanmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia berpikir :”saya tidak membawa beban.” Dengan terkejut dia memandang kearah penonton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lepaskan rasa takutmu!” Penonton berteriak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia melepaskan rasa takutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lepaskan rasa dendammu!” Penonton berteriak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia melepaskan rasa dendamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lepaskan keinginanmu untuk menang!” Penonton berteriak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia merasa sangsi, pada saat itu, kura-kura berhasil melewatinya, akhirnya kura-kura yang menjadi pemenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia tidak bisa menerima kenyataan ini, akhirnya dia pergi mencari malaikat yang menjadi juri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kura-kura hanya menggendong sebuah rumah, sedangkan engkau mempunyai keterikatan terhadap jabatan, ketenaran dan harta, bebanmu lebih berat daripada kura-kura, bagaimana bisa masuk ke surga?” kata Juri malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia dalam menjalani kehidupannya seharusnya bersifat jujur, sabar, toleran, baik hati. Tetapi karena dalam kehidupan manusia ini ingin mengejar harta, jabatan dan ketenaran, sehingga membuat kehidupan manusia menjadi ruwet dan tidak ada ketenangan didalam hati. Kenapa tidak mencoba membuang semua beban ini? Cobalah jalani hidup ini dengan rela.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-1737402957175227723?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/1737402957175227723/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/12/lomba-lari-menuju-surga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/1737402957175227723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/1737402957175227723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/12/lomba-lari-menuju-surga.html' title='Lomba Lari Menuju Surga'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-5325914911814481212</id><published>2010-12-05T01:33:00.001+07:00</published><updated>2010-12-05T01:33:51.319+07:00</updated><title type='text'>Mama, Belikan Aku BH</title><content type='html'>Aku gundah di dalam kamar, aku malas ke sekolah. Bukan karena aku anak pemalas. Tapi karena hari ini hari Jum’at. Hari dimana ada pelajaran olahraga di jam kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bukan malas olahraga, aku juga tidak membenci sinar matahari pagi yang bikin aku berkeringat, juga bukan benci gerakannya, apalagi benci guru olahraga ku yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sekarang aku sudah kelas 5 SD. Aku tak tau kenapa, setiap ganti baju bersama teman2 di kelas atau di belakang WC, aku selalu malu. Malu dengan teman teman ku yang selalu menanyakan kenapa aku belum memakai Miniset, BH untuk anak kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua temanku sudah memakainya, ada yang berwarna coklat, ada yang berwarna putih, ada yang berenda, ada yang polos, dan ada yang bergambar mickey mouse. Mereka tampak pede berganti pakaian beramai ramai. Sedang aku memilih di sudut kelas, berganti pakaian, sambil menutup tubuh depanku dengan kemeja yang barusan kupakai tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mimi teman sebangku ku berteriak,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Kenapa jauh jauh gantinya, kan bangku kamu disini?”&lt;br /&gt;“Tidak apa apa, hanya saja aku tidak terbiasa ganti baju beramai ramai “ jawab ku&lt;br /&gt;“ Kamu belum pake miniset ya?” Tanya Mimi&lt;br /&gt;“Belum” aku menunduk sambil terus melonggarkan kaos olahraga sekolah.&lt;br /&gt;“jadi kamu cuman pake singlet aja di dalem?”&lt;br /&gt;“iya, udah yuk keluar udah sepi” jawabku mengalihkan perhatiannya untuk tidak terus bertanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan fisikku memang belum terlihat nyata, hanya sedikit menyembul saja. Tapi Mama bilang belum perlu, atau mungkin Mama belum punya kelebihan uang untuk itu. Aku tau untuk baju sekolah dan baju sehari hari saja, kami sekeluarga seringnya mendapat lungsuran dari sepupu kami yang lebih berada. Tapi aku bertekad akan terus merengek, “Mama, belikan aku BH”. Sampai Mama membelikannya untuk ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pulang bersama Santi dan Mega, aku lesu. Sepanjang perjalanan aku diam saja. Santi dan Mega terus bercanda. Aku tak peduli, aku masih gusar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih duduk di dapur luar, aku menunggu Mama pulang. Aku ingin minta sekali lagi ke Mama untuk membelikan aku BH. Sudah jam 4 sore, tapi Mama belum pulang. Apa masih belum laku dagangan nya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 4.30 sore Mama sampai, keringat nya mengalir dari dahinya, walau tertutup caping tetap saja ia berkeringat. Mengayuh sepeda tampaknya bikin capek juga. Duh, Mamaku pasti capek sekali hari ini. Aku batalkan dulu deh untuk sore ini, tunggu nanti malam saja, mungkin mungkin Mama sudah tidak terlalu capek, mau mendengarkan permintaanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam nya, Mama masih saja sibuk. Membuat sapu sabut. Aku mendekat, kupikir ini saat yang cukup tepat. Saat Mama diam membuat sapu sabut, biasanya Mama mau mendengarkan aku bercerita, jadi aku berani kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ma, tadi siang aku pelajaran olahraga”&lt;br /&gt;“---hmm ya, Jumat ya”&lt;br /&gt;“Ma, kata teman ku, aku sudah seharusnya pake BH atau Miniset”&lt;br /&gt;“---“ Mama diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ma…, aku malu. Tiap ganti baju selalu mesti berbalik punggung, teman temanku semua sudah pake miniset, aku belum. Walau pun di kelas yang ganti cewe semua, kan malu Ma, kalo aku cuman pake singlet dalem aja.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, Ma, belikan ma, satu ajaaaaa…..warna coklat bagus ma, yang ada rendanya, kalo dicuci berkali kali gak kelihatan jelek nya, ya Ma ya….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menyemburkan kata kata seperti petasan injek, dan Mama hanya diam menatap lurus ke anyaman sapu yang gak lurus lurus walau udah dirapikannya berkali kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sudah malam, sana tidur, buku buku besok sudah disiapkan belum?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm…kali ini pun aku gagal memohon pada mama, masa sih aku mesti minta ke papa. Lebih malu lagi. Juga kasihan jika jadi beban papa, aku minta ini itu. Biaya hidup kami saja sudah pas pas an sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidur, esoknya aku sekolah seperti biasa. Masalah BH dan Miniset sudah tidak jadi pikiran lagi. Karena tidak ada jam olahraga. Aku bebas tidak memikirkan benda tebal berbusa itu lagi. Aku sibuk dengan Santi dan pohon jambu nya, sibuk dengan Mega dan komik komik pinjaman nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang hari Kamis, dan aku gundah gulana lagi, besok sudah Jum’at. Aku pasti tidak semangat sekolah lagi. Mama hari ini tidak bangun jam 3 pagi. Kenapa ya? Apa Mama sakit? Yang aku tau, bubur putih sudah ada di meja. Habis sarapan aku pergi ke sekolah. Mega sudah berteriak teriak dari ujung jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sudah siang, cepat, nanti sudah bel”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang bagi kami adalah jam 6.15 pagi. Karena masuk kelas jam 7.00. Jalan ke sekolah ku naik turun bukit bukit kecil, jauh sekali tidak, dekat juga tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah,…besok gimana ya? Aku masih belum punya BH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pulang masih mikirin BH yang hanya bisa aku lihat di badan teman dan kakak ku. Tapi punya teman teman ku kok bagus bagus, berbeda dengan punya kakak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai dirumah aku kaget, Mama dan sepeda onthel nya ada di rumah. Mama tidak jualan hari ini. Apakah Mama benar benar sakit? Aku menemukan Mama di dapur, sedang masak. Kukira Mama menerima orderan kue dodol, seperti biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Mama mengaduk adonan kue dodol, aku senang karena Mama pasti sambil mengajari ku bernyanyi, dari Thien Mi Mi, Ni Cem Me Suo, sampai Se Sang ce yau Mama Hau. Dia bahkan sering mencatat kan untuk ku beserta artinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kok, Mama tidak jualan?”&lt;br /&gt;“Tadi Mama ke pasar, cepat ganti baju dan makan, di kamar ada miniset buat kamu, besok bisa dipakai”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tertegun, mama berbicara sambil tetap memasak. Aku ingin memeluknya, tapi di keluarga kami tidak pernah saling memeluk Aku malu. Walau dia Mama ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berlari ke kamar, tidak ganti baju sesuai kata kata mama, aku malah membuka kresek hitam kecil. Miniset yang kutunggu selama ini, Miniset yang membuat aku gundah setiap Jum’at, yang hanya bisa aku lihat di tubuh teman teman ku. Sekarang aku punya satu. Horeeeeeeee…….Jum’at ku tak lagi gundah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esok esok aku lihat Mama sering berkutat di depan mesin jahit merek Butterfly-nya. Semua kain bekas di karung gudang atas tiba tiba saja bermigrasi ke kamar kami. Mama membeli bergulung gulung karet celana. Rupanya Mama menjahit celana pendek untuk dipakai sehari hari, dari Mama hingga anak memakai celana pendek berwarna sama. Warna warni dengan pola tidak jelas, hanya sebatas lebarnya perca yang tersisa, dijahit sambung menyambung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang aku sedang tidak suka, aku protes, aku malu memakai celana perca buatan Mama, walau sebagian ada yang masih utuh kain perca nya. Satu celana bisa sama warna nya. Kadang kami tampak seperti Badut pesta. Hijau di depan, merah di belakang, tapi kata Mama tidak apa apa, hanya buat tidur dan dirumah saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu cerita aku saat aku kelas 5 SD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22 November 1997.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini aku memandikan Mama ku, kupakaikan Mama BH terbaik yang ia punya. Kuganti pakaiannya dengan gaun yang paling ia suka, putih berbunga bunga. Kudandani ia seperti layak nya pengantin. Hari ini Mama cantik sekali walau mukanya pucat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuseka kuku kuku nya dengan lap basah, jari jari tangannya mengeras. Terlalu erat menggenggam tali kehidupan tampaknya. Sekuat tenaga berpegang, berjualan yang halal untuk kehidupan anak anak nya. Betis Mama juga besar, menggoes sepeda bermil mil tiap hari, menempa betisnya jadi sebesar ini. Tapi dari semua yang tampak diluar, Mamaku Mama tercantik di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memeluk nya, ini pertama kali aku memeluk Mama ku, tapi ia tak membalas pelukanku. Tangannya tetap mengeras, tak bergerak, walau hanya utk mengusap kepalaku yang ada disisi nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sudah waktunya” kata seorang kerabat kami yang tertua. Sedikit senyum dan airmata tumpah bersama. Kami mengantar Mama dengan pakaian terbaiknya, ke liang sunyi peristirahatan terakhir. Hari ini Mama dimataku tampak sama cantik ketika dia membelikan BH pertama ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19 November 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku duduk di depan Komputer kerja ku, menekuri bulan November yang hampir habis. Kemarin aku berjalan jalan ke Mall. Aku melihat banyak BH, dari yang berkualitas baik hingga yang biasa saja, dari yang bertengger sexi di patung hingga dalam box box, dari harga menjulang, hingga hampir nyungsep terkena promo diskon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mama…aku sudah mampu membelikan Mama BH , aku takkan merengek lagi?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sudah mampu membeli berlusin BH dengan kualitas terbaik yang aku inginkan. Sudah bisa membeli jeans yang berjejer di counter counter ternama. Sudah tak akan merengek minta dibelikan lagi. Disini aku meretas kehidupan baru yang berbeda dengan dunia kita dahulu. Bukan lagi dunia dalam kain perca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan hidup bisa tergerus oleh dimensi waktu, jarak dan ruang, Namun Dirimu tetap Mama ku yang tercantik, dengan BH apapun yang kau pakai, dengan celana bagus ataupun celana jahitan perca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin mendengar kau bernyanyi sambil mengaduk adonan kue dodol, mengalun lah dalam lagu…lagu kita, lagu yang kita nyanyikan bersama……&lt;br /&gt;Se Sang Ce Yau Mama Hau…Mama adalah yang terbaik dalam hidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih berkumandang, masih begitu menyentuh, masih begitu dekat rasa nya suara itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalau masih bisa ingin kupeluk diri mu tanpa perlu ada rasa malu. Karena kamu adalah Mama ku, satu satu nya orang yang rela tak berjualan satu hari demi membelikan aku sebuah BH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;November berlalu seiring waktu, Kau masih terbaik di hatiku. Mom is the Great in My Life&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-5325914911814481212?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/5325914911814481212/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/12/mama-belikan-aku-bh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/5325914911814481212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/5325914911814481212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/12/mama-belikan-aku-bh.html' title='Mama, Belikan Aku BH'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-8831049383311045336</id><published>2010-12-05T01:19:00.000+07:00</published><updated>2010-12-05T01:20:49.972+07:00</updated><title type='text'>Surat Tukang Buah Kepada Tukang Sayur</title><content type='html'>Ketika Tukang buah dan Tukang sayur saling mengirim surat cinta,....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"WAJAHMU MEMANG MANGGIS,&lt;br /&gt;WATAKMU JUGA MELONKOLIS,&lt;br /&gt;TAPI HATIKU NANAS KARENA CEMBURU,&lt;br /&gt;SIRSAK NAPASKU,&lt;br /&gt;HATIKU ANGGUR LEBUR,&lt;br /&gt;INI DELIMA DALAM HIDUPKU,&lt;br /&gt;MEMANG INI JUGA SALAKKU,&lt;br /&gt;JARANG APEL MALAM MINGGU,&lt;br /&gt;YA TUHAN,&lt;br /&gt;MOHON BELIMBING-MU,&lt;br /&gt;KALO MEMANG PERPISANGAN INI YG TERBAIK UNTUKKU,&lt;br /&gt;SEMANGKA KAU BAHAGIA DGN PRIA LAIN...&lt;br /&gt;SAWONARA...."&lt;br /&gt;DARI: DURIANTO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SURAT BALASAN DARI PACARNYA YANG TERNYATA TUKANG SAYUR:&lt;br /&gt;"MEMBALAS KENTANG SURATMU ITU,&lt;br /&gt;BROKOLI SUDAH KUBILANG,&lt;br /&gt;JANGAN TIAP DATENG RAMBUTMU SELALU KUCAI,&lt;br /&gt;JAGUNGMU GAK PERNAH DI CUKUR.&lt;br /&gt;DISURUH DATENG MALAM MINGGU, EHH NONGOLNYA HARI LABU.&lt;br /&gt;DITAMBAH KONDISI KEUANGANMU MAKIN HARI MAKIN PARE,&lt;br /&gt;KALO MO NELPON AKU AJA MESTI KE WORTEL….&lt;br /&gt;TERUS TERONG AJA,&lt;br /&gt;CINTAKU PADAMU SUDAH LAMA TOMAT...&lt;br /&gt;JANGAN KANGKUNG AKU LAGI,&lt;br /&gt;CABE DEHHHHHH!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-8831049383311045336?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/8831049383311045336/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/12/surat-tukang-buah-kepada-tukang-sayur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/8831049383311045336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/8831049383311045336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/12/surat-tukang-buah-kepada-tukang-sayur.html' title='Surat Tukang Buah Kepada Tukang Sayur'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-661699978345249708</id><published>2010-12-05T01:06:00.000+07:00</published><updated>2010-12-05T01:16:55.504+07:00</updated><title type='text'>Ups,... Misteri Kentut</title><content type='html'>1. Darimana asal Kentut ?&lt;br /&gt;Dari gas dalam usus. Gas dalam usus berasal dari udara yang kita telan, gas yang menerobos ke usus dari darah, gas dari reaksi kimia dan gas dari bakteri perut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Apa komposisi Kentut ?&lt;br /&gt;Bervariasi. Makin banyak udara anda telan, makin banyak kadar nitrogen dalam kentut (oksigen dalam udara terabsorbsi oleh tubuh sebelum sampai usus). Adanya bakteria dan reaksi kimia antara asam perut dan cairan usus menghasilkan karbondioksida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bakteria juga menghasilkan metana dan hidrogen. Proporsi masing-masing gas tergantung apa yang anda makan, berapa banyak uidara yang tertelan, jenis bakteri dalam usus, berapa lama kita menahan kentut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makin lama menahan kentut, makin banyak kadar nitrogen dalam kentut karena gas-gas lain terabsorbsi oleh darah melalui dinding usus. Orang yang makannya tergesa-gesa kadar oksigen dalam kentutnya lebih banyak karena tubuh tidak sempat mengabsorbsi oksigem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kenapa Kentut berbau busuk ?&lt;br /&gt;Bau kentut karena kandungan hidrogen sulfida dan merkaptan. Kedua senyawa ini mengandung sulfur (belerang). Makin banyak kandungan sulfur dalam makanan anda, makin banyak sulfur dan merkaptan diproduksi oleh bakteri dalam perut dan makin busuklah kentut anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telur dan daging berperan besar dalam menghasilkan bau busuk kentut. Kacang-kacangan berperan dalam memproduksi volume kentut dan bukan kebusukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kenapa Kentut menimbulkan bunyi ?&lt;br /&gt;Karena adanya vibrasi lubang anus pada saat kentut diproduksi. Kerasnya bunyi tergantung kecepatan gas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kenapa Kentut yang busuk itu hangat dan tidak bersuara ?&lt;br /&gt;Salah satu sumber kentut adalah bakteri. Fermentasi bakteri dan proses pencernaan memproduksi panas, dan hasil sampingannya adalah gas busuk. Ukuran gelembung gas lebih kecil, hangat dan jenuh dengan produk metabolisme bakteri yang berbau busuk. Ini kemudian menjadi kentut, walau hanya kecil volumenya tapi SBD (Silent but Deadly).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Berapa banyak Kentut diproduksi dalam sehari ?&lt;br /&gt;Rata-rata setengah liter sehari dalam 14 kali kentut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Mengapa Kentut keluar melalui lubang dubur ?&lt;br /&gt;Karena density-nya lebih ringan, mengapa gas tidak melakukan perjalanan ke atas ? Tidak demikian. Gerak peristaltik usus mendorong isinya ke arah bawah. Tekanan di sekitar anus lebih rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerak peristaltik usus menjadikan ruang menjadi bertekanan, sehingga memaksa isi usus termasuk gas-ganya untuk bergerak ke kawasan yang bertekanan lebih rendah, yaitu sekitar anus. Dalam perjalanan ke arah anus, gelembung-gelembung kecil bergabung menjadi gelembung besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau tidak ada gerak peristaltik, gelembung gas akan menerobos ke atas lagi, tapi tidak terlalu jauh karena bentuk usus yang rumit dan berbelit-belit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Berapa waktu yang diperlukan Kentut untuk melakukan perjalanan ke hidung orang lain ?&lt;br /&gt;Tergantung kondisi udara seperti kelembaban, suhu, kecepatan dan arah angin, berat molekul gas kentut, jarak antara transmitter dengan receiver. begitu meninggalkan sumbernya, gas kentut menyebar dan konsenstrasinya berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kentut tidak terdeteksi dalam beberapa detik berarti mengalami pengenceran di udara dan hilang ditelan udara selam-lamanya. Kecuali kalau anda kentut di tempat sempit seperti lift atau mobil, konsentrasinya lebih banyak sehingga baunya akan tinggal dalam kurun waktu lama sampai terserap oleh dinding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Apakah setiap orang Kentut ?&lt;br /&gt;Sudah pasti, kalau masih hidup. Sesaat setelah matipun orang masih bisa kentut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Betulkah laki-laki kentut lebih sering daripada perempuan ?&lt;br /&gt;Tidak ada hubungannya dengan gender. Kalau benar, maka perempuan menahan kentutnya dan saat kentut banyak sekali jumlah yang dikeluarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Saat apa biasanya orang Kentut ?&lt;br /&gt;Pagi hari saat di toilet, yang disebut “morning thunder”. Kalau resonansinya bagus, boleh kedengaran diseluruh penjuru rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Mengapa kacang-kacangan menyebabkan banyak kentut ?&lt;br /&gt;Kacang-kacangan mengandung zat gula yang tidak bisa dicerna tubuh. Zat gula tersebut (raffinose, stachiose, verbascose) jika mencapai usus, bakteri di usus langsung berpesta pora dan menghasilkan gas. Jagung, kubis, susu juga penyebab banyak kentut (bukan baunya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Selain makanan, apa saja penyebab Kentut ?&lt;br /&gt;Udara yang tertelan, makan terburu-buru, makan tanpa dikunyah, minum soft drink, naik pesawat udara (karena tekanan udara lebih rendah, sehingga gas di dalam usus mengalami ekspansi, sehingga muncul sebagai kentut).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Apakah kentut sama dengan sendawa, tapi muncul di lain lubang ?&lt;br /&gt;Tidak. Sendawa muncul dari perut, komposisi kimianya lain dengan kentut. Sendawa mengandung udara lebih banyak, kentut mengandung gas yang diproduksi oleh bakteri lebih banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Kemana perginya kentut kalau ditahan atau tidak dikeluarkan ?&lt;br /&gt;Bukan diabsorbsi darah, bukan hilang karena bocor. Kentut berimigrasi menuju ke bagian atas menuju usus dan pada gilirannya akan keluar juga. Jadi bukan lenyap, hanya mengalami penundaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Mungkinkah kentut terbakar ?&lt;br /&gt;Kentut mengandung metana, hidrogen yang combustible (gas alam mengandung komponen ini juga). Kalau terbakar, nyalaannya berwarna biru karena kandungan unsur hidrogen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Bisakah menyalakan korek api dengan kentut ?&lt;br /&gt;Jangan mengada-ada ! Konsistensinya lain. Juga suhunya tidak cukup panas untuk memulai pembakaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Mengapa Kentut anjing dan kucing lebih busuk ?&lt;br /&gt;Karena kucing dan anjing adalah karnivora. Daging kaya akan protein. Protein mengandung banyak sulfur, jadi kentut binatang ini lebih busuk. Lain dengan horbivor seperti gajah, kuda, kambing yang memproduksi banyak kentut, lebih lama, lebih keras bunyinya, tapi relatif tidak berbau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Betulkah pening kepala kalau mencium bau kentut 2-3 kali berturut-turut ?&lt;br /&gt;Kentut mengandung sedikit oksigen. Mungkin sedikit saja anda akan mengalami pening kepala kalau mencium bau kentut terlalu banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Apakah warna kentut ?&lt;br /&gt;Tidak berwarna. Kalau warnanya oranye seperti gas nitrogen oksida akan ketahuan siapa yang kentut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Apakah kentut itu acid, basa, atau netral&lt;br /&gt;Acid, karena mengandung karbondioksida (CO2) dan hidrogen sulfida (H2S).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. apakah yang terjadi kalau seseorang kentut di planet venus ?&lt;br /&gt;Planet venus sudah banyak mengandung sulfur (belerang) di lapisan udaranya, jadi kentut disana tidak akan banyak pengaruhnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-661699978345249708?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/661699978345249708/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/12/ups-misteri-kentut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/661699978345249708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/661699978345249708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/12/ups-misteri-kentut.html' title='Ups,... Misteri Kentut'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-908124440945409437</id><published>2010-09-01T22:44:00.003+07:00</published><updated>2010-09-01T22:54:54.592+07:00</updated><title type='text'>Klik PTC Sky aja yuk,...</title><content type='html'>Masih binggung buat nyari refrensi PTC yang perlu di klik legit??? terpercaya??? Hmm apalagi ya selain Neobux, Increasebux??? Gak perlu binggung PTC Sky nih,.. salah satu PTC anak Bangsa yang sedang naik daun,.. Payout yang yang instans dan admin yang bersahabat,.. Tertarik??? Kamu langsung klik banner dibawah ini aja deh,...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ptcsky.com/index.php?ref=ellischuby"&gt;&lt;img src="http://www.ptcsky.com/banners/banner2.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut Screen shoot pembayaran dari PTC Sky,..&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/TH53Gcd7Q8I/AAAAAAAAAE8/gaT1Ceog3Mg/s1600/PTC+SKY+1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 286px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/TH53Gcd7Q8I/AAAAAAAAAE8/gaT1Ceog3Mg/s400/PTC+SKY+1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5511973946552697794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm ditunggu deh suksesnya yach,...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-908124440945409437?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/908124440945409437/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/09/klik-ptc-sky-aja-yuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/908124440945409437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/908124440945409437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/09/klik-ptc-sky-aja-yuk.html' title='Klik PTC Sky aja yuk,...'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/TH53Gcd7Q8I/AAAAAAAAAE8/gaT1Ceog3Mg/s72-c/PTC+SKY+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-4410918454903505616</id><published>2010-09-01T22:38:00.002+07:00</published><updated>2010-09-01T22:42:50.217+07:00</updated><title type='text'>Gak salah kalo kamu milih Increasebux !!!</title><content type='html'>Karena disini payoutnya instant, jadi menjadi incaran para pencari uang gratis, silakan buruan daftar, klik periklan 0,1 , jadi sebentar saja kita sudah bisa payout,&lt;a href="https://www.incrasebux.com/register.php/nusan42.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; increasebux&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; memang luar biasa dalam pembayarannya, lihat PO saya klik klik sebentar saja langsung di bayar instant, mau daftar klik banner dibawah ini,..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="white"&gt;&lt;small&gt; &lt;a href="https://incrasebux.com/register.php/ellischuby.html" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://www.incrasebux.com/bn.php?i=214680" width="468" border="0" height="60" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut Payout yang saya terima,... Ayo,.. segera menyusul,.. Yukkk dech,...&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/TH50T4WK4aI/AAAAAAAAAEs/iJJG4UqDJ1U/s1600/Incerasebux+1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 286px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/TH50T4WK4aI/AAAAAAAAAEs/iJJG4UqDJ1U/s400/Incerasebux+1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5511970878839775650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-4410918454903505616?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/4410918454903505616/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/09/gak-salah-kalo-kamu-milih-increasebux.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/4410918454903505616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/4410918454903505616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/09/gak-salah-kalo-kamu-milih-increasebux.html' title='Gak salah kalo kamu milih Increasebux !!!'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/TH50T4WK4aI/AAAAAAAAAEs/iJJG4UqDJ1U/s72-c/Incerasebux+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-1167896239780335433</id><published>2010-09-01T22:17:00.003+07:00</published><updated>2010-09-01T22:37:11.773+07:00</updated><title type='text'>Klik dapat dolar bersama Neobux</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.neobux.com/?r=ellischuby"&gt;NEOBUX PTC &lt;/a&gt;(paid to click) adalah bisnis internet dengan cara mendapatkan bayaran dollar dengan klik iklan yang ditayangkan pemilik website. Melalui bisnis ini, sang pemilik website akan membayar membernya untuk setiap klik iklan yang ia lihat dan sebagai member, anda akan mendapat bayaran setiap kali anda mengklik iklan yang terpampang di situs tersebut. pemilik website akan mendapatkan pendapatan dari orang atau perusahaan yang memasang iklan di websitenya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.neobux.com/?r=ellischuby"&gt;NeoBux&lt;/a&gt; adalah sebuah situs PTC yang paling terkenal dan paling terpercaya. Situs ini sudah memiliki member yang sangat banyak. Soal pembayaran, tidak perlu diragukan lagi karena situs ini memang benar-benar membayar membernya. Pembayaran dilakukan secara instant alias saat itu juga melalui PayPal, Neteller, dan AlertPay. Berikut ini screenshot pembayaran pertama aku,...:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/TH5xNTkYbcI/AAAAAAAAAEk/6fPB_9uDxmA/s1600/Neobux+1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 286px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/TH5xNTkYbcI/AAAAAAAAAEk/6fPB_9uDxmA/s400/Neobux+1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5511967467353173442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.neobux.com/?r=ellischuby"&gt;Neobux&lt;/a&gt; akan membayar kita sebesar $ 0.01 setiap klik iklan yang kita lakukan (untuk standar member). Setiap hari kita akan menerima sebanyak 4 iklan. Namun, kadang-kadang kita juga diberi tambahan iklan yang bayarannya sebesar $ 0.005. Dengan demikian, setiap hari kita akan mendapat uang sebesar $ 0.04, kecil memang.&lt;br /&gt;Sekarang mari kita hitung perolehan kita selama sebulan dengan situs PTC ini. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, setiap kali kita klik iklan, bayarannya adalah $ 0.01. Maka, pendapatan kita sehari adalah $ 0.01 x 4 (jumlah iklan per hari) = $ 0.04. Mari kalikan angka itu dengan 30 (untuk menghitung penghasilan selama sebulan, hasilnya adalah $ 1.2 (jumlah klik anda selama sebulan adalah 4 x 30 = 120 klik). Sampai di sini, anda belum bisa menarik uang ke PayPal karena minimum cashout untuk penarikan pertama adalah $ 2, artinya masih kurang $ 0.8.&lt;br /&gt;Seperti yang telah saya katakan, penghasilan kita memang kecil bila dikerjakan sendirian. Nah, kalo anda punya sedikit modal, kita bisa menyewa referral agar penghasilan kita bertambah dengan cepat. Selanjutnya, anda manage referral anda sampai berjumlah banyak sehingga penghasilan kita perhari menjadi besar. Semua informasi tentang teknik-teknik optimasi penghasilan di NeoBux ini dapat anda temukan di forum. Mengenai referral ini, anda bisa menghitung sendiri pendapatan anda dari referral dengan bantuan kalkulator penghasilan yang bisa anda temukan pada menu Help di situs NeoBux.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari Klik bersama dan dapetin dolarnya dengan register di &lt;a href="http://www.neobux.com/?r=ellischuby"&gt;Neobux&lt;/a&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup Klik &lt;a href="http://www.neobux.com/?r=ellischuby"&gt;Neobux&lt;/a&gt; disini....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-1167896239780335433?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/1167896239780335433/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/09/neobux-ptc-paid-to-click-adalah-bisnis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/1167896239780335433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/1167896239780335433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/09/neobux-ptc-paid-to-click-adalah-bisnis.html' title='Klik dapat dolar bersama Neobux'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/TH5xNTkYbcI/AAAAAAAAAEk/6fPB_9uDxmA/s72-c/Neobux+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-3567603269320199507</id><published>2010-07-11T22:18:00.002+07:00</published><updated>2010-07-11T22:31:34.833+07:00</updated><title type='text'>Peringkat Selingkuh Berdasarkan Zodiak</title><content type='html'>Ternyata ada posting menarik yang baru saya dapatkan,.. Taaaaaaaaara,... yaitu mengenai Peringkat Selingkuh bersadarkan zodiak,...&lt;br /&gt;hayoo,.. zodiak kamu,.. ada peringkat keberapa ??? Check it out,...&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cshine%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cshine%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cshine%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;T A U R U S&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;21 April – 20 Mei&lt;br /&gt;Peringkat 1 : Kesetiaannya luar biasa dan paling dapat diandalkan&lt;br /&gt;Bagi beberapa zodiac tertentu, Taurus kadangkala dianggap pribadi yang agak membosankan dalam hubungan interaksi karena cenderung berkutat dalam hitungan “berhemat-hemat” atau paling tidak dianggap keras kepala&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;C A N C E R&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;21 Juni – 22 Juli&lt;br /&gt;Peringkat 2 : Ratu Rumahan yang setia, selalu ingin merawat pasangannya.&lt;br /&gt;Sensitivitas tinggi membuatnya sangat berhati-hati untuk tidak dilukai dan melukai. Cancer terkesan menutup rapat diri yang membuat beberapa zodiac tertentu menjadi tidak sabar karena makan waktu untuk berinteraksi dengannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Untuk info zodiak lain, lihat di &lt;b&gt;www.dewazodiak.com&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;V I R G O&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;23 Agustus – 22 September&lt;br /&gt;Peringkat 3 : Sangat hati-hati memilih pasangan.&lt;br /&gt;Ketemu satu saja sudah bikin “capek”, jadi boro-boro mau “main-mata” lagi.. Kerap lumayan rewel dan kritis yang menunjukkan betapa besar perhatiannya pada seseorang. Bagi beberapa zodiac tertentu, Virgo adalah tipe yang kerewelan dan kritiknya kadang bisa bikin orang lain tersinggung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;C A P R I C O R N&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;23 Desember – 20 Januari&lt;br /&gt;Peringkat 4 : Pemikiran akan rencana-rencananya sangat menyita waktunya..&lt;br /&gt;Cenderung berkutat seputar pemikiran akan rencana-rencananya. Bagi beberapa zodiac tertentu, Capricorn terkesan membatasi diri dalam hubungan interaksi dengan lainnya. Selingkuh hanya intermezzo kala jenuh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;A Q U A R I U S&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;21 Januari – 19 Februari&lt;br /&gt;Peringkat 5 : Tidak suka selingkuh, tapi menghindari komitmen yang membutuhkan keterlibatan emosional yang dalam.&lt;br /&gt;Aquarius cenderung berpikir dan bertindak tegas. Bagi beberapa zodiac tertentu, ia terkesan sangat radikal. Bila ia sampai selingkuh, berarti itu caranya yang “radikal” untuk mengakhiri hubungan dengan pasangan yang tidak mampu mengikuti pola pikirnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;L I B R A&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;23 September – 22 Oktober&lt;br /&gt;Peringkat 6 : Paling sukar menentukan pilihan dan mengalami kesulitan dalam mengungkapkan diri sendiri.&lt;br /&gt;Karena kerap berpikiran mendua mengenai segala sesuatu, bagi beberapa zodiac tertentu, Libra kadang terkesan penuh rahasia dan cenderung sulit dipahami.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;G E M I N I&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;21 Mei – 20 Juni&lt;br /&gt;Peringkat 7 : Harus dimanja agar tidak selingkuh.&lt;br /&gt;Selalu ingin dimanja dan diperhatikan oleh pasangannya. Bagi beberapa zodiac tertentu, Gemini adalah tipe yang gampang berubah-ubah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Untuk info zodiak lain, lihat di &lt;b&gt;www.dewazodiak.com&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;S A G I T A R I U S&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;23 November – 22 Desember&lt;br /&gt;Peringkat 8 : Gampang tergoda untuk selingkuh.&lt;br /&gt;Karakter dasar yang ekspansif maka ia gampang tergoda untuk hal-hal yang “baru”, begitu pula dalam hubungan. Bagi beberapa zodiac tertentu, Sagitarius adalah tipe cemerlang yang penuh vitalitas hidup.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;A R I E S&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;21 Maret – 20 April&lt;br /&gt;Peringkat 9 : Perlu dipantau agar gairah kehangatannya tidak berlebihan.&lt;br /&gt;Antusiasme dalam diri membuat gairahnya selalu berkobar untuk ber-”petualang” dalam segala hal. Bagi beberapa zodiac tertentu, Aries adalah tipe yang hangat dalam hubungan interaksi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;L E O&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;23 Juli – 22 Agustus&lt;br /&gt;Peringkat 10 : Kesetiaannya diliputi ego yang tinggi.&lt;br /&gt;Egonya yang tinggi membuat kesetiaannya sangat berpamrih, yaitu rela mengalah dalam banyak hal untuknya. Bagi beberapa zodiac tertentu, Leo adalah tipe yang “menawan”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;S C O R P I O&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;23 Oktober – 22 November&lt;br /&gt;Peringkat 11 : Tak akan membiarkan setiap godaan lewat begitu saja.&lt;br /&gt;Godaan bisa berarti perhatian baginya dan jarang diabaikannya. Scorpio senang menjadi populer sebagai si pecinta ulung. Bagi beberapa zodiac tertentu, Scorpio adalah tipe pecinta yang ekspresif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;P I S C E S&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;20 Februari – 20 Maret&lt;br /&gt;Peringkat 12 : Si Peselingkuh yang mengaku setia.&lt;br /&gt;Demikian romantis dia, perselingkuhan adalah nuansa indah dalam hidupnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cshine%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cshine%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cshine%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cshine%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cshine%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cshine%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-3567603269320199507?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/3567603269320199507/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/07/peringkat-selingkuh-berdasarkan-zodiak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/3567603269320199507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/3567603269320199507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/07/peringkat-selingkuh-berdasarkan-zodiak.html' title='Peringkat Selingkuh Berdasarkan Zodiak'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-1907514424430907535</id><published>2010-05-08T23:37:00.003+07:00</published><updated>2010-05-08T23:44:37.970+07:00</updated><title type='text'>Cara Mudah Mendapatkan Uang 27$ Dalam Sehari</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kini semakin maraknya &lt;a href="http://www.awsurveys.com/HomeMain.cfm?RefID=ellischuby"&gt;Bisnis online&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.awsurveys.com/HomeMain.cfm?RefID=ellischuby"&gt; &lt;/a&gt;di internet. Banyak orang menghasilkan uang lewat internet. Salah satunya yaitu, dengan hanya Survey suatu website, kita bisa dapatkan uang $. Hal ini cukup mudah dilakukan bukan?&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saya mengenal program ini sejak sekitar sebulan yang lalu. Nama dari program ini adalah Aw Surveys. Cuma survey kurang lebih 6-7 website, kita akan dapat 27$. Program Survey ini ternyata sudah terbukti membayar alias bukan SCAM/penipuan. Banyak member/anggota dari orang Indonesia yang sudah mendapatkan bayaran dari program ini. Caranya cukup mudah sekali. Anda ikuti tutorial dari Saya, begini caranya:&lt;span id="more-495"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;1. Klik&lt;a href="http://www.awsurveys.com/HomeMain.cfm?RefID=ellischuby"&gt; &lt;noindex&gt;&lt;/noindex&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.awsurveys.com/HomeMain.cfm?RefID=ellischuby" target="_blank" rel="nofollow"&gt;link ini&lt;/a&gt; atau Anda bisa buka &lt;a href="http://www.awsurveys.com/HomeMain.cfm?RefID=ellischuby"&gt;&lt;noindex&gt;&lt;/noindex&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.awsurveys.com/HomeMain.cfm?RefID=ellischuby" target="_blank" rel="nofollow"&gt;Awsurveys.com&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.awsurveys.com/HomeMain.cfm?RefID=ellischuby"&gt;.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;2. Klik tulisan “Create A Free Account” di bagian atas kanan website tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;3. Isi semua data-data yang mereka butuhkan. Dimulai dari User Name sampai dengan E-mail.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;4. Setelah selesai mengisi data-datanya, klik create free account di bagian bawah sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;5. Setelah selesai mendaftar disana, Anda login di Aw Survey.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;6. Setelah login, Anda bisa mengerjakan survey yang akan anda kerjakan di bagian agak ke bawah halaman&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:x-small;"  &gt; &lt;/span&gt;(Dibawah kata “&lt;strong&gt;The Following Surveys are Available&lt;/strong&gt;“).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;7. Survey semua website yang disediakan oleh pihak Aw Surveys. Saat pertama kali mendaftar, akan ada 6-7 survey yang total surveynya  bernilai 27$.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;8. Tulislah semua survey dalam bahasa Inggris. Anda hanya memasukkan 3 kalimat opini Anda tentang situs yang di survey. Kalau bisa, tulis survey  opini tentang kelebihan website itu, bukan kekurangannya. Hal itu dimaksudkan, agar Anda bisa melakukan payouts saat Current balance Anda sudah mencapai 75$. Pihak Aw Survey akan menilai Survey Anda, apakah itu SPAM Survey atau bukan. Jika Anda hanya memasukkan survey opini asal-asalan, besar kemungkinan pada saat Anda akan melakukan Payouts/Mengambil uang/Redeem Money, Anda tidak akan dibayar oleh mereka. Untuk itu, diharapkan tidak melakukan SPAM Survey.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;9. Setelah Anda melakukan semua survey, maka Current balance Anda menjadi 27$. Untuk dapat melakukan payouts, Current balance anda harus  75$.Jika belum punya paypal, An Pembayaran bisa melalui PayPal. &lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;10. Untuk mencapai 75$, Caranya yaitu ajaklah teman/keluarga/saudara Anda dan dapatkan 1.25$ untuk setiap orang yang berhasil Anda ajak bergabung di Awsurveys.com melalui link referal Anda. Anda bisa mengambil Link referal Anda  di halaman refer friends atas sendiri.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-1907514424430907535?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/1907514424430907535/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/05/cara-mudah-mendapatkan-uang-27-dalam_5154.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/1907514424430907535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/1907514424430907535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/05/cara-mudah-mendapatkan-uang-27-dalam_5154.html' title='Cara Mudah Mendapatkan Uang 27$ Dalam Sehari'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-4244533450363580826</id><published>2010-04-23T22:33:00.000+07:00</published><updated>2010-04-23T22:34:57.807+07:00</updated><title type='text'>Ayo ungkap Rahasia lelaki</title><content type='html'>&lt;div id="post_message_144325"&gt;        Sssstttttttttt, Ini Rahasia Lelaki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kala Lelaki mengirimkan sms kekamu lebih dari sekali setiap harinya walau hanya utk mengucapkan met lunch, tandanya dia ada perhatian sama kamu..&lt;br /&gt;karena: lelaki jarang melakukan hal itu kalau hanya&lt;br /&gt;karena iseng atau gak ada kerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kala Lelaki menelponmu tanpa sebab dan hanya bilang: "cuma pengen denger suara kamu aja..",&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tandanya dia   suka sama kamu tapi malu utk memulai..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena: Lelaki sadar bahwa dia lah yang harus membuat&lt;br /&gt;first moved tapi takut keliatan banget kalo dia&lt;br /&gt;naksir abis sama kamu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kala Lelaki terdiam setelah pertengkaran panjang,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tandanya dia sudah lelah dan ingin pertengkaran ini&lt;br /&gt;berakhir..&lt;br /&gt;karena: Pada prinsipnya, lelaki gak suka berlama2&lt;br /&gt;bertengkar mulut, kecuali dia banci. Cukup 3 kalimat&lt;br /&gt;awal pertengkaran kalian, dia sdh mengerti sebab&lt;br /&gt;kemarahan kamu..&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kala Lelaki memegang tanganmu atau membelai rambutmu&lt;br /&gt;setelah pertengkaran,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tandanya dia merasa bersalah telah membuatmu marah..&lt;br /&gt;karena: Lelaki yang benar2 sayang sama kamu, gak akan&lt;br /&gt;tega liat kamu menangis, apalagi gara2 dia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kala Lelaki bersandar dibahumu dan memintamu membelai rambutnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tandanya kamu adalah satu2nya wanita yg dia cinta&lt;br /&gt;sebesar cintanya kepada ibunya..&lt;br /&gt;karena: Lelaki pantang terlihat lemah/manja apalagi&lt;br /&gt;dihadapan wanita. Kalau dia sampai melakukan itu&lt;br /&gt;padamu, tandanya dia merasa nyaman dan yakin&lt;br /&gt;"pride"nya gak akan berkurang jika melakukan itu pada&lt;br /&gt;dirimu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kala Lelaki mengatakan "apa sih yang ngga utk kamu?"&lt;br /&gt;Ada dua kemungkinan, dia bener2 suka sama kamu atau&lt;br /&gt;dia playboy sejati.&lt;br /&gt;karena: Lelaki ingin sang wanita pujaan tahu, kalau&lt;br /&gt;dia siap memberikan waktu hanya utknya. Kalau tipe&lt;br /&gt;playboy, biasanya dibelakang kata2 itu dibarengi&lt;br /&gt;pujian2 gak jelas maksudnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kala Lelaki menangis dihadapanmu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tandanya dia benar2  sayang sama kamu.&lt;br /&gt;karena: Kodrat Lelaki adalah pantang utk menangis.Jika&lt;br /&gt;ia menangis, hanya ada satu kata: Dia cinta kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kala Lelaki sering melanggar aturan2 yang kamu buat,&lt;br /&gt;tandanya dia gak nyaman dikendalikan sama kamu.&lt;br /&gt;karena: Lelaki tahu apa yg benar dan salah dan hanya&lt;br /&gt;butuh diarahkan, bukan  dilarang. Semakin dilarang,&lt;br /&gt;semakin dilanggarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kala Lelaki cemburu, ada empat kemungkinan inti:&lt;br /&gt;1. Dia bener sayang sama kamu dan takut kehilangan&lt;br /&gt;kamu.&lt;br /&gt;2. Dia tipe posesif dan menguasai&lt;br /&gt;3. Dia selingkuh dan gak mau di"saingi"&lt;br /&gt;4. Dia punya trauma dalam yg mungkin gak pernah&lt;br /&gt;diceritakannya kepadamu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kala Lelaki diam membisu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tandanya dia benar2 marah sama kamu.&lt;br /&gt;karena: Lelaki selama masih "ngoceh" tandanya masih&lt;br /&gt;"1/2 marah". tapi kalau sdh diam, siap2 saja akan&lt;br /&gt;kemungkinan terburuk bagi hubungan kalian kalau kalian&lt;br /&gt;tidak aware.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kala Lelaki bercerita masa lalunya yang buruk,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tandanya dia memberitahu kamu agar jangan melakukan&lt;br /&gt;hal yang sama.&lt;br /&gt;karena: Lelaki adalah mahluk traumatik dan parno.&lt;br /&gt;Cukup kalian berkata: "aku gak akan melakukan hal&lt;br /&gt;sebodoh itu" sekali saja, dan dia tidak akan pernah&lt;br /&gt;bercerita hal itu lagi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kala Lelaki menghilang tiba dari "peredaran",&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tandanya dia ingin menjauh dari kamu karena satu dan&lt;br /&gt;lain hal.&lt;br /&gt;karena: Lelaki kadang gak tega utk meninggalkan&lt;br /&gt;kalian, kadang krn hal2 yg kalian sendiri gak sadar.&lt;br /&gt;Kejar dia dan tanyakan sebabnya kenapa. Kalau dia gak&lt;br /&gt;jawab, berarti dia pengecut dan pantas ditinggalkan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kala Lelaki menatap dalam2 kematamu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dia sedang mencari2 jawab, apakah kalian benar2 cinta&lt;br /&gt;kepadanya atau hanya sebatas apakah?&lt;br /&gt;karena: hampir setiap Lelaki merasa unsecured dalam hubungannya, mungkin traumatik atau karena pengaruh lingkungan sekitarnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jadi kesimpulannya, para wanita sebenarnya lebih tegar&lt;br /&gt;dan kuat daripada para lelaki yang hanya keras diluar,&lt;br /&gt;tapi lembut dan rentan didalam. Itulah rahasia&lt;br /&gt;terdalam para Lelaki, mudah2an berguna bagi para&lt;br /&gt;wanita...   &lt;/div&gt;   &lt;!-- / message --&gt;                  &lt;!-- sig --&gt;         __________________&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-4244533450363580826?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/4244533450363580826/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/ayo-ungkap-rahasia-lelaki.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/4244533450363580826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/4244533450363580826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/ayo-ungkap-rahasia-lelaki.html' title='Ayo ungkap Rahasia lelaki'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-9221326622207388846</id><published>2010-04-23T22:27:00.000+07:00</published><updated>2010-04-23T22:29:04.374+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia cewek'/><title type='text'>Ayo intip Rahasia Kaum hawa</title><content type='html'>&lt;ol&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;em&gt;Cewek sesungguhnya tidak melihat cowok itu ganteng atau tidak, tapi mereka lebih cenderung melihat cowok yang baik dan rapi.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;em&gt;Cewek gak suka sama yang genit dan matre.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;em&gt;Ketika cewek bilang dia tidak bisa ngerti kamu, secara gamblang itu berarti kamu gak berpikir seperti yang kamu pikir.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;em&gt;Cewek mungkin saja bergenit-genit ria sepanjag hari, tapi sebelum tidur mereka selalu memikirkan cowok yang mereka sayang.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;em&gt;Ketika seorang cewek bener-bener menyayangimu, dia akan melupakan semua karakter jelekmu.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;em&gt;Cewek tergila-gila sama yang namanya senyuman cowok.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;em&gt;Cewek akan melakukan semaksimal mungkin tuk ngedapetin perhatian cowok yang mereka taksir tentunya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;em&gt;Cewek terlihat kuat dan tegar di hadapan cowok padahal didalam hatinya ia sangat lemah dan rapuh.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;em&gt;Cewek mencintai ibunya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;em&gt;Cewek sering memikirkan cowok yang menyukai mereka tapi ini bukan berarti mereka menyukai cowok tersebut.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;em&gt;Kamu gak akan pernah mengerti cewek kecuali kamu mendengarkan mereka.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;em&gt;Jika seorag cewek berkata dia mencintai kamu tuk seumur hidupnya, maka itulah kenyataannya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); background-color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Berhati-hatilah! Cewek bisa membuat gosip menyebar sampai separuh bumi lebih cepat dari cowok. Jadi cowok jangan macem-macem &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-9221326622207388846?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/9221326622207388846/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/ayo-intip-rahasia-kaum-hawa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/9221326622207388846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/9221326622207388846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/ayo-intip-rahasia-kaum-hawa.html' title='Ayo intip Rahasia Kaum hawa'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-4813415659345533658</id><published>2010-04-23T22:21:00.001+07:00</published><updated>2010-04-23T22:24:00.993+07:00</updated><title type='text'>Disini,... Rahasia kami, Rahasia cewek</title><content type='html'>"Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukanlah tokoh romantis  yang dapat melukis seperti Jack Dawson dalam Titanic, maka itu kami tidak pernah  minta kalian melukis wajah kami dengan indah, paling tidak saat kami minta  kalian menggambar wajah kami , gambarlah, meskipun hasil akhirnya akan seperti  Jayko adik perempuan Giant dalam film Doraemon, tapi kami tahu, kalian  berusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukan  peramal seperti Dedi Corbuzier yang dapat menebak isi pikiran kami atau apa yang  kami inginkan saat kami hanya terdiam dan memasang wajah bosan, tapi saat itu  kami hanya ingin tau, sesabar apakah kalian menghadapi kami jika kami sedang  sangat menyebalkan seperti itu, kami tidak minta kalian mampu menebak keinginan  kami, setidaknya bersabarlah pada kami dengan terus bertanya "jadi sekarang  maunya gimana?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian  bukanlah penyair sekaliber Kahlil Gibran atau yang mampu menceritakan kisah  romantis seperti Shakespear, maka itu kami pun tidak meminta kalian mengirimi  kami puisi cinta berisi kalimat angan-angan nan indah setiap hari atau setiap  minggu, tapi setidaknya mengertilah bahwa setelah menonton film korea yang amat  romantis itu, kami sangat berandai-andai kekasih kami dapat melakukan yang sama,  meskipun isi puisi tersebut tidak sebagus kahlil Gibran, kami akan sangat senang  –sungguh- jika kalian mengirimkannya dengan tulus dan niat. (bahkan meskipun  ujungnya terdapat "hehe, aneh ya?", kami akan benar-benar melayang,  tuan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian tidaklah  setampan Leonardo Dicaprio, tapi tolong mengertilah itu sama sekali bukan  masalah bagi kami, saat kami memuja-muja pemuda seperti itu, itulah pujian dan  pujaan, tapi hati kami sungguhnya telah terikat oleh kalian, tuan. Mungkin saat  itu kami hanya ingin tau apa pendapat kalian jika kami jatuh cinta pada orang  lain, semacam mengukur tingkat kecemburuan kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami, para wanita  sungguh sebenarnya tau bahwa kalian tidaklah semenakjubkan John Nash atau  sebrillian Isaac Newton, namun kami sebenarnya sangat menghargai bantuan kecil  dari kalian meskipun hanya membantu mencarikan artikel dari internet, kami ingin  menunjukkan pada kalian bahwa kalian lebih kami percayakan daripada Newton atau  Galileo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian tidaklah  segagah Achilles pada film Troy, maka itu kami tidak pernah minta kalian  mengikuti program peng six-pack an tubuh atau kontes L-men. Namun dengan kalian  berhenti dan tidak pernah merokok, kami sangat akan memilih kalian dari Achilles  manapun. Menyuruh kalian berhenti merokok adalah untuk meyakinkan diri kami  bahwa kalian lebih gagah dari Achilles (karena tentu kalian akan kalah beradu  pedang dengan Achilles bukan?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau  bahwa kalian bukan Pangeran dengan kuda putih yang akan melawan naga demi kami,  karena kami pun bukan putri tidurnya, dan maka dari itu kami tidak pernah minta  kalian melawan preman pasar yang pernah menggoda kami waktu lalu, tapi  setidaknya, mengertilah tanpa kami harus minta, saat hujan lebat datang dan  dirumah sedang mati lampu dan ayah ibu belum datang, kami hanya dapat  mengandalkan kalian, maka itu temani kami walau hanya dengan sms dan telepon,  karena menurut kami, berbincang dengan kalian adalah melegakan, maka itu jangan  trade off (tukar) keadaan seperti itu dengan Game PES 2010 terbaru kalian itu  (sangat mengesalkan! )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa  kalian bukanlah bayi yang harus diingatkan hal ini dan itu setiap waktunya, tapi  mengertilah bahwa kami sangat merisaukan anda, kenapa kami mengingatkan kalian  makan atau sembahyang, itu karena tepat saat itu, kami baru saja hendak makan  atau sembahyang, maka itu saat kalian bertanya kembali atau mengingatkan  kembali, kami akan jawab "iya, bentar lagi nih"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami, para wanita tau  kalian bukanlah Romi Rafael yang pandai menyulap saputangan menjadi bunga, maka  itu kami tidak pernah meminta hal hal semacam itu, namun mengertilah bahwa  melihat bunga rose di pinggiran jalan itu menggoda hati kami, bahkan meski kami  tidak suka bunga, pemberian kalian akan menjadi hal yang kami sukai, karena kami  sebenarnya hanya sangat ingin menyimpan kalian saat itu, setelah malam kalian  antar kami pulang, namun kami tahu kita harus berpisah saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami,  para wanita tau kalian bukanlah Mr. Bean yang dapat membuat kami tertawa  terbahak saat sedang bosan, maka itu jangan coba-coba menjadi juru selamat untuk  mencoba membuat kami tertawa saat itu, karena kami tau kalian tidak mampu  sekocak Mr. Bean dan malah hanya akan memperkeruh suasana, yang kami inginkan  saat itu hanyalah memastikan kalian ada disamping kami saat masa-masa sulit  meski hanya dengan senyuman menenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami, para wanita juga tau  kalian bukanlah pemuda seperti Edward Cullen yang akan segera datang dengan  Volvo saat kami diganggu oleh preman jalanan, namun setidaknya, pastikan kami  aman bersama kalian saat itu dengan tidak membawa kami pulang terlalu larut dan  mengantarkan kami sampai depan pintu rumah dan bertemu ayah ibu, (jangan hanya  sampai depan gang, hey, tuan!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami, para wanita tau kalian tidak akan  bisa seperti ibu kami yang dapat menghentikan tangisan kami, namun tolong  mengerti, saat kami menangis dihadapanmu, kami bukan sedang ingin dihentikan  tangisannya, justru kami sangat ingin kalian dihadapan kami menampung berapa  banyak air mata yang kami punya, atau sekedar melihat apa reaksi kalian melihat  kami yang –menurut kami- akan terlihat jelek saat menangis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami, para  wanita tau juga sebenarnya, bahwa kalian tidak akan punya jawaban yang benar  atas pertanyaan, "aku gendut ya?", kami sungguh tau, tapi saat itu kami hanya  ingin tau, apa pendapat kalian tentang kami yang pagi tadi baru bercermin dan  sedang merasa tidak secantik Kristen Stewart.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami tau, kalian adalah  makhluk bodoh yang tidak peka dan terlalu lugu untuk percaya pada setiap hal  yang kami katakan, tapi mengertilah bahwa saat kalian bertanya "baik-baik aja?"  dan kami jawab "iya, aku baik-baik aja" itu adalah bahasa kami untuk menyatakan  keadaan kami yang sedang tidak baik namun kami masih menganggap kalian adalah  malaikat penyelamat yang mampu mengatasi ketidak-baik- baikan kami saat itu  tanpa kami beritau, (tentu mestinya kalian sadari jika kami memang benar sedang  baik-baik saja kami akan menambahkan perkataan seperti "iya aku baik-baik aja,  malah tadi aku di kampus ketemu dengan dosen yang itu lho….*bla.bla.  bla")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya, kami sepertinya tau apa yang kalian pikirkan tentang kami yang  begitu merepotkan. Tapi begitulah kami, akan selalu merepotkan kalian, tuan. Hal  ini bukan sesuatu yang kami banggakan, namun inilah bahasa kami untuk  mempercayakan hati kami pada kalian, jika kalian bukanlah pemuda yang kami  percayakan dan kami butuhkan, tentu saja yang kami repotkan dan persulitkan  bukan kalian. Kami makhluk yang amat perasa dan gampang merasa "tidak enak".  Kami enggan merepotkan "orang lain".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kami merepotkan dan  menyusahkan, berarti kami menganggap anda bukanlah orang lain, tuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami  tidak senang bermain-main, tuan pemuda. Maka tolong jaga hati yang kami  percayakan ini. Kami mungkin mudah berbesar hati atau "ge er", tapi sekali kami  menaruh hati kami pada satu pemuda, butuh waktu yang lebih lama dari menemukan  lampu bohlam untuk menghilangkannya (bukan melupakan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami akan sulit  menerima hati baru setelah itu, karena kami harus membiasakan diri lagi. Padahal  kami sudah terbiasa dengan anda, terbiasa melakukan semuanya dengan anda. Maka  tolong, mengertilah tuan. Karena kami, wanita sungguh sangat tau sebenarnya  kalian, pemuda, dapat mengatasi semua tingkah kami yang merepotkan ini."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-4813415659345533658?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/4813415659345533658/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/disini-rahasia-kami-rahasia-cewek.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/4813415659345533658'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/4813415659345533658'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/disini-rahasia-kami-rahasia-cewek.html' title='Disini,... Rahasia kami, Rahasia cewek'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-438259411572137075</id><published>2010-04-23T13:21:00.000+07:00</published><updated>2010-04-23T13:22:12.871+07:00</updated><title type='text'>5 Kalimat Ditakuti Pria</title><content type='html'>RELATIONSHIP nightmare bagi pria ternyata tidak selamanya tentang ajakan menikah atau pasangan yang selingkuh. Kalimat sepele yang biasa dilontarkan wanita juga bikin si dia ketakutan setengah mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau tahu kalimat apa saja yang bikin pasangan ketakutan ketika Anda mengucapkannya? Berikut ini beberapa kalimat tersebut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Kamu kan pria"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat seperti ini di telinga pria terdengar tidak enak. Pasalnya, mereka paling benci kalau wanita mempertanyakan maskulinitas mereka. Lagipula, biasanya wanita melontarkan kata-kata tersebut kalau ada maunya. "Kamu kan pria, harusnya kamu yang bayar makan malam kita."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat-kalimat ini di mata pria membuat kita dinilai sebagai wanita yang banyak maunya. Sikap ini juga membuatnya ketakutan. Kalau tidak mau si dia lari dari Anda, sebaiknya jangan terlalu sering mengatakan kalimat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Sayang, kamu lagi mikirin apa?"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah dari lahir, wanita ingin selalu tahu apa saja yang ada di pikiran pasangannya. Gawatnya, kalau pasangan tidak mau menjawab apa pertanyaan yang Anda lontarkan, mulailah Anda menghiasi pikiran dengan berbagai macam spekulasi serta pikiran negatif. Misalnya saja, si dia sedang memikirkan wanita lain, tidak percaya lagi pada kita, dan sejuta dugaan jelek lainnya. Padahal, sudah menjadi sifat dasar pria lebih banyak diam saat sedang ada masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Anda ingin si dia bisa berbagi masalah, berhentilah untuk terus-menerus menerornya dengan pertanyaan-pertanyaan. Justru, sepatutnya Anda dapat memberi dia waktu untuk diam dan bepikir agar merasa nyaman untuk bercerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Belakangan saya sering berpikir,...."&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat ini biasanya dilanjutkan dengan obrolan seputar pernikahan dan anak. Kalimat "Kalau kita punya anak nanti..." dapat membuat pasangan bak ditodong soal kelanjutan hubungan. Ketika pria memang sudah siap untuk berkomitmen, pertanyaan ini tidak akan membuat mereka kalang kabut. Sebaliknya, jika pria tampak belum serius membawa hubungan ke gerbang pernikahan, maka ia akan kewalahan menanggapi pertanyaan seputar pernikahan dan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpikir untuk menikah saja belum, apalagi sampai memiliki anak. Bisa jadi itu pikirnya. Kendati demikian, bukan berarti Anda tidak bisa mengarahkan keseriusan dia untuk menjadikan Anda pendamping hidup. Anda dapat sesekali berbagi khayalan, namun jangan terlampau sering. Sebab bisa jadi malah si dia kabur dan pergi menjauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Saya lagi PMS"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat simpel ini buat pria terdengar seperti pernyataan kalau pasangannya sedang berubah menjadi monster yang paling menyebalkan. Si dia pun wajib meladeni sindrom uring-uringan, manja, dan mellow Anda. Si dia jadi jadi sebal? Itu wajar. Coba perhatikan sikapnya. Jika pasangan masih tetap sabar meladeni mood Anda yang sedang kacau balau. bisa jadi dia adalah pria yang Anda butuhkan untuk menjadi pendamping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Dia cantik ya?"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disuruh menilai wanita lain oleh pasangan sendiri adalah masalah besar bagi pria. Ibarat makan buah simalakama. Bilang enggak, pasti Anda tidak percaya sedangkan kalau bilang iya, ini malah bisa jadi perang besar di antara kalian. Siapa yang tidak takut berada dalam posisi serba salah? Maju salah, mundur lebih salah lagi. Saat paling tepat menanyakan hal ini adalah saat Anda menangkap basah pasangan sedang melirik wanita lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-438259411572137075?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/438259411572137075/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/5-kalimat-ditakuti-pria.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/438259411572137075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/438259411572137075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/5-kalimat-ditakuti-pria.html' title='5 Kalimat Ditakuti Pria'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-7110847867277086243</id><published>2010-04-23T13:20:00.001+07:00</published><updated>2010-04-23T13:20:41.115+07:00</updated><title type='text'>Di Balik Ucapan Pria</title><content type='html'>Bukan rahasia lagi bahwa para pria lebih sulit mengekspresikan apa yang ada dalam pikiran mereka ketimbang wanita. Ditambah lagi para pria lebih senang membengkokkan kebenaran dengan risiko lebih sedikit mengecewakan pasangan kendati akan meninggalkan sejuta tanda tanya untuk dipecahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, bukan berarti kita tak dapat membaca pikiran mereka. Berikut ini beberapa ucapan pria dan makna sebenarnya di balik ucapan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Dia  mengatakan: "Sesekali kita harus keluar bersama"&lt;br /&gt;Berarti: "Aku takut  kau akan berkata 'tidak' jika aku mengajakmu keluar."&lt;br /&gt;Tentu saja, aksi lebih nyata daripada sekedar kata-kata. Cari tahu apakah dia sungguh-sungguh mengucapkan hal itu dari bahasa tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Dia  mengatakan: "Saya telepon lagi nanti."&lt;br /&gt;Berarti: "Saya mungkin atau mungkin juga tidak akan menelepon Anda selama beberapa waktu mulai sekarang hingga tiga bulan ke depan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Dia mengatakan: "Mantanku  orang gila."&lt;br /&gt;Artinya: "Aku membuatnya kesal dan akhirnya dia marah."&lt;br /&gt;Ketika  Anda berbicara tentang mantan Anda, tiru cara pria membengkokkan  kebenaran sehingga Anda tidak menyinggung egonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Dia  mengatakan: "Orang itu seperti teman baikmu."&lt;br /&gt;Artinya: "Apakah pernah  ada sesuatu di antara kalian?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Dia mengatakan: "Ceritanya  panjang."&lt;br /&gt;Artinya: "Ini kisah yang membuat saya terlihat buruk."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.  Dia mengatakan: "Penampilanmu baru."&lt;br /&gt;Maksudnya: "Kau tampak aneh  dengan gaya itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Dia mengatakan: "Mengapa kau begitu  emosional?"&lt;br /&gt;Maksudnya: "Mengapa kamu bertindak seperti seorang  psikopat?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Dia mengatakan: "Bukan itu maksudku."&lt;br /&gt;Maksudnya:  Saya memang serius mengatakannya, tapi setelah melihatmu marah, saya  berharap tidak mengatakannya terlalu keras."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Dia mengatakan:  "Tidak apa-apa."&lt;br /&gt;Maksudnya: "Saya merasa tidak baik, tapi saya tak  berminat membahasnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Dia mengatakan: "Bisakah kita bicara  tentang ini nanti?"&lt;br /&gt;Maksudnya: "Saya tidak ingin membicarakan hal ini  lagi."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-7110847867277086243?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/7110847867277086243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/di-balik-ucapan-pria.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/7110847867277086243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/7110847867277086243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/di-balik-ucapan-pria.html' title='Di Balik Ucapan Pria'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-7212653184600641785</id><published>2010-04-23T13:08:00.000+07:00</published><updated>2010-04-23T13:16:03.359+07:00</updated><title type='text'>10 Tipe Cowok yang Harus Dijauhin</title><content type='html'>Tahap pendekatan adalah tahap awal dalam memulai sebuah hubungan. Jika saat ini Anda sedang dalam tahap pendekatan atau mencari pria untuk dijadikan pasangan, ada sepuluh tipe pria yang sebaiknya dihindari.&lt;br /&gt;Hal itu karena mereka memiliki kecenderungan sikap yang mengesalkan  dan tidak menjanjikan untuk masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Si Koki Gagal&lt;br /&gt;Ia berusaha memasak untuk Anda tetapi masakannya tidak enak. Namun, hal itu terus-menerus dia lakukan untuk Anda. Jika si dia tidak percaya, ia tak punya keahlian dalam memasak, sebaiknya Anda pikir-pikir dulu untuk menjadikannya calon suami. (fakta tersembunyi menunjukkan pria tersebut juga kurang baik saat di ranjang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Si Bujangan Pamer&lt;br /&gt;Berjanjian  kencan buta dengan menjadikan mawar merah sebagai "penanda" dirinya.  Hal itu hanya ada dalam film saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Si Pencari Istri dan  Obsesif&lt;br /&gt;Pada kencan pertama ia sudah menanyakan apakah Anda ingin memiliki anak. Jika Anda menjawab iya, pada kencan kedua, ia ingin membuat kencan lebih eksklusif dengan langsung memperkenalkan Anda pada keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Si Berlebihan&lt;br /&gt;Saat berbicara ia selalu menunjukkan kelebihannya dan cenderung pamer. Alih-alih ingin mengesankan Anda dengan kelebihannya, justru membuat bualannya semakin terlihat. Anda tentu bisa membedakan mana yang berlebihan dan mana yang tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Si Tipe Kekanakan&lt;br /&gt;Sifatnya cenderung kekanakan. Bisa jadi teman menyenangkan memang, tapi Anda bisa merasa sedang bermain dengan seorang anak SMP. Ia masih sangat menyukai mainan anak lelaki seperti "action figure", sepeda, permainan komputer atau semacamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Si Anak Mama&lt;br /&gt;Usianya sudah kepala 3 dan pakaian dalamnya masih dibelikan dan dipilihkan oleh ibunya. Meskipun terdengar sepele, tetapi hal itu bisa menggambarkan pengaruh ibunya yang begitu besar hingga ranah "pribadi", meskipun ia sudah sangat dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.  Si Jorok&lt;br /&gt;Banyak pria yang berdandan cuek tetapi tetap wangi dan bersih. Jika pria yang Anda dekati termasuk orang yang rapi tetapi jorok dan bau, tentunya akan sangat sulit menghabiskan waktu bersama dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Si Pencari Pelarian&lt;br /&gt;Saat bersama dengan Anda, ia berulang kali tanpa sadar menceritakan kelebihan mantan pacarnya. Ia hanya membutuhkan Anda sebagai pelarian karena tak kunjung bisa melupakan sang mantan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Si Seniman&lt;br /&gt;Ia bekerja hanya untuk dirinya dan kepuasan batinnya. Kehidupannya hanya kopi dan nikotin. Menantang memang, tetapi tidak untuk masa depan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Si  Pemilih&lt;br /&gt;Mencari pasangan memang harus memilih, tetapi kriteria pria pemilih ini sangat berlebihan. Ia cenderung mencari wanita sempurna yang sebetulnya tidak ada di muka bumi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-7212653184600641785?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/7212653184600641785/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/10-tipe-cowok-yang-harus-dijauhin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/7212653184600641785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/7212653184600641785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/10-tipe-cowok-yang-harus-dijauhin.html' title='10 Tipe Cowok yang Harus Dijauhin'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-399501041345237095</id><published>2010-04-23T13:05:00.001+07:00</published><updated>2010-04-23T13:05:50.078+07:00</updated><title type='text'>5 Ucapan Bualan Pria</title><content type='html'>&lt;span style="color:RoyalBlue;"&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;"&gt;RASANYA, bohong sudah menjadi hal manusiawi. Hingga kebiasaan satu ini punya pembenaran, yaitu “white lie”, berbohong demi kebenaran. Apa yang kerap menjadi objek kebohongan pria?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rata-rata, pria membual enam kali sehari, dua kali lebih sering dibanding perempuan. Berikut lima bualan yang biasanya diucapkan pria, seperti okezone lansir dari Cosmopolitan.&lt;br /&gt; &lt;b&gt;&lt;br /&gt;"Aku terjebak kemacetan"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi pria, lebih mudah untuk mengatakan kebohongan tersebut daripada harus menjelaskan alasan keterlambatannya. Nyatanya, pria memang tidak pandai berkomunikasi daripada wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucunya, pria akan melemparkan alasan ini bahkan jika alasan keterlambatan sebenarnya telah diketahui pasangan. Namun, sebaiknya Anda tidak menjadikan ini sebagai tameng kesalahan. Bagaimanapun, Anda telah berbohong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Itu tidak terlalu mahal"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan hal ini untuk menunjukkan rasa tanggung jawabnya terhadap masalah finansial. "Pria tidak ingin pasangannya berpikir, jika Anda ingin dibelikan sesuatu, ia tak mampu mengabulkannya," kata Barton Goldsmith, penulis “Emotional Fitness for Intimacy”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:Red;"&gt;"Aku pasti datang"&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Biasanya, pria melemparkan kalimat ini ketika Anda ingin mengajaknya ke acara yang menurutnya tidak menarik, misal reuni keluarga Anda. Dia cenderung mengulur-ulur jawaban, seraya menutup keengganannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tidak bisa menolak pergi kalau tahu hal tersebut akan berakibat serius pada hubungan. Jadi, dia tetap datang ke acara tersebut, tapi terlambat, salah satunya untuk mencegah kemarahan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;“Aku cuma minum sedikit"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebohongan ini bisa menunjukkan masalah serius, tidak hanya pada hubungan. Jika ia mengatakan sering mempunyai masalah dengan alkohol, Anda harus mempelajari kebiasaannya sehingga Anda akan mendapatkan cukup info yang dibutuhkan untuk berbicara dengannya. Pastikan Anda bisa memilih waktu yang tepat, sebab tak mungkin mengomentari kebiasaan buruknya saat ia mabuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Tidak, bokongmu tidak sebesar itu"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita sering mengajukan pertanyaan mengenai kualitas bentuk tubuhnya, terkadang pula pada bagian yang detail. Dan pria, tak tahu bagaimana harus menjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dijawab jujur, tak jarang Anda bersikap cuek karena kecewa dengan jawabannya. Karenanya ia memutuskan untuk berbohong, sebagai cara aman untuk menghindari kekesalan Anda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-399501041345237095?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/399501041345237095/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/5-ucapan-bualan-pria.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/399501041345237095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/399501041345237095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/5-ucapan-bualan-pria.html' title='5 Ucapan Bualan Pria'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-3255148745734253360</id><published>2010-04-23T13:01:00.000+07:00</published><updated>2010-04-23T13:02:44.163+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia cowok'/><title type='text'>Pria Lebih Menderita Karena Putus Cinta</title><content type='html'>Hubungan cinta tidak selamanya berjalan mulus. Ada yang sukses hingga ke jenjang pernikahan dan kemudian membuahkan anak. Namun lebih banyak Hubungan cinta yang berakhir prematur dengan kedua pihak kembali menjalankan kehidupan lajangnya masing-masing. Ada yang berakhir baik-baik dengan keduanya saling mengucapkan terima kasih dan masih menjadi teman dekat. Ada pula yang berakhir tidak baik dengan keduanya saling mengucapkan sumpah serapah dan berurai air mata. Bagaimanapun juga, hubungan cinta yang kandas pasti sedikit banyak menimbulkan penderitaan bagi pihak-pihak yang terlibat di dalamnya. Pihak mana sebenarnya yang&lt;br /&gt;paling menderita akibat putus cinta?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prialah yang sebenarnya paling menderita, menurut David Zinczenko, kolumnis majalah Men’s Health. Ia menolak anggapan umum bahwa Pria lebih tegar daripada wanita dalam menghadapi putusnya hubungan percintaan. Apa saja alasannya? Pria Menyembunyikan Perasaannya. Ketika seorang pria diputuskan oleh pasangannya, biasanya ia akan sesumbar: Biar saja, life still goes on. Caranya? 26% pria yang mengisi survei online Men’s Health melakukannya dengan minum-minum bersama teman-temannya. 36% pria akan menatap mantan pacarnya, tersenyum, dan mengucapkan terimakasih. Faktanya, kedua hal tersebut dilakukan pria untuk menutup-nutupi perasaannya. Ini adalah reaksi yang alamiah; gender pria dikondisikan masyarakat untuk tidak gampang menunjukkan perasaan, apalagi perasaan yang membuatnya terlihat lebih lemah. Namun represi ini juga berakibat sulitnya menghilangkan perasaan terluka, marah, atau sedih dari dirinya. Sebaliknya, wanita yang putus cinta biasanya langsung menangis (atau mengekspresikan emosinya) saat itu juga, dan wanita juga cenderung lebih to-the-point ketika mengakhiri hubungan cinta. Akhirnya mereka akan lebih cepat&lt;br /&gt;menghilangkan perasaan-perasaan negatif itu dibandingkan pria.&lt;br /&gt;Pria Punya Lebih Sedikit Teman Curhat. Salah satu alasan mengapa wanita lebih cepat pulih dari penderitaan pasca putus cinta daripada pria adalah karena wanita memiliki lebih banyak teman yang bisa diandalkan untuk bercerita. Penelitian menunjukkan bahwa pria mengandalkan hubungan cinta untuk mendapatkan kedekatan emosional dan dukungan sosial, sementara wanita bisa mendapatkan hal yang sama dengan keluarga dan teman sesama wanita. Begitu wanita mengalami putus cinta, ia akan bercerita kepada siapa saja, kalau perlu kepada orang yang tidak dikenal yang duduk di sebelahnya di bis umum, agar perasaannya bisa lebih enak. Pria, di sisi lain, cenderung lebih enggan membuka diri untuk soal ini. Mungkin baru beberapa bulan kemudian, ketika dalam keadaan setengah teler, baru ia berani bercerita kepada teman-teman prianya mengenai betapa inginnya ia kembali lagi dengan si mantan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria Tidak Suka Memulai Dari Awal Lagi.&lt;br /&gt;Setelah putus cinta, pada awalnya pria mungkin akan merasa semangat&lt;br /&gt;membayangkan wanita-wanita yang akan ia kencani di masa depan. Namun&lt;br /&gt;setelah kencan yang keempat, kesembilan, atau ketigabelas kalinya,&lt;br /&gt;barulah ia sadar kalau dibutuhkan usaha keras dan waktu yang panjang&lt;br /&gt;untuk sampai pada tingkat keintiman yang pernah ia alami bersama mantannya. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita lebih mampu menyesuaikan diri ketika hubungan berakhir karena sebelumnya mereka sudah memikirkan adanya kemungkinan itu, sementara pria biasanya lebih tidak siap dengan putus cinta. Perasaan nyaman secara emosional membuat pria merasa beruntung bisa memiliki seseorang seperti dia. Sayangnya, hal ini seringkali baru disadari ketika si dia sudah berubah status menjadi mantan pacar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran Pacaran Pria Yang (Terlalu) Ideal.&lt;br /&gt;Banyak kasus putus cinta merupakan reaksi sesaat atas apa yang dirasa sebagai kebosanan; bosan dengan aktivitas, pembicaraan, dan pertengkaran yang itu-itu saja. Kalau kembali melajang, pria mungkin merasa ia akan menjalani hidup yang lebih menarik; tanpa komitmen, bebas pergi ke mana saja, dan bebas bergaul dengan wanita-wanita yang bisa dijadikan pacar baru. Barulah ketika benar-benar melajang ia sadar bahwa hidupnya tidak menjadi seperti itu, bahkan sekarang waktunya tersita oleh pekerjaan. Ia pun kembali merindukan keintiman yang dia alami pada masa pacaran dulu. Penelitian menunjukkan bahwa wanita lebih tinggi skornya daripada pria dalam hal keintiman sosial, seksual, dan intelektual. Dan biasanya wanita juga lebih cepat menyadari bahwa keintiman adalah dasar dari hubungan yang tahan lama, dan bukannya sekedar variasi aktivitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Zinczenko pula, beberapa penelitian menunjukkan bahwa pria lebih rentan mengalami stres, depresi, dan kecemasan ketika putus cinta dibandingkan dengan wanita. Itu menurut dia. Bagaimana pendapat anda? Apakah anda memiliki pengalaman yang membenarkan atau menyangkal pendapat ini?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-3255148745734253360?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/3255148745734253360/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/pria-lebih-menderita-karena-putus-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/3255148745734253360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/3255148745734253360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/pria-lebih-menderita-karena-putus-cinta.html' title='Pria Lebih Menderita Karena Putus Cinta'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-1608964179903676988</id><published>2010-04-23T12:54:00.000+07:00</published><updated>2010-04-23T13:00:43.674+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia cowok'/><title type='text'>Posisi Tidur Ungkap Kepribadian Pria</title><content type='html'>TAK ada yang bisa diperhatikan lebih jauh posisi tidur seseorang. Sampai para peneliti aktivitas tidur mendapatkan petunjuk bagaimana posisi tidur tertentu mewakili kepribadian seorang pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi tidur pasangan pria Anda dapat mengungkapkan petunjuk mengejutkan tentang kepribadiannya. Fakta ini seperti diungkap Cosmopolitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tengkurap&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria yang senang tidur dalam keadaan tengkurap adalah pria yang suka berada dalam kendali. "Kebutuhan itu tidak berhenti hanya karena dia tidur," kata Samuel Dunkell MD, penulis “Sleep Positions: The Night Language of the Body”. "Menutup ranjang dengan sebagian tubuhnya adalah cara dia untuk mengontrol wilayah tidurnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk alasan yang sama, kebiasaan posisi tidur ini menunjukkan bahwa dia berkemauan keras. "Orang-orang ini biasanya terfokus dan berorientasi pada tujuan," kata Patti Wood, penulis “Success Signals: A Guide to Reading Body Language”.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Telentang&lt;br /&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tidur dalam posisi telentang menunjukkan bahwa dia merasa aman dan optimis. "Dia mengungkapkan zona rentan tubuhnya, sinyal bawah sadar bahwa ia sangat percaya diri," kata Wood.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan posisi lengan dan tangannya. Jika ia meletakkannya di belakang kepala, kemungkinan ia memiliki rasa percaya diri tinggi. "Secara umum, orang yang tidur telentang memiliki pribadi yang sangat sosial dan suka menjadi pusat perhatian," kata Dr Dunkell. "Ketika mereka tidur, sifat ini ditunjukkannya karena mereka benar-benar ingin menonjolkan diri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tidur gelisah&lt;br /&gt;&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Meskipun umum menggeser posisi tidur sepanjang malam—kebanyakan orang melakukannya sekira 35 kali—gerakan konstan menunjukkan pasangan Anda mengalami stres. Cari tahu apa yang harus dilakukan ketika stres membuatnya terjaga di malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ketika Anda berada di bawah tekanan, otak melepaskan hormon yang memicu respons perjuangan atau lari (dari masalah) dalam tidur Anda," kata Dr Dunkell. Biasanya masalah ini mereda dengan sendirinya, tetapi jika dia melaluinya dalam waktu cukup lama, kegiatan seperti olahraga dapat membantu mengatasi gejala dengan membantu tubuh melawan stres dan rileks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Miring&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi tidur miring adalah posisi yang paling umum, dan pria yang tidur dengan cara ini cenderung santai dan cepat untuk berkompromi. "Itu pose yang paling fleksibel," papar Dr Dunkell.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda melihat ia menarik lututnya, itu menunjukkan dia sensitif dan sangat membutuhkan kenyamanan. "Posisi tidur ini mengirimkan sinyal menenangkan ke seluruh tubuh," kata Dr Dunkell&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-1608964179903676988?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/1608964179903676988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/posisi-tidur-ungkap-kepribadian-pria.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/1608964179903676988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/1608964179903676988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/posisi-tidur-ungkap-kepribadian-pria.html' title='Posisi Tidur Ungkap Kepribadian Pria'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-2660754008331482624</id><published>2010-04-23T11:32:00.001+07:00</published><updated>2010-04-23T11:32:52.875+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia cewek'/><title type='text'>Dibalik Tes Kesuburan...</title><content type='html'>&lt;div class="caption_content"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BAGI&lt;/span&gt; pasangan muda, melakukan hubungan seksual pada masa subur meningkatkan harapan agar  cepat hamil. Karena itu, tidak sedikit pasangan yang  membeli alat tes kesuburan yang biasa dijual di apotek (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;over-the-counter fertility tests&lt;/span&gt;) yang dipercaya akurat...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;                  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Padahal menurut para ahli, alat tes yang dijual di pasaran ini seringkali membingungkan. Karena itu, mereka lebih menganjurkan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter dibandingkan hanya bergantung pada&lt;span style="font-style: italic;"&gt; home screening&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Menurut &lt;span style="font-style: italic;"&gt;American Society of Reproductive Medicine&lt;/span&gt;, alat tes kesuburan tersebut, yang seringkali digunakan oleh perempuan yang menjalani &lt;span style="font-style: italic;"&gt;In vitro fertilisation&lt;/span&gt; (IVF), tidak didisain untuk memeriksa kesuburan pada perempuan yang ingin melakukan pembuahan secara alami. Jadi, bantuan apa yang bisa dokter berikan untuk pasangan yang kesulitan hamil? Berikut penjelasannya untuk Anda.&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tes kesuburan di rumah sakit?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tentu saja. Jika ada gangguan dengan kesuburan, dokter Anda tentu akan melakukan pemeriksaan. Melakukan pemeriksaan kesuburan merupakan hal yang normal, meskipun Anda tidak mengalami gangguan.&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kapan sebaiknya pergi ke dokter? &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jika Anda (perempuan) masih berusia di bawah 35, Anda bisa mencoba hamil selama 1 tahun tanpa memeriksakan diri ke dokter, jika tidak hamil juga setelah satu tahun ada baiknya memeriksakan diri. Tetapi jika Anda berusia di atas 35, ada baiknya memulai pemeriksaan setelah 6 bulan. Mencoba untuk hamil artinya melakukan hubungan seksual secara teratur, sekitar 3 kali seminggu tanpa kontrasepsi. Pada masyarakat secara umum, 84% pasangan akan mengalami pembuahan pada tahun pertama mencoba dan setengah dari mereka yang tidak, akan mengalami pembuahan secara alami di tahun kedua.&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perlukah melakukan pemeriksaan bersama pasangan?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tentu saja, jika Anda memerlukan dukungan moral. Tapi, masing-masing Anda perlu berkonsultasi secara individual dengan dokter untuk mendiskusikan sejarah Anda dan mengatur proses pemeriksaan.&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa yang akan dilakukan dokter?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada tahap awal, dokter akan memeriksa kesehatan Anda secara umum, obat apa yang Anda gunakan dan apakah siklus Anda teratur. Selain itu, dokter juga akan mencari tahu apakah sebelumnya Anda pernah mengalami pembuahan atau apakah Anda pernah mengalami keguguran. Setelah proses ini, dokter akan melakukan pemeriksan darah. Cara ini untuk melihat apakah Anda mengalami ovulasi atau melihat adanya gangguan seperti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;polycystic ovaries&lt;/span&gt;, menopauses prematur atau gangguan tiroid.&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa yang akan dilakukan dokter pada pasangan?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dokter akan melakukan percakapan secara umum mengenai sejarah kesehatan dan gaya hidup, seperti kebiasaan merokok dan minum alkohol. Dokter mungkin menanyakan hal yang lebih pribadi dan pasangan Anda  juga bisa memilih dokter laki-laki jika itu membuatnya lebih nyaman. Selanjutnya, pasangan Anda bisa dirujuk ke bagian analisis semen atau penghitungan sperma. Cara ini bisa melihat apakah ada faktor ketidaksuburan dari pasangan Anda.&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jika kedua pasangan berusia di atas 40, apakah dokter akan melakukan tes?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tentu saja. Meskipun kesuburan pada perempuan akan menurun setelah usia 40, tetap saja masih ada kemungkinan melakukan pembuahan secara alami dan bisa sukses menjalani penanganan kesuburan. Dokter akan memriksa Anda denagn pasangan sama seperti memeriksa pasangan lain.&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anak pertama saya lahir melalui pembuahan alami tapi saya tidak bisa hamil lagi. Perlukan menjalani tes?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jika Anda sudah memiliki anak dan tidak bisa mengalami pembuahan lagi, maka kondisi ini dikenal dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;secondary infertility&lt;/span&gt;. Kesuburan bisa  berubah, misalnya jika Anda mengalami gangguan medis yang mempengaruhi siklus Anda seiring penuaan. Proses pemeriksaan akan tetap sama dan Anda masih tetap harus melalui semua pemeriksaan awal.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-2660754008331482624?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/2660754008331482624/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/dibalik-tes-kesuburan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/2660754008331482624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/2660754008331482624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/dibalik-tes-kesuburan.html' title='Dibalik Tes Kesuburan...'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-2416661625904208119</id><published>2010-04-23T11:30:00.001+07:00</published><updated>2010-04-23T11:30:36.605+07:00</updated><title type='text'>Katanya Cinta...? Tapi kok KASARR..!!! Mending Jomblooo deh..</title><content type='html'>&lt;div class="caption_content"&gt;Jatuh cinta berjuta rasanya. Itulah pepatah yang mungkin juga ada benarnya. Sampai-sampai meskipun pacar kita melakukan kekerasan kepada kita seperti memukul, menampar, memaksa berhubungan seksual, bahkan meminjam uang tanpa pernah mengembalikan kita pasrah saja. Duhh, pliss deh mending jomblo daripada harus dikasarin terusss...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;                  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sekarang saatnya mengatakan TIDAKKK!! jika itu dilakukan oleh pacar kita. Baru pacaran aja sudah berani melakukan kekerasan, gimana kalau married nanti?&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ingatlah: &lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Kekerasan terjadi bukan salah kamu &lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Kamu tidak patut mendapat kekerasan &lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Kamu tidak dapat mengubah perilaku kasar/perbuatan kekerasan seseorang Bertahan dengan kekerasan tidak akan menghentikan kekerasan &lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Jika kamu tetap ingin bertahan, buatlah perencanaan yang membuat diri kamu aman dari kekerasan berikutnya Kenalilah pacar kamu jika dia adalah pelaku kekerasan: &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tanda-tanda kalau pacar kamu adalah pelaku kekerasan:&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Dia sangat cemburu buta kepada kamu &lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Ingin tahu keberadaan kamu setiap waktu &lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Marah jika kamu menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman &lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Menyalahkan kamu dan orang lain atas kesalahan dirinya &lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Memperlakukan kamu dengan penuh kekerasan &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apa yang harus kita tahu dari pelaku kekerasan? &lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Dia mencoba mengisolasimu dari keluarga dan teman-teman &lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Dia menyangkal kebiasaannya melakukan kekerasan &lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Dia mengontrol penuh perilakumu &lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Dia menyalahkan korban &lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Dia selalu mengurangi pertemuan kamu dan teman-teman serta keluarga kamu &lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Dia kadangkala minim kepercayaan dirinya &lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Dia kemungkinan besar pernah menyaksikan kekerasan yang dilakukan oleh orang tuanya atau menjadi saksi kekerasan dalam rumah tangga &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tips aman kamu berpacaran : &lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Janganlah berpacaran hanya berduaan dalam tempat yang sepi &lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Hindarilah hubungan seksual sebelum menikah karena banyak merugikan perempuan &lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Berani untuk menolak kemauan pelaku jika dia mengajak kamu berhubungan seksual &lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Jangan sekali-kali percayakan ATM/Buku Tabungan kamu kepadanya - Jangan percaya 100% pada ucapannya &lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Lakukan visum et repertum di Rumah Sakit kalau luka kamu dikarenakan kekerasan - Pelajari ilmu beladiri Self Defense For Women (Pertahanan Diri untuk Perempuan) untuk berjaga-jaga kalau kekerasan terjadi pada kamu. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Source : Berbagai sumber &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Buat kamu yang telah menjadi korban kekerasan dalam pacaran ini. Kamu bisa berkonsultasi dengan para psikolog di lembaga perempuan di antaranya: &lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Yayasan Pulih, Telpon: 021-78842580 / 021-9828639, Fax: 021-78842580, Hotline Konseling: 08881816860 &lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Mitra Perempuan Telp/fax: 021-8291708 /Hotline: 021-83790010. 3. Pusat Krisis Terpadu RSCM. Telp: 021-316 2261 &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tenang aja biaya konsultasinya gratis koq! Jadi jangan ragu ya untuk datang berkonsultasi. Semoga gaya berpacaranmu sehat ya? Dan jauh dari kekerasan dalam pacaran.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-2416661625904208119?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/2416661625904208119/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/katanya-cinta-tapi-kok-kasarr-mending.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/2416661625904208119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/2416661625904208119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/katanya-cinta-tapi-kok-kasarr-mending.html' title='Katanya Cinta...? Tapi kok KASARR..!!! Mending Jomblooo deh..'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-6350953533794160275</id><published>2010-04-23T11:27:00.000+07:00</published><updated>2010-04-23T11:29:21.209+07:00</updated><title type='text'>The Truth About Man</title><content type='html'>&lt;div class="caption_content"&gt;Sudah menjadi fakta yang nggak bisa dibantah kalau cewe dan cowo adalah dua mahluk yang sangat berbeda. Makanya nggak heran kalau sepasang manusia ini sering berbeda pendapat. Terkadang,  sikap cowo yang praktis, cool dan lebih realistis suka bikin cewe jadi naik pitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;              &lt;img src="http://www.cumacewe.com/img.php?display=pages&amp;amp;f%2878025022047a2f524af956.jpg%29w%28180%29" align="left" border="0" vspace="5" hspace="5" /&gt; Tapi...jangan salah lho, cowo itu nggak se-tough yang kamu bayangin kok, ada kalanya mereka juga sering melow kaya kita! Mau tahu gimana sosok asli para cowo dibalik senyum jailnya itu? Jawabannya ada dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Cowo itu bisa berubah demi sang pacar.&lt;br /&gt;   The truth is: Untuk sementara waktu, mungkin kamu akan melihat sosok barunya yang lebih oke sesuai dengan yang kamu inginkan. Dia akan rela merapikan rambut gondrongnya atau mulai memakai kemeja untuk menyenangkan hatimu, but just for u know…man always be a boy! Jadi daripada kamu sebel sendiri, mendingan kamu jangan banyak berharap deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Cowo itu ingin tahu segala hal tentang pacarnya, termasuk love story-nya di masa lalu!&lt;br /&gt;   The truth is: Meski kelihatannya penasaran, sebenernya para cowo itu nggak peduli tentang sejarah cinta kita di masa lalu. Malah kalau perlu, cowo itu sama sekali nggak mau tahu siapa aja yang masuk dalam daftar mantan pacar kita. Nah mulai sekarang, kamu nggak usah cerita lagi deh tentang mantan pacarmu, selain nggak penting nanti cowo-mu bisa marah lho!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-    Cowo itu selalu kuat dan tegar.&lt;br /&gt;The truth is: Saat berada diantara rekan kerja dan temannya, mungkin dia akan selalu terlihat seperti itu. Lain halnya jika kamu mulai membuatnya broken heart atau saat anjing kesayangannya mati, hmm..siap siap sediain tisu ya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-    Cowo itu bukan pendengar yang baik.&lt;br /&gt;The truth is: Mungkin dia nggak akan mendengarkanmu kalau kamu hanya membicarakan soal gossip dan hobi belanjamu saja. Coba deh sekali-kali kamu membicarakan masalah olahraga atau hobi yang dia sukai. Supaya cowo betah ada disampingmu, kamu juga harus bisa berempati untuk membicarakan seputar kehidupannya juga, dijamin dia akan menganggapmu sebagai cewe yang perhatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-    Cowo itu selalu memuja sang ibu.&lt;br /&gt;The truth is: Setiap cowo memang menyukai sosok cewe yang menyerupai ibunya. Tapi bukan berarti kamu harus berubah 100% seperti ibunya. Apalagi kalau kamu juga ikutan suka mengatur dan bawel, dalam hitungan hari cowo-mu pasti kabur deh!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-6350953533794160275?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/6350953533794160275/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/truth-about-man.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/6350953533794160275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/6350953533794160275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/truth-about-man.html' title='The Truth About Man'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-2427046904204831138</id><published>2010-04-23T11:26:00.001+07:00</published><updated>2010-04-23T11:26:55.392+07:00</updated><title type='text'>Terapi Air Putih</title><content type='html'>&lt;div class="caption_content"&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tuhan telah memberi kita air yang banyak dan gratis. Tanpa mengeluarkan uang untuk obat-obatan, tablet, suntikan, diagnosa, upah dokter,dll. Hanya minum air minum, penyakit di bawah ini bisa disembuhkan. Anda tak akan percaya sebelum melakukannya. Di bawah ini daftar penyakit yang dapat disembuhkan oleh terapi ini:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;                  &lt;ol style="text-align: justify; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sakit Kepala &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Asma &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hosthortobics &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Darah Tinggi &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bronchitis &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kencing Manis &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kurang Darah &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;TBC &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Paru-paru &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Penyakit Mata &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Rematik &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Radang Otak &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lumpuh &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Batu Ginjal &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Haid Tidak Teratur &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kegemukan &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Penyakit Saluran Kencing &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Leukimia &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Radang/Sakit Persendian &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kelebihan Asam Urat &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kanker Peranakan &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Radang Selaput Lendir &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mencret &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kanker Payudara &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Gangguan Jantung &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Disentri &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Radang Tenggorokan &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mabuk, Pusing, Gamang &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ambeien &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sembelit &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Batuk &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="text-align: justify; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bagaimana Air Minum Itu Bekerja? &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Meminum air minum biasa dengan metode yang benar, memurnikan tubuh manusia. Hal itu membuat usus besar bekerja dengan lebih efektif dengan cara membentuk darah baru, dalam istilah medis dikenal sebagai aematopaises. Bahwa mucousal fold pada usus besar dan usus kecil diaktifkan oleh metode ini, merupakan fakta tak terbantah,&lt;br /&gt;seperti teori yang menyatakan bahwa darah segar baru diproduksi oleh mucousal fold ini. Bila usus bersih, maka gizi makanan yang dimakan beberapa kali dalam sehari akan diserap dan dengan kerja mucousal fold, gizi makanan itu diubah menjadi darah baru.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Darah merupakan hal paling penting dalam menyembuhkan penyakit dan memelihara kesehatan, dan karena itu air hendaknya dikonsumsi dengan teratur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bagaimana Melakukan Terapi Air ini ? &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pagi hari ketika anda baru bangun tidur (bahkan tanpa gosok gigi terlebih dahulu) minumlah 1.5 liter air, yaitu 5 sampai 6 gelas. Lebih baik airnya ditakar dahulu sebanyak 1.5 liter. Ketahuilah bahwa nenek moyang kami menamakan terapi ini sebagai "usha paana chikitsa". &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Setelah itu anda boleh mencuci muka. Hal yang sangat penting untuk diketahui bahwa jangan minum atau makan apapun satu jam sebelum dan sesudah minum 1.5 liter air ini. Juga telah diteliti dengan seksama bahwa tidak boleh minum minuman beralkohol pada malam sebelumnya. Bila perlu, gunakanlah air rebus atau air yang sudah disaring. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Apakah mungkin Minum 1.5 Liter Air Sekaligus? &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Untuk permulaan, mungkin akan terasa sulit meminum 1.5 liter air sekaligus, tapi lambat laun akan terbiasa juga. Mula-mula, ketika latihan, anda boleh minum 4 gelas dulu dan sisanya yang 2 gelas diminum dua menit kemudian. Awalnya anda akan buang air kecil 2 sampai 3 kali dalam satu jam, tapi setelah beberapa lama, akan normal kembali. Menurut penelitian dan pengalaman, penyakit-penyakit berikut diketahui dapat disembuhkan dengan terapi ini, dalam waktu seperti tertulis di bawah ini:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sembelit - 1 Hari&lt;br /&gt;TBC Paru-Paru - 3 Bulan&lt;br /&gt;Kencing Manis - 7 Hari&lt;br /&gt;Asam Urat - 2 Hari&lt;br /&gt;Tekanan Darah - 4 Minggu&lt;br /&gt;Kanker - 4 Minggu &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Catatan :&lt;br /&gt;Disarankan agar penderita radang / sakit persendian dan rematik melaksanakan terapi ini tiga kali sehari, yaitu pagi, siang, dan malam satu jam sebelum makan-selama satu minggu, setelah itu dua kali sehari sampai penyakitnya sembuh.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kami mohon dengan sangat, metode di atas dibaca dan dipraktekkan dengan seksama. Sebar luaskanlah pesan ini kepada teman-teman, sanak saudara dan tetangga karena hal ini merupakan persembahan pada kemanusiaan. Dengan rahmat Tuhan, setiap orang hendaknya menjalani hidup sehat &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;" BILAMANA ANDA BERPARTISIPASI DALAM PENEBARAN INFORMASI INI ANDA BAGAIKAN SEORANG DOKTER YANG TELAH MENYEMBUHKAN BERIBU-RIBU BAHKAN BERJUTA-JUTA MANUSIA "&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-2427046904204831138?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/2427046904204831138/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/terapi-air-putih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/2427046904204831138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/2427046904204831138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/terapi-air-putih.html' title='Terapi Air Putih'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-6078775340862864837</id><published>2010-04-23T11:19:00.000+07:00</published><updated>2010-04-23T11:20:07.542+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia cewek'/><title type='text'>Sifat Cowo Dibalik Isi Dompetnya</title><content type='html'>&lt;div class="caption_content"&gt;Ada uang abang sayang, nggak ada uang abang saya tendang.. Pernah denger nggak ungkapan ini? Psst..tahu nggak sih, ternyata menurut para pakar sex dan keluarga, sifat cowo itu bisa dilihat dari cara dia mengelola keuangannya lho.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;              &lt;img src="http://www.cumacewe.com/img.php?display=pages&amp;amp;f%28149361894247ac20fa03ce0.jpg%29w%28180%29" align="left" border="0" vspace="5" hspace="5" /&gt; Cowo yang boros atau yang selalu bokek, tentunya memiliki sifat yang berbeda. Mau tahu lebih lanjut? Baca deh infonya dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;-    Mr. Money Money Money&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Punya cowo yang suka membelikan kita apaaaa saja pasti enak deh rasanya. Baju branded keluaran terbaru, silahkan pilih. Mau liburan ke Bali? Nggak masalah. Waah..kapan lagi punya pacar yang super baik seperti si dia. Eiitss..jangan keburu happy dulu non, cowo yang terlalu boros juga punya sisi jeleknya lho. Jika cowo-mu sering menghabiskan uangnya tanpa pikir panjang itu tandanya dia adalah orang yang ambisius dalam mengejar segala keinginannya. Dia juga rela mengorbankan apa saja yang dia miliki untuk mendapatkan impiannya itu. Kalau mau serius sama cowo seperti ini, kamu mesti siap makan hati!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;-    Mr. Kantong Kering&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika setiap hari kondisi keuangan cowo-mu seperti tanggal tua, itu tandanya dia belum bisa mandiri. Gimana bisa jadi cowo yang diandalkan, kalau kerjaannya selalu pinjam uang atau sibuk gali lobang tutup lobang. Hmm..daripada kamu hanya menjadi bank berjalan untuknya, mending segera ambil langkah seribu deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;-  Mr. Detail  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Apakah cowo-mu punya kebiasaan suka mengecek setiap kembalian dan bon yang diterimanya? Wah berarti dia adalah orang yang sangat teliti. Untuk urusan mengelola keuangan, dia memang bisa diandalkan. Tapi ada satu hal yang kamu mesti tahu, dalam kamus cowo seperti ini nggak ada istilah berdamai dengan kesalahan. Supaya hubunganmu tetap aman, usahakan sebisa mungkin jangan pernah mengecewakan hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;-    Mr. Cash&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kalau pasanganmu selalu membayar transaksi pembelian dengan uang tunai, kamu mesti berbangga hati. Selain sosok yang mandiri, dia juga seorang cowo yang percaya diri. Saat menjalin hubungan dengan seseorang, dia tidak peduli dengan pendapat orang lain. Tapi sayangnya, cowo ini kurang seru buat dijadiin pacar karena sikapnya yang terlalu konservatif. Daripada nonton konser atau ikut rafting bareng kamu, dia akan lebih menikmati waktunya nonton dvd atau main komputer di rumah. -rin-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-6078775340862864837?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/6078775340862864837/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/sifat-cowo-dibalik-isi-dompetnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/6078775340862864837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/6078775340862864837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/sifat-cowo-dibalik-isi-dompetnya.html' title='Sifat Cowo Dibalik Isi Dompetnya'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-8326838976997185844</id><published>2010-04-22T22:00:00.001+07:00</published><updated>2010-04-22T22:04:49.510+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Untuk Bumiku'/><title type='text'>SELAMATKANLAH BUMIKU</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cshine%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cshine%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cshine%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Aku mempunyai delapan anak. Kuberi nama persis seperti planet yang ada di dunia ini, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jumpiter, saturnus, Uranus, Neptunus, dan Pluto. Sering kuibaratkan diriku sebagai Matahri. Pusat gravitasi dari kedelapan anak-anakku.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Anak-anakku sangat patuh kepadaku. Mereka tidak pernah bertengkar. Masing-masing memiliki rotasi kehidupannya sendiri. Ada yang sibuk bekerja, kuliah, sekolah, bermain-main dan sebaginya. Jika malam tiba, tepatnya sesudah makan malam, mereka akan bervolusi mengelilingiku dan mengerumuniku. Ada-ada saja permintaan mereka. Yang bereceritalah, mendongenglah, menyanyi, tebak-tebakakan atau sekedar tidur di pangkuanku.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Aku merasa hidupku sangat sempurna dikelilingi anak-anakku yang lucu. Hingga suatu hari, Bumi anakku yang ketiga mendadak murung ketika pulang dari sekolah. Ia tak menjawab sepatah katapun ketika kutanyakan keadaannya. Bumi yang biasanya sangat polos dan ceria kini diam seribu bahasa. Ia tak mau makan, tak mau minum, tak mau mandi, dan hanya mengurung diri di kamar. Aku sama sekali tak tahu apa yang Bumi inginkan &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Keadaan berlangsung selma beberapa haritanpa seorang pun yang berhasil membujuknya. Guru-guru di sekolah mulai mengeluh dengan sikap Bumi. Kemarin Bumi mengamuk di kelas tiba-tiba. Meja dan kursi diobrak abrik tak karuan. Seperti terjadi gempa lokal saja. Kepala sekolah juga tak dapat membantu. Bumi terpaksa dikeluarkan dari sekolah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Dirumah ulah Bumi semakin menjadi jadi. Sebentar benatr ia berteriak sekerasnya. Jeritannya menggelegar memecahkan gendang telinga. Tiba-tiba saja Bumi menangis sejadi-jadinya. Air matany menganak sungai membanjiri sprei tempat tidurnya. Aku hampir putus asa melihat Bumi seperti ini. Badnnya juga semakin panas. Apa yang terjadi dengan Bumi, anakku ?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Akhirnya kubawa Bumi ke dokter. Kerut merut yang tergambar di kening dokter telah mampu menjawab kegelisahanku. Bahkan dokter juga mampu mendiagonis penyakit Bumi. Dokter hanya menduga Bumi terkena penyakit komplikasi yang cukup rumit. Kata “Global Warming “ disebut berkali-kali tapi aku tak tahu sama sekali artinya itu. Aku hanya tahu penyakit Bumi sangat parah dan bila tidak segera diobati Bumi akan ,…. Ah tak berani kubayangkan itu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;“ibu, ibu mengendarkanku ? Ibu ? “&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;“ Ah maaf Dok. Apa tadi ya ? “&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;“Saya bertanya, apa dirumah ibu sering menggunakan &lt;i style=""&gt;hair dryer&lt;/i&gt; atau semacam &lt;i style=""&gt;hair spray&lt;/i&gt; secara berlebihan ?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;“ Ah tentu saja, Venus paling sering mem-blow rambutnya dan segala semprot-semprotan rambut yang bau menyengatnya itu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;“Ya dok. Tapi apa hubungannya dengan penyakit anakku ? Tanyaku heran.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;“Bagaimana pendingin ruangan, Bu ? Apa ibu selalu menghidupkannya selama 24 jam ?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;“Tentu dok. Dokter sendiri kan tahu betapa panasnya sekarang ini. Anak-anakku selalu rewel bila kumatikan AC-nya .”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;“Anak ibu ada berapa orang ? “&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;“Delapan, dok. Bumi anakku yang ketiga. Tapi mengapa itu yang dokter tanyakan ? Anakku bagaimana ?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;“Tunggu, delapan ? Dan mereka mungkin memiliki sebuah pendingin ruangan di kamar mereka masing-masing. Belum lagi kendaraan masing-masing. Ah, begini, Bu. Saya menduga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;anak ibu dipicu oleh pemakaian hair dyr, dan pendingin ruangan yang berlebihan. Tapi itu hanya swbagian kecil saja. Nah jika masing-masing anak ibu memiliki kendaraan bermotor baik mobil, sepeda motor, apakah mereka sering memanaskan mesin tersebut dalam waktu jangka waktu yang lama ?Kemudian, apakah perangkat-perangkat elektronik sering ditinggalkan dalam kondisi standby ? Apakah pemakaian kantong plastik dirumah ibu sangat berlebihan ? Apakah lingkungan ibu tidak ditanami pepohonan atau bagaimana ?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Walaupun terdengar aneh, tapi kata-kata dokter itu semuanya benar. Mobil Jupiter dan sepeda motor Mars yang gede itu memang setiap pagi selalu dipanaskan. Asap hitam yang keluar dari knalpot mengepul-ngepul menyesakkan rongga dada. Laptop Merkurius juga sering dihidupkan begitu saja. Dan mengenai pepohonan ? Dulu Saturnus suka menanami pbunga dan tumbuh-tumbuhan yang hijau asri. Tapi sejak pelebaran jalan dua tahun yang lalu, tumbuh-tumbuhan itu beserta pohon-pohon tetangga juga ikut ditebang. Kalau pemakaian kantong plastik, tak usah ditanyakan lagi. Makin hari makin menumpuk saja kantong plastik di rumahku.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;“Benar dok. Semuanya benar. Jadi apa yang harus kulakukan, dok ?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;“Aku takut upay a apapun sudah tak mampu menyembuhkan Bumi seperti sedia kala, Bu. Kita hanya bisa berusaha sebaik mungkin dan semaksimal mungkin. Ibu harus mengurangi zat-zat yang berbahaya itu&gt;”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;“Oh,.. tidak mungkin! Bumi harus embuh. Ia harus seperti dulu lagi. Selamatkanlah Bumi, dok! Aku mohon ,.. “&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;“Maaf, bu. Semuanya tergantung usaha kita kedepan. Ibu jangan putus asa.”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Dengan langkah gontai, aku pulang bersama Bumi. Tenanglah nak, Ibu akan merawatmu. Global &lt;i style=""&gt;warming&lt;/i&gt;,.. Kau akan kubasmi sampai ke akar-akarnya! Sampai Bumiku bisa tersenyum lagi. Bumi anakku, yang kucintai… “&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8037746946305566895-8326838976997185844?l=ellischuby.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ellischuby.blogspot.com/feeds/8326838976997185844/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/selamatkanlah-bumiku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/8326838976997185844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8037746946305566895/posts/default/8326838976997185844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ellischuby.blogspot.com/2010/04/selamatkanlah-bumiku.html' title='SELAMATKANLAH BUMIKU'/><author><name>Ellis maulana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04735004641844023127</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S53EwspNqvI/AAAAAAAAAAo/V9wsdTIGjlM/S220/DSC_0029+4R.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8037746946305566895.post-7817159100441223981</id><published>2010-03-23T10:37:00.004+07:00</published><updated>2010-03-23T10:52:31.378+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia cewek'/><title type='text'>Get Your Self Respect, Girl!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S6g5Cjy7_6I/AAAAAAAAACw/JYCZuD5Ve7U/s1600-h/0102.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 73px; height: 124px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S6g5Cjy7_6I/AAAAAAAAACw/JYCZuD5Ve7U/s320/0102.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5451670065063395234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Nggak perlu bergabung dengan tim &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cheerleader&lt;/span&gt; untuk bisa jadi cewek &lt;span style="font-style: italic;"&gt;happy &lt;/span&gt;dan punya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;self respect.&lt;/span&gt; Tapi kamu bakal bisa ber-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;cheer&lt;/span&gt;-ria sambil melakukan trik-trik &lt;span style="font-style: italic;"&gt;self respect&lt;/span&gt; berikut ini!&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;" &gt;Give me a “S” for...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Set goals&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cari tahu apa yang pengen kamu lakukan buat hidup kamu. Dengan mengetahui apa cita-cita kamu, kamu bakal tahu langkah-langkah apa saja yang musti kamu lakukan untuk menuju ke sana.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;How? &lt;/span&gt;Nggak perlu memikirkan hal-hal yang terlalu jauh. Pikirkan hal yang pengen diraih dalam waktu tiga bulan sampai setahun ke depan,&lt;span style="font-style: italic;"&gt; starting now!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kalau pengen dapat nilai bagus di kampus, bikin daftar hal yang musti dikorbankan, termasuk jatah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hang out&lt;/span&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Mulai cari tahu arah minat kamu. Plus serius belajar di kampus dan usahakan untuk dapat nilai-nilai yang oke.&lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Berani punya pilihan sendiri saat teman-teman lain punya pilihan berbeda, termasuk saat memilih pilihan hidupnya.&lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Bilang ortu tentang cita-citamu. Dukungan dari mereka bikin kamu jadi termotivasi untuk serius meraih cita-cita. Nggak pengen, kan mengecewakan mereka?&lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Masih bingung apa sebenarnya bakat kamu? Coba, tanya ke adik, kakak, sahabat.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Why” you ask&lt;/span&gt;? Sebagai cewek yang smart dan punya self respect, kamu harus tahu apa yang kamu mau dan pengen kamu raih. Dengan men-set goals dari sekarang, akan lebih mudah buat kamu untuk memikirkan langkah apa saja yang harus dilakukan buat mencapai cita-citamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;" &gt;Give me &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;" &gt;an “E” for...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Exercise &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Paling anti sama kegiatan olahraga? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Well, guess&lt;/span&gt;! Malas berolahraga malah menyebabkan, Osteoporosis, Munculnya selulit, Badan jadi kaku, Resiko terserang penyakit jantung jadi lebih besar.&lt;br /&gt;Melakukan olahraga secara teratur bisa menghindari kita dari rasa capek berlebihan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;plus&lt;/span&gt; memperbaiki mood! Kalau lagi bete, buruan pakai sepatu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sneakers&lt;/span&gt;-mu dan mulai jogging. Rutin berolahraga 4-6 hari dalam seminggu selama 30-60 menit bermanfaat banget buat tubuh dan pikiran. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Get your freak on&lt;/span&gt;! Lakukan latihan simpel berikut : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Naik-turun tangga di rumah, Keliling kompleks rumah sambil naik sepeda, Bersih-bersih kamar sendiri, mulai dari menyapu hingga pel.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Give m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;e a “L” for…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Love your self&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kalau kamu perhatian sama penampilan tapi benci sama bentuk tubuh kamu, itu sih sama aja bohong. Bisa menerima diri kamu apa adanya itu wajib banget kamu lakukan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;no matter what&lt;/span&gt;. Saat kamu mulai merasa kalau kamu gak oke ingat-inget deh…&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Stop membandingkan diri dengan superman atau aktris di majalah. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;You are you and no one can take that away from you&lt;/span&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Tubuh yang sempurna adalah tubuh yang sehat, bukan tulang berbalut kulit.&lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Setiap orang dilahirkan dengan keunikan masing-masing dan kita harus bangga sama keunikan kita itu.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Give me &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;a “F” for…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Focus on fitness&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S6g5rjg55cI/AAAAAAAAAC4/NGmslDn5nDI/s1600-h/004708.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 85px; height: 143px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S6g5rjg55cI/AAAAAAAAAC4/NGmslDn5nDI/s320/004708.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5451670769362396610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Diet keras gak akan membawa efek baik bagi badan kamu yang dalam masa pertumbuhan. Usahakan untuk selalu “melarikan diri ke olahraga”. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;It’s the best way to keep shape and stay healthy&lt;/span&gt;. Supaya semangat berolahraga, tips berikut mungkin bisa membantu :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Pilih waktu tepat untuk olahraga. Kalau badanmu terlalu kaku, lakukan olahraga di siang atau sore hari, saat badan lebih fleksibel&lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Ingat! Hasil dari kegiatan olahraga baru akan terlihat dalam waktu beberapa minggu bahkan bulan. Butuh kerja keras untuk bisa dapetin perut ala Fergie&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kalau kamu merasa sakit saat berolahraga, stop dulu dan beristirahat jangan terlalu memaksa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Healthy habit,&lt;/span&gt; kamu bisa dapetin manfaat positif kalau kamu rajin berolahraga. Coba bikin jadwal olahraga sendiri. Misalnya setiap hari senin, Rabu, Jumat dan Sabtu. Kasih tau mama, tentang jadwalmu itu, minta untuk diingatkan dan ditemani saat berolahraga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Give me a &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“R” fo&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;r…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Rest and rileks&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Waktu tidurmu tersita habis gara-gara keasyikan maraton DVD? Padahal kadar tidur yang cukup itu penting, lho buat tubuh dan pikiran karena ternyata :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Saat tidur, otak kita tetap bekerja. Semua hal yang ada di dalam pikiran akan disusun secara rapi. Makanya pikiran jadi lebih segar setelah bangun tidur.&lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Tidur bisa memancing sisi kreatif. Berkat penyusunan tadi, isi otak jadi agak lowong. Tempat lowong ini bisa jadi kesempatan untuk memikirkan ide kreatif. &lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Dengan tidur cukup, kulit juga jadi cantik. Saat tidur, kulit berkesempatan untuk memperbaiki jaringan sekaligus menyembuhkan jerawat.&lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Tidur yang cukup bakal bikin kita jadi lebih tenang saat menghadapi ujian di keesokan harinya.&lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kekurangan tidur kronis bisa mengganggu sistem imun di dalam tubuh, yang bisa bikin kita gampang sakit . &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Be a sleeping beauty&lt;/span&gt;! Jadi, matikan lampu dan TV di kamarmu, hitung 1,2,3... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sleep tight&lt;/span&gt;!&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Give me an “E” for...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Eat Rig&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;ht &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tubuh yang masih dalam tahap perkembangan butuh banyak zat penting, seperti lemak, karbohidrat, protein, plus berbagai jenis mineral seperti kalsium, magnesium dan fosfat. Jangan lupa juga untuk menyertakan serat yang ampuh buat melancarkan sistem pencernaan. Pastikan kamu sering mengonsumsi makanan-makanan sehat berikut, ya!&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Fat of the land. &lt;/span&gt;Selain melindungi organ penting di dalam tubuh, lemak juga berfungsi sebagai sumber energi. Tapi kalau berlebihan bisa bisa meningkatkan kadar kolesterol yang akhirnya mengacu pada penyakit jantung bahkan stroke. Sebaiknya batasi asupan makanan yang mengandung lemak. &lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Fiber bible&lt;/span&gt;. Serat berfungsi untuk melancarkan proses pencernaan dan ampuh buat menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh. Sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan dan gandum wajib ada di dalam menu makananmu!&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Jangan lupa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.. untuk nggak melewatkan jam makan pagi, siang dan malam kamu, termasuk sarapan yang nggak kalah penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Give me a “S” for...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Soul search&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di dalam&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S6g6JD6ED1I/AAAAAAAAADA/jiSqb786G_s/s1600-h/000422.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 100px; height: 120px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S6g6JD6ED1I/AAAAAAAAADA/jiSqb786G_s/s320/000422.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5451671276274061138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; badan yang sehat, pasti ada jiwa yang sehat, ini berlaku banget buat semua cewek yang memiliki &lt;span style="font-style: italic;"&gt;self respect &lt;/span&gt;terhadap dirinya karena melengkapi identitas kamu sebagai seorang manusia.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0); font-weight: bold;"&gt;Lovely soul&lt;/span&gt;. Dengan jiwa yang sehat, aura cantikmu juga akan terpancar. It's what's inside that counts! Bukan cuma badan, jiwa kamu juga harus sehat.&lt;br /&gt;Strike a pose-itive thought. Wajib punya pemikiran yang positif dan optimis. Dan cara untuk membangkitkan sikap think positive adalah dengan membaca artikel berikut. Go on, read on!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Give me a “P”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Play the Positive side &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kita memang nggak selalu berpikiran positif di situasi-situasi tertentu. Padahal sikap seperti ini sebenarnya nggak boleh jadi kebiasaan karena bisa merusak pikiran.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Wash away!&lt;/span&gt; Kalau pikiran kita terkontaminasi sama pikiran buruk, bisa-bisa nggak ada lagi hal yang terlihat positif di mata kita. Bagaimana kamu bisa menikmati hidup kita kalau terus-terusan berpikiran buruk?&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Boost yo&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;ur mood! &lt;/span&gt;Hal-hal yang kita lakukan di pagi hari bisa berefek pada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mood &lt;/span&gt;kita di hari itu. Lakukan hal-hal yang kita sukai supaya pikiran negarif jadi hilang, dengan makan es krim, curhat sama sahabat, dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;window shopping.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Give me &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;an “E” for...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Enjoy life&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Melakukan hal-hal positif yang dengan sepenuh hati bisa jadi salah satu sikap kamu dalam menikmati hidup. Ada hal-hal kecil dan sepele yang sebenarnya indah. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Be a happy hippo,&lt;/span&gt; bisa mencinta diri sendiri dan orang lain bisa membuat kita menikmati hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Give me a “C” for..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Care for&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; orthers&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak teman kita yang kondisi kesehatannya terganggu, lingkungan yang rusak sampai kenakalan yang terjerat narkoba. Nggak ada salahnya lho membantu dan menunjukkan sikap peduli pada mereka.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Heal&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt; the world.&lt;/span&gt; Sikap care for others nggak cuma berlaku buat sesama manusia tapi juga lingkungan dan hewan. Dengan jadi donatur atau sukarelawan, itu sudah bisa jadi wujud peduli. Your action count! Meski nggak musti terlibat secara langsung, dengan menunjukkan dukungan atau donasi kamu terhadap beberapa lembaga di atas, itu sudah jadi bukti wujud peduli kamu terhadap masalah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Give m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;e a “T”  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Talk yourself up!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pernah ngalamin situasi saat berada di tengah pesta nikah tapi kamu nggak berani memperkenalkan diri pada orang-orang di situ? Atau merasa takut menyampaikan pendapat? Tenang aja, itu normal kok. &lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Braveheart.&lt;/span&gt; Berani mengutarakan pendapat nggak berarti memaksakan pendapat. Yang dimaksud adalah bagaimana cara kamu untuk berani mengeluarkan opini tanpa merasa takut ditolak atau dianggap remeh. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;So, talk to yourself up and make yourself be heard!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S6g6yo2_bvI/AAAAAAAAADI/ItYR9NOsR-E/s1600-h/0103.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 75px; height: 125px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_EnU0dfDGPRU/S6g6yo2_bvI/AAAAAAAAADI/ItYR9NOsR-E/s320/0103.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5451671990567923442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;CHEERS!&lt;/span&gt; Tujuan dari &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;self respect &lt;/span&gt;adalah rasa percaya diri. Dengan memperhatikan kesehatan tubuh dan memiliki pikiran yang positif, rasa percaya diri otomatis akan meningkat. Kamu gak ragi jadi diri sendiri karena kamu memang betul-betul menghargai diri kamu apa adanya, luar dan dalam. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Now, lift up your pom
